Beranda

Panel Surya PV Tier 1 bisa terkena defect cacat produksi, benarkah ?

1 Komentar


PV TIER 1 TERKENA DEFECT (CACAT), BISAKAH?

halo rekan-rekan pegiat Renewable energy yang luar biasa.

well, tentu yang punya pv tier 1 ketar-ketir karena meskipun produk tier 1 unggulan masih berpotensi juga terkena defect pv, meskipun jarang ditemukan tapi kemungkinan itu selalu ada, jadi bukan pv tier 2 & 3 saja yg jadi bulan-bulanan langganan defect ternyata PV tier 1 juga menjadi langganan defect cacat produksi.

pada kesempatan yang lalu kita pernah membandingkan antara pv Grade A dengan PV Tier 1 pada artikel baca disini. disana kita menjabarkan sekaligus memberikan opsi-opsi alternatif pv yang bisa kita miliki dengan aftersales yang bagus. jadi masalah garansi akan menjadi perhatian penting bagi kita yang hendak menggunakan panel surya untuk mensuplay kebutuhan listrik kita, karena jangka panjang masa pakai panel surya harus didukung dengan panjang juga garansinya, bukan hanya sekedar beli lalu lupakan, yang nantinya malah bisa jadi produk kita menjadi masalah dan tidak ada klaim garansi yang dapat kita tekankan. maka disini kita akan membahas Defect apa saja yg dimungkinkan mampu menjangkiti PV tier 1? Apa langkah pencegahan nya? preventife maintenance seperti apa ?

Meskipun langkah preventif maintenance PV sering kita ulas, setidaknya kenali 8 defect yang menjadi momok dalam dunia photovoltaik, apa saja itu

mari kita diskusikan bersama

Lagi

Customer komplain terdapat 30 titik spot pada panel surya, kenapa itu ?

Tinggalkan komentar


spot pada panel suryahallo rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

Customer komplain akan masalah barang yang dibeli itu bukanlah suatu masalah, yang menjadi masalah jika komplainan dari customer justru diabaikan oleh produsen, seperti beberapa waktu yang lalu pada kasus snailtrack yang menimpa merk-merk ternama justru hanya sedikit yang merespon artinya mereka enggan bahkan tidak peduli kepada customernya sehingga tidak mau menggaransi produk yang dijualnya. ibarat kata menjual semurah-murah sebanyak-banyaknya giliran ada masalah lalu kabur angkat tangan, seperti yang terjadi pada kasus merk ** yang sampai managernya langsung muter-muter pernyataan untuk menggaransi produknya yang banyak ditemukan cacat berupa snailtrack. hal ini tentu akan menjadi catatan tersendiri dalam memilih solar panel, baik PV tier satupun punya kemungkinan besar terkena defect cacat produksi seperti yang pernah kita bahas juga, bahka pv tier 1 yang digadang-gadang produk super pun tak bisa lepas dari cacat produksi bisa baca disini tentang cacat pada PV tier 1, sebagai bahan apa itu snailtrak dan pengaruh buruknya biar kalian paham antisipasi dan upaya pencegahanya bisa baca disini 

Maka Berkaca pada masalah itu kali ini kita akan sedikit menjelaskan kepada kalian semua tentang temuan dari customer dilapangan tentang adanya titik-titik spot pada panel surya yang jumlah bahkan lebih dari 30 titik menyeluruh pada panel surya, apakah itu hotspot ? apakah mengganggu performance ? apakah sudah uji laboratorium ? bagaimana hasilnya ? apa pengaruhnya ?

untuk snailtrack pada merk-merk ternama yang sudah kita list dan update pada grup komunitas bisa baca disini

mari kita ulas bersama berikut ini.

temuan ini sebenarnya ditemukan pada sekitar akhir tahun 2019 jadi bukan barang baru lagi, dan kita waktu itu sudah menjelaskan kepada teman-teman juga mengenai ini, apa itu titik-titik spot pada panel surya yang ditemukan pada sebagian besar anggota komunitas.

Lagi

Faktor penyebab Performance Produksi panel surya turun drastis Apa?

Tinggalkan komentar


PERFORMA SOLAR PANEL DITINJAU DARIMANA?!

Performance Solar Panel itu seperti apa?
100wp mampu mengeluarkan 100watt darimana ?
Kenapa saat terik performa PV turun?

hallo rekan-rekan pegiat Renewable energy yang luar biasa

Well, banyak diantara kita yg tidak paham mengenai spesifikasi solar panel, meski dalam tabel dibelakang solar panel dijelaskan dengan angka-angka sekian tetap saja tidak paham, karena ada istilah-istilah yg tidak semua orang tahu. So disini meski kita sudah panjang lebar membahas solar panel, tidak salah memberikan informasi dasar mengenai apa-apa yg ada dalam tabel belakang, so kita bahas sekarang.

System Photovoltaic sangat bergantung pada sinar matahari untuk bisa menghasilkan listrik, artinya sistem ini hanya bisa menghasilkan listrik pada pagi-sore hari saja, malam tidak menghasilkan listrik. besarnya daya listrik yang dihasilkan pun bergantung pada tingkat irradiasi matahari, semakin besar nilai irradiasinya, semakin besar pula daya yang bisa dihasilkan.

100342176_4109780975698778_6605970807204085760_nGrafik menampilkan gambaran nilai irradiasi matahari dalam sehari. dapat kita lihat bahwa nilai irradiasi berada di puncak sekitar jam 11 – 13 dengan nilai irradiasi sekitar 1000 W/m2. Dalam kondisi real dimana kondisi cuaca berawan, nilai irradiasi bisa sangat berfluktuatif.

Untuk mendapatkan nilai irradiasi yang optimum, solar module harus dihadapkan ke arah matahari. bila lokasi pemasangan berada di lintang selatan, solar module harus dihadapkan (dimiringkan) menghadap ke arah utara dan sebaliknya (lintang utara –> menghadap ke selatan). kemiringan solar module disesuaikan dengan lokasi pemasangan. semakin dekat dengan khatulistiwa, semakin kecil sudut kemiringannya, semakin jauh, semakin besar pula kemiringannya. Oleh karena itu, jangan heran bila di eropa sana solar module dipasang sangat miring sedangkan di Indonesia cenderung hampir datar. Di eropa pemasangan solar module terkadang menggunakan support (penyangga) yang bisa mengikuti pergerakan matahari agar irradiasi yang didapat selalu optimal. Kenapa di Indonesia engga? karena lokasinya berbeda, perhitungannya pun berbeda, Indonesia yang berada di khatulistiwa lebih cocok menggunakan support module (penyangga) yang fixed (diam) karena lebih effisien.

Darimana keluaran Watt dari solar panel berasal ?

Lagi

Merancang Alat Perangkap hama murah meriah hasil maximal dengan Tenaga surya, bisa ?

23 Komentar


hallo rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

Setelah kita kemaren membahas tentang bagaimana merintis sebuah system hidroponik yang bisa menghasilkan jutaan rupiah perbulan, bagi yang belum membaca bisa baca disini, maka tantangan lain dari sebuah pertanian baik itu hidroponik atau pertanian apapun jenisnya adalah hama baik yang berupa hewan atau tanaman liar, maka kali ini kita  membagikan tips-tips merancang sebuah alat dengan bantuan tenaga surya yang mampu menjadi mediator menangkap hama-hama tanaman disekitar kebun milik kita. hal ini perlu kita jelaskan agar pertanian kita tetap terus berkembang, sehingga ketahanan nasional tidak goyang karena banyak daerah mengalami gagal panen akibat serangan hama yang sulit dikendalikan.

kamu tahu bawang ? kota brebes sudah lama terkenal dengan penghasil bawang, selain telur asin tentu kalian paham akan hal ini, Jika kebetulan Anda melintasi kawasan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada malam hari, maka Anda bisa menemukan banyak lampu-lampu terang yang sengaja dipasang berjejer di tengah hamparan sawah dibrebes. Hal ini pastinya akan menarik perhatian Anda. apakah kiranya itu ? atau buat apa gunanya lampu itu ?. Lampu-lampu tersebut ternyata digunakan oleh para petani bawang merah sebagai alat penangkap organisme pengganggu tanaman. Cahaya terang dari lampu dimanfaatkan untuk menarik perhatian hama yang aktif pada malam hari. Selain sebagai penangkap hama, lightrap atau lampu perangkap juga digunakan untuk mengetahui keberadaan dan jumlah populasi serangga di lahan pertanian. bagaimana menarik bukan? berapa investasi awal membuat perangkap ini ?apakah alat ini dapat berfungsi dengan baik ?berapa rata-rata dapat menangkap serangga ?

mari kita ulas bersama disini…

Lagi

Merintis PLTS for Hidroponik tenaga surya dengan penghasilan jutaan perbulan, bisa ?

24 Komentar


hallo rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

Merinits hidroponik tenaga surya untuk ketahanan pangan kemandirian energy demi kebaikan negeri

PLTS digunakan untuk kebutuhan listrik rumah tangga itu terlalu umum digunakan serta bisa dikatakan biasa-biasa saja, banyak ide-ide menarik yang bisa kita aplikasikan dari hasil renewable energy sekaligus mampu menghasilkan pundi-pundi dolar. ya salah satunya dengan memanfaatkan PLTS untuk system hidroponik. kali ini kita akan membahas tentang system hidroponik dari salah satu anggota grup PLTS yang telah sukses mengembangkan bisnis sayuran segar dengan dukungan panel surya guna mendukung percepatan pertumbuhan sayuran hijaunya.

Amirul Farming adalah nama kebun beliau didaerah cikarang yang setiap hari menyediakan sayuran segar dari atap rumahnya, bayangkan atap rumah bisa menghasilkan listrik Renewable Energy sekaligus sayuran segar yang begitu baik untuk dikomsumsi. penghasilan perbulan dari bercocok tanam itu mencapai jutaan rupiah tuturnya dengan memanfaatkan space tanah 6x10M yang tidak terlalu besar, tentu system ini bisa kita tiru untuk kita perdayagunakan potensi lahan disekitar kita, apalagi ditengah pandemi corona dengan perlambatan ekononi yang mengkhawatirkan, masyarakat maka sudah saatnya kita bergerak menuju ketahanan pangan mandiri dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada disekitar kita, mantap bukan paklek ? gimana berniat mengaplikasikanya ? bagaimana langkah-langkah membuat PTLS for hidroponik.? berapa nilai modal awal ? berapa nilai keuntungan perbulan ? kapan balik modalnya? kita akan ulas pengalaman beliau disini.

mari kita bahas bersama.
Dalam usaha pemenuhan kebutuhan penghijauan dan penambahan pengetahuan di bidang pertanian mikro maka dibutuhkan satu sistem pemberdayaan masyarakat guna kedepan menjadikan usaha mandiri apalagi ditengah pandemi wabah covid-19 yang begitu berdampak luas pada keseimbangan ekonomi kita, maka Langkah yang diambil dalam kesempatan kali ini guna mengimplementasikan ketahananan pangan ditengan pandemi yaitu menerapkan pertanian modern auto pilot dengan menggunakan media air (hidropoonik) yang dikombinasikan dengan tenaga surya. Program ini sangat simple karena tidak memerlukan lahan yang luas, cukup memanfaatkan areal sempit teras rumah kita atau sisa tanah sempit di halaman rumah. Di daerah perkotaan yang kurang akan lahan pertanian, metode ini sangat digemari karena disamping tidak memerlukan ruang yang luas juga tidak begitu perlu waktu yang lama untuk memelihara tanaman, kita bisa mengunakan waktu luang kita untuk bercocok tanam sekaligus mampu menghasilkan pundi- pundi rupiah masuk dikantong kita. menarik kan?
 
Lagi

Rancangan GTi with limiter Hybrid sederhana

Tinggalkan komentar


Rancangan Gti ini dibuat oleh anggota grup diskusi PLST sederhana oleh ibnu syarif  dan Riki widianto 

Pada intinya ingin mengaktifkan inverter ongrid selama 24jam dengan bantuan battery, ditambah lagi penambahan limiter made in sendiri untuk membatasi pergerakan gti agar tidak sampai export ke PLN. rancangan ini mirip seperti yang pernah kita tulis yaitu ongrid rasa hybrid atau ongrid   + offgrid = Hybrid. apa kelebihnya, apa kekuranganya, bagaimana cara buatanya selengkapnya bisa baca disini

merancang PLTS 1000watt dengan dana 5jtaan bisa baca disini
langkah-langkah memulai menggunakan energy surya baca disini
semoga bermanfaat.

Lagi

Bisakah Paralel – Seri panel surya Beda WP Watt Peak, beda tegangan, beda amper, beda type antara Poly mono bisa optimal ?

Tinggalkan komentar


Hallo rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

Well, jika kita asal dalam mendesain system Panel surya terutama soal rangkaian seri paralelnya akan berdampak pada perolehan produksi dari keseluruhan PV tersebut, karena jika perhatikan dengan seksama antara panel satu atau dua panel dihubungkan kedua akan mempunyai sebuah korelasi satu sama lainnya. Bolehkah Mencampur panel surya dengan berbagai tegangan atau watt, atau power dari produsen yang berbeda? adalah pertanyaan yang sering ditanyakan oleh sebagian besar DIYers Mania. terutama para pengguna panel surya yang ada diindonesia, seringkali melakukan hal-hal demikian, misal PV 100wp digabungkan dengan PV 50wp, Meskipun mencampur panel surya yang berbeda tidak dianjurkan, namun itu tidak dilarang dan semuanya akan baik-baik saja selama masing-masing parameter listrik panel surya (tegangan, watt, amp) dipertimbangkan dengan cermat dan teliti. Sebenarnya menghubungkan panel surya Beda pabrikanpun tidak jadi masalah, Masalahnya terletak pada karakteristik listrik panel yang berbeda, karena bisa terjadi penurunan kinerja yang berbeda dari keseluruhan system panel surya tersebut. kalau seri palaler beda Tier 1 dengan grade A gimana ? tentang itu baca disini dulu ya  pada intinya bisa dengan mempertimbangkan faktor2 diatas, kok isa,  bagaimana seri paralel panel surya yang baik ? menparalel – seri panel surya beda Amper, Watt & tegangan agar optimal bagaimana? !! Sudah memparalel seri PV kenapa produksi blum maximal?? Mungkin faktor ini salah satunya yg luput perhatiannya.

mari kita ulas bersama berikut ini..

Menyatukan panel surya tujuannya tentu untuk meningkatkan tenaga surya. Menghubungkan lebih dari satu panel surya secara seri, paralel atau dalam mode campuran adalah cara yang efektif serta mudah tidak hanya untuk membangun sistem panel surya yang hemat biaya tetapi juga membantu kita menambahkan lebih banyak panel surya di masa depan untuk memenuhi kebutuhan kita yang semakin meningkat setiap hari mengenai listrik. maka desain awal sebuah system panels surya harus kita perhatikan agar kinerja panel surya kita bisa berjalan dengan baik dalam masa yang kita perlukan.

berikut ini Catatan penting saat kita hendak seri paralel panel surya ;

Cara Menghubungkan panel surya ada beberapa system sebagai berikut :
– Secara seri ;
menghubungkan panel surya secara seri ketika ingin mendapatkan tegangan yang lebih tinggi.
– Secara Paralel ;
Jika perlu mendapatkan arus yang lebih tinggi, harus menghubungkan panel secara paralel.
– Secara Seri-Paralel (Kombinasi)
Jika membutuhkan tegangan yang lebih tinggi dan arus yang lebih tinggi juga, maka harus menerapkan kedua mode koneksi atau campuran, yang berarti bahwa sebagian panel surya harus dihubungkan secara seri, sedangkan sisanya harus dihubungkan secara paralel.

Lagi

Panel surya Mono VS Poly, siapa yang paling Joss ?

3 Komentar


Hallo Rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

Panel surya mempunyai type yang cukup banyak, namun hanya 2 tipe ini yang sangat populer serta familier ditelinga kita yaitu tipe monokristaline dan polycristaline. jadi dilapangan serta kebanyakan orang yang pasang ya 2 tipe antara mono dan poly. Pada dasarnya, pilihan mana yang terbaik antara panel surya monocrystalline dan polycrystalline bukanlah sesuatu yang perkara penting ketika kita sudah memilih salah satu  panel surya untuk kebutuhan kita, karena memang tidak ada perbedaan mendasar antara tipe panel surya monocrystalline dan polycrystalline. semua bisa mengeluarkan listrik serta bisa bertahan puluhan tahun sehingga investasi yang kita berikan untuk membeli panel surya tidaklah harus dipusingkan, karena Replace of investemen pasti akan terpenuhi juga dari hasil listrik yang bisa kita peroleh. ada beberapa hal yang seharusnya kita tekankan  dalam memilih panel surya salah satunya mengenai beberapa hal berikut ini sebagai contoh :

Apakah penjual yang kita temui didukung perusahaan besar atau hanya toko atau penjual pribadi atau sekedar importir Lokal saja? Apakah ada jaminan garansi yang Ia berikan dari panel surya yang ditawarkannya? baik garansi produk minim 10tahun atau garansi performance 25tahun ? Kemana kita harus mengadu ketika panel kita mengalami masalah ? Apakah penjual itu bisa menyelesaikan hal-hal teknis mengenai panel surya kita?  Apakah spesifikasi panel surya yang ditawarkan sesuai dengan kondisi produk yang kita bawa pulang? bagaimana mengurus klaim garansi jika seandainya produk kita bermasalah pada tahun ke 10? dan banyak lagi yang bisa kita tanyakan sehingga kemantapan dalam memilih panel surya bisa lebih menyakinkan.

beberapa pertanyaan ini mungkin bisa kita tekankan di awal dalam memilih panel surya sehingga produk yang kita bawa akan memberikan value lebih untuk bisa kita gunakan lebih lama, paham ya..

meskipun begitu, disini kita akan paparkan perbedaan mendasar perihal panel surya mono vs poly sebagai awal dari kekuatan pilihan kita sehingga lebih mantap dalam memilih produk panel surya. apa itu polistriscaline, apa itu monocristaline?  bagaimana proses pembuatanya, berapa efisiensinya ?

mari kita ulas bersama berikut ini…

Bagaimana Cara Kerja Sel Surya Silikon?

Sebelum kita beranjak pada pertimbangan memilih panel surya poly dan mono, kita harus paham dulu tentang terminologi urutan sebuah panel surya mampu menghasilkan listrik. apa yang perlu disiapkan untuk memulai listrik tenaga surya bisa dibaca disini ya.

Komponen utama sel surya adalah silikon. Silikon telah digunakan sebagai bagian penting dari barang-barang yang memanfaatkan listrik selama beberapa dekade ini. Sering disebut sebagai panel surya generasi pertama, silikon saat ini menguasai lebih dari 90% dari pasar sel surya. Alasan bahwa silikon dikenal sebagai panel surya generasi pertama adalah karena fakta bahwa teknologi sel surya silikon sudah mulai mendapatkan daya tarik pada 1950-an. Akibatnya, silikon adalah bentuk pertama teknologi sel surya.

Lagi

Membaca Data teknis panel surya agar tidak bledos alat kita, seperti apa ?

1 Komentar


Hallo rekan-rekan pegiat Renewable energy yang luar biasa.

Data teknis sebuah panel surya sering kali tidak kita ketahui apa dan bagaimana, seperti Voc, Vmp, Imp banyak dari kita yang tidak paham akan kegunaan dari data-data teknis tersebut. seperti halnya Voc sebuah panel surya jika kita merakit sebuah panel surya dengan menggunakan mppt yang inputnya sampai 150vdc, maka ini dihitung dari penjumlahan Voc panel pada string tersebut. jangan sampe kita jumlahkan berdasarkan Vmp -Nya, akibatnya saat tenganan Voc terbuka mppt bisa dimungkinkan kebakar karena kita salah input masukan tegangan. maka kali ini kita sedikit kupas hal-hal teknikal pada nameplate sebuah panel surya supaya kita benar dan tahu cara memperlakukkanya. eh bagaimana memilih solar panel yang baik bisa baca disini

mari kita ulas bersama :

Efisiensi panel surya dapat bervariasi 5-18% dalam produksi komersial.

Sistem 1kWp umumnya memproduksi sekitar 1.600-2.000 kWh energi jika kondisi kurang mendukung jika bagus maka bisa produksi sampai 4 kwh per day

DATA LISTRIK DALAM STC

Standar Pengujian Kondisi masa udara AM1.5, 1000W Irradiance / m², Suhu Cell 25 ° C)

Peak power watts Pmax (WP): 175/180/185/225/230/235/240/318 (Puncak kekuasaan watt Pmax (WP))

Power outputs Tolerance Pmax (%): 0/+3 (Toleransi Daya Output Pmax)
Maximum Power Voltage Vmax (V): 29.4/29.8/30.1/30.4/36.8/37.5 (Daya Maksimum Tegangan Vmaks)

Maximum Power Current IMMP (A):4.85/7.66/7.72/7.81/7.89 (Daya Maksimum Arus IMMP)
Open Circuit Voltage Voc (V):36.9/37.0/37.1/37.2/44.5
Short Circuit Current ISC (A): 5.30/8.20/8.26/8.31/8.37
Encapsulated efficiency (%);15.9/16.2/16.6/16.9/18.9%/19.5
Module Efficiency (%): 13.7/14.1/14.4/14.7/16

Lagi

Pilih mana, Solar Panel Grade A VS Solar panel Tier 1?

4 Komentar


Hallo rekan-rekan pegiat Renewable energi yang luar biasa

Pemanfaatan tenaga surya sudah bukan menjadi rahasia lagi semua yang berkaitan dengan listrik bisa dipasok dengan listrik tenaga surya. perlu kita ketahui bahwa Sel surya adalah semikonduktor yang mengubah energi cahaya ke enegi listrik melalui proses fotoelektrik. Gabungan dari beberapa sel surya pada satu panel dikenal sebagai Panel Surya, Saat ini, sel surya yang paling dikenal luas adalah sel yang berasal dari Kristal silicon dan biaya produksinya semakin lama semakin turun dengan tingkat keandalan yang meningkat. Sel surya ini sendiri umur pakainya melebihi 25 tahun bahkan bisa sampai 50tahun jika kita bisa merawat dan menjaga panel tidak pernah overheat temperaturenya. Semakin murni molekul silikon, semakin baik sel surya akan mengubah energi matahari (sinar matahari) menjadi listrik (efek fotolistrik).  selain dari efisiensi perfoma, efisiensi biaya dan ruang adalah faktor penentu bagi kebanyakan orang. nah untuk pembahasan kali ini kita akan sedikit membahas tentang menentukan panel Surya Grade A dibandingkan dengan panel surya tier 1, apakah panel surya grade A tidak bisa bersaing dengan penel surya tier 1 ? bagaimana nasib industri panel surya di indonesia? berapa efisiensi panel grade A ?

mari kita bahas disini :

Ada berapa Grade pada panel surya ?

Solar panel yang merupakan gabungan rangkaian sel surya, kapasitas dan kualitasnya tergantung pada jenis sel surya yang digunakan. Untuk kualitas, sel surya dapat dibagi atas 4 tingkat (grade)

Lagi

KELAS PENGGUNA PV DITINJAU DARI VOLTASE BATTERY

Tinggalkan komentar


KELAS PENGGUNA PV DITINJAU DARI VOLTASE BATTERY

well, postingan ini bersifat guyonan jadi ojo nesunan, namun meskipun begitu ada hal-hal menarik yg bisa kita ambil dari tulisan ini, apa aja itu kita simak bersama berikut ini pemaparan nya;

1. KELAS SULTAN

Dalam kelas ini pengguna memakai system battery 48 V keatas, kelas elit ini telah cukup banyak biaya yg dikeluarkan, dari satu bank battery yg berharga jutaan, sampai inverter yg harganya diatas 5jutaan, dalam kelas ini pasti inverternya kelas atas yg dipakai 2000watt keatas, PV berkapasitas lebih dari 1 KWP, kisaran biaya total diatas 15juta sudah habis dibelanjakan olehnya, orang yg masuk dalam kelas ini tidak banyak, namun sangat luar biasa keputusan nya dalam memilih solar panel untuk mensuplai listrik rumahnya, mantap kali ya..

Lagi

Hotspot pada panel surya dan pengaruh buruknya ?

4 Komentar


HOTSPOT PADA PHOTOVOLTAIK

hallo rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa

Efek terkena bayangan modul PV jadi rusak. Kenapa bisa???

Pernah kita bahas sebelumnya tentang efek terkena bayangan (shading) pada panel surya, jelas kita sepakati bahwa efek bayangan sangat menganggu produksi PV, hal ini pernah kita alami sendiri bahkan kurang lebih satu tahun PV mengalami produksi yang jauh dibilang baik, namun apa cukup itu saja, tidak…!!! Bayangan dapat menganggu modul PV itu sendiri bahkan bisa mempercepat umur PV nah efek itu dinamakan hotspot. apa itu hostpot? apa pengaruh buruknya bagi panel suryamu?

Efek bayangan merupakan kemungkinan terhalangnya panel surya akibat dari bayangan suatu benda sehingga mengakibatkan berkurangnya radiasi sinar matahari yang dapat diterima oleh sel-sel pada panel surya. Dibanyak kasus panel surya akan tertutup oleh bayangan, baik sebagian atau seluruhnya. Bayangan yang terjadi sering disebabkan oleh awan yang lewat, bangunan tinggi, menara-menara tinggi,
pohon, kotoran burung, debu, dan juga bayangan dari satu panel di sisi yang lain

hostpot bisa menjadi salah satu indikator pemicu snailtrack, baca tentang snailtrack disini maka hal ini harus kita hindari agar kinerja panel surya kita akan baik-baik saja menghasilkan listrik dengan maximal.

mari kita ulas bersama..

Hospot terjadi ketika PV terkena bayangan sebagian, sedangkan pelepasan panas pada sel cenderung meningkat atau suatu bagian yang diakibatkan oleh Panas pada sel-sel PV yg terlokalisasi yg terjadi ketika adanya perbedaan pencahayaan pada sel-sel PV tersebut.

Lagi

KELAS PENGGUNA SYSTEM PANEL SURYA DI INDONESIA

Tinggalkan komentar


KELAS PENGGUNA PV SYSTEM DI INDONESIA

Obrolan candaan agar mengurangi perdebatan berjilid-jilid tentang thin plate yg mulai membosankan. Hahahaha

Berdasarkan kapasitas PV yg dipakai.
Diyer pengguna solar panel indonesia dikategorikan menjadi beberapa kelas.

1. Kelas elit.
Dalam kelas ini, pengguna memasang PV dirumahnya lebih dari 1Kwp, kenapa disebut elit karena biaya untuk PV, inverter, scc dan seterusnya sudah habis belasan sampai puluhan juta rupiah, dan pengguna tahu akan pentingnya solar cell untuk kebutuhan listriknya. Josss bukan.

2. Kelas Menengah.
Dalam kelas ini, pengguna memasang PV antara 200-900wp. Pengguna dalam kelas ini masih menimbang-nimbang mengenai biaya, menghitung efisiensi dan banyak hal lagi, dia berharap PV nya maximal digunakan untuk kebutuhan rumah.

Lagi

Cacat Snailtrack pada panel surya Merk ternama, Kok bisa ? berikut analisanya

4 Komentar


CACAT PANEL BERUPA SNAILTRACK

Snail track pada PV merk ternama, kok bisa???

Meski pembahasan snail track sudah pernah kita bahas, sebelumnya pada link dibawah ini. Pembahasan secara teknis kenapa bisa terjadi snail track bisa dibaca disini, bagi yg belum baca.

https://www.facebook.com/groups/168319220513562/permalink/294764737869009/

Ini performa PV saat kena snailtrack bisa dilihat disini :

https://m.facebook.com/groups/168319220513562?view=permalink&id=384064585605690

Namun snail track ternyata masih banyak juga menimpa pengguna Solar panel di Indonesia. Adapun merk-merk yang sudah dishare temen-temen yg terkena snail track dalam grup-grup plts adalah sebagai berikut :

Lagi

Apa itu Snailtrack pada panel surya? kenapa bisa terkena cacat ?

4 Komentar


Apa itu snail track, kenapa bisa terjadi cacat pada PV.

hello rekan-rekan pegiat Renewable energy yang luar biasa.

Kemaren ada teman yg posting digrup tentang snail track bahkan terjadi pada PV merk cukup terkenal, kenapa bisa terjadi snail track ???

Snail track adalah tanda yang menyerupai jalur siput di atas permukaan sel fotovoltaik pada suatu modul Fotovoltaik. Snail track pada panel. Dalam jangka panjang, snail track akan menyebabkan microcrack (keretakan micro) pada sel fotovoltaik serta menjadi hotspot pada bagian tertentu. materi hostpot pv bisa baca disini

akibat dari Microcrack dibiarkan terus-menerus ya PV tunggu waktu pecahnya saja, hmmm

mari kita kupas penyebab-penyebab nya…

Hostpot adalah Suatu bagian yang diakibatkan oleh panas yang terlokalisasi pada sel fotovoltaik yang terjadi ketika ada perbedaan pencahayaan di antara sel-sel fotovoltaik. Karena keluaran dari sel sebanding dengan jumlah radiasi, sel-sel dapat berperilaku berbeda dan dapat menciptakan masalah ketika dihubungkan secara seri. Sel dengan arus keluaran yang lebih rendah akan mengurangi dan membatasi operasional arus seluruh rangkaian sel fotovoltaik (string). Hal ini menjadi lebih parah jika sel-sel tersebut benar-benar tertutup dan menghilangkan daya total yang dihasilkan oleh sel-sel yang terpapar sinar. Pernah kita bahas pada postingan sebelumnya. Klik ini ya.

https://m.facebook.com/groups/168319220513562?view=permalink&id=279251429420340

Kenapa bisa terjadi microcrack ??

Lagi

Bagaimana Cara setting PWM sejuta umat biru ?

1 Komentar


CARA SETTING CONTROLER PWM SEJUTA UMMAT.

Hallo rekan-rekan Pegiat Renewable Energy yang luar biasa

Meski PWM sejuta ummat ini banyak yang punya ternyata cara setting dan karakteristiknya sedikit yang tahu, dikarenakan gak mau baca buku panduannya, atau pasang dulu baca belakangan, hahahaha hayooo ngaku… Kalau bledosssss baru curhatnya di grupp, iya kan?

nah cara setting pwm sejuta ummat akan kita bahas lengkap disini, disamping seblum kita memulai membahas alangkah baiknya membaca tentang cara memilih solar controler yang baik disini. sehingga tidak hanya scc pwm sejuta ummat saja yang bisa kita bahas, scc jenis MPPT pun bisa kita bahas pada next artikel yang akan datang, setuju ya.

oh ya, kenapa dinamakan SCC sejuta Ummat ?

ya kurang lebih karena jumlah pemakai SCC jenis ini sangat banyak, harganya murah juga menjadi faktor orang bisa memilikinya disamping itu mudah dioperasikan tinggal plug dan play saja pada intinya. dan sampeyan termasuk salah satu yang memiliki scc jenis kan meski dirumah memiliki scc lebih canggih lagi

Well, kita coba mengulas sedikit tentang karakteristik dari PWM sejuta ummat ini. Silahkan disimak ;

bagaimana cara setting SCC sejuta ummat ?

Setting Charger Controller Panel Surya dengan lihat Tampilan Layar LCD ;

Pertama, Hubungkan Charger Controller ke baterai 12 Volt atau 24 Volt (ingat baterai atau aki harus dihubungkn terlebih dahulu). Kalau pada controler tertentu salah pasang input PV duluan daripada ke battery bisa menjadikan bledoss itu controler, maka hati-hatilah hihihi

Kedua, Tekan dan tahan tombol Menu sekitar 3 detik kemudian tekan tombol + atau – maka akan tampil menu dilayar seperti gambar KEDIP-KEDIP.

Perhatikan tipe-tipe Battery berikut :
——————-
B1 sealed =>> Sealed lead acid — aki kering free maintenance
B2 gel =>> Gel aki kering tipe gel seperti motobatt agm gel, ica gel deep cycle
B3 flood =>> Floaded aki basah/kuah dgn tutup seperti aki mobil
————————–

Lagi

MPPT VS PWM lebih joss mana?

1 Komentar


Hallo rekan-rekan pegiat renewable energy

MPPT atau PWM Siapa yang paling baik??
Kalau mendung siapa yg paling joss ?

Solar cell yang kita miliki, baik itu berukuran 10Wp bahkan 500Wp sekalipun jika kita ukur tegangannya tanpa dipasang pada controller (tegangan terbuka atau VOC) baik itu dipagi hari, siang hari, berawan, hujan, sore hari, tegangan atau voltage-nya cenderung relatif tetap hanya sedikit perubahannya, Lalu apa yg berbeda. Jelas Amperenya yang berubah-ubah, coba ukur ampernya pada waktu pagi hari jam 7 pagi dan jam 12 siang, pasti berbeda, Perbedaan amper ini yg akan mempengaruhi cepat tidak dalam mencharge battery atau perolehan hasil akhir dari panel surya satu hari produksi, maka perlu kiranya kita memperhatikan cara-cara memilih solar controler yang baik baca disini, agar bisa mendapatkan hasil yang maximal produksi solar panel kita.

apa itu PWM apa itu MPPT ? apa kelebihan dan kekuranganya ?

mari kita ulas bersama disini …

Solar Charger Controller PWM (Pulse Width Modulation)

SCC PWM alat yg berfungsi untuk mengontrol pengisian Batery dari Panel Surya / Solar Cell / Photo Voltaic untuk mengendalikan keterlangsungan pengisian Batery. Ketika battery mendekati penuh, SCC dengan sistem PWM step by step menurunkan jumlah daya yang masuk ke batery untuk mengurangi kejenuhan pada batery tersebut.  SCC sistem PWM harganya lebih murah, tersedia dalam berbagai bentuk & ukuran untuk berbagai keperluan.

Kekurangan SCC sistem PWM antara lain yaitu ukuran tegangan SCC harus sesuai dengan tegangan bank Batery, dan kapasitas SCC sistem PWM biasanya terbatas pada kisaran 50 sampai sekitar 60 ampere. Selain itu, jika cuaca mendung, tegangan out SCC Sistem PWM akan mengikuti Panel Surya, maka karena sifatnya demikian jika kita memasang system panel 24v pada battery 12v maka kelebihan tegangan pengisian akan terbuang sia-siang sehingga hal itu yang membuat scc pwm efisisienya hanya sekitar 75%. cara setting pwm sejuta ummat bisa dibaca disini ya

Apa itu MPPT ?

Kita sering mendengar dan membaca antara pwm dan mppt namun kita sering luput tentang definisi ini.

Maximum Power Point Tracking (MPPT) merupakan sebuah sistem elektronik yang dioperasikan pada sebuah panel photovoltaic (PV) sehingga panel photovoltaic bisa menghasilkan power maksimum. MPPT itu sebuah sistem elektronik yang bisa menelusuri titik power maksimum power yang bisa dikeluarkan oleh sebuah panel PV. Lalu tracking itu untuk apa? Hihihihi sabar paklekk

Kita pantau disini.
Lagi

Memilih solar charge controler yang baik kriterianya apa? PWM VS MPPT ?

2 Komentar


hallo rekan-rekan pegiat renewable energy yang luar biasa

Memilih Solar controller terbaik itu bagaimana??

Selalu ada pertanyaan berulang seputar scc ini, pertanyaan sering muncul lebih baik mana mppt atau pwm? Berapa Amper jika memakai PV sekian? Dan yg paling banyak adalah mengenai MERK dan harga, hihi…

Dibalik sebuah merk dan harga tentu kita akan mengacu pada kebutuhan dan kemampuan, namun juga harus memperhatikan hal-hal berikut ini :

1. Tegangan dan arus masukan (input) maksimum SCC harus lebih tinggi dari tegangan dan arus maksimum modul fotovoltaik yang terhubung pada kondisi apapun, dengan mempertimbangkan juga koefisien temperatur modul fotovoltaik sebesar 25c

Dg rumus tegangan maximum 1.25 x Voc total pv dan Arus maximum 1.25 x Isc arus total PV. Jika mengacu pada ini nanti akan mudah dalam pemilihan solar controller.

Lagi

Voltase battery VRLA turun tiba-tiba ? Tenang battery berada pada 3 stage Charge !!

1 Komentar


Hallo rekan- rekan pegiat Renewable energy yang luar biasa.

Pernah mengalami battery turun secara cepat saat proses pengisian berlangsung? Saat matahari sedang bagus-bagusnya, Jangan panik, tenang battery sedang berada pada 3 step charge yang diatur oleh microprosesor dalam Solar charge Controlermu.

Hal ini dilakukan untuk menjaga serta menjadikan battery dalam kondisi baik-baik saja dalam jangka waktu tertentu, sehingga pemanfaatan battery dapat dilakukan selama mungkin asal battery mampu memberikan itu.

Apa saja 3 step battery itu, apa ciri-cirinya, berapa voltase saat berada pada step itu ?

mari kita ulas bersama disini….

Teknologi pengisian baterai saat ini bergantung pada mikroprosesor (chip komputer) untuk proses mengisi ulangnya, biasanya menggunakan pengisian yang diatur dalam 3 tahap (ada juga 2 atau 4 tahap). Ini Merupakan Smart charger Tiga tahap dalam pengisian baterai lead acid adalah bulk, absorption dan float. untuk 2 tahap akan memiliki tahap bulk dan float saja. Penting juga untuk menggunakan rekomendasi pabrik baterai tentang prosedur pengisian terkait voltase battery dengan pengisian daya yang dikontrol mikroprosesor berkualitas untuk dapat mempertahankan kapasitas baterai serta lifetimenya lebih lama lagi.

Lagi

Bingung pilih Ongrid atau Offgrid, berikut ini Tips memilih yang tepat !!

Tinggalkan komentar


hallo rekan-rekan Pegiat Renewable Energy.

kali ini kita akan membahas tentang bagaimana langkah-langkah memilih system yang tepat pada panel surya untuk kebutuhan rumahmu. pembahasan kali ini dipicu karena banyak pertanyaan masuk pada kita tentang bagaimana memilih system yang tepat saat hendak memanfaatkan system tenaga surya, kita tahu, jika kita tarik keatas system tenaga secara garis besar dibagi menjadi 2 system yaitu sytem ongrid dan system offgrid, adapun hybrid system dengan berbagai turunannya kita tetap kategorikan dalam cluster offgrid karena ada kecenderungan juga mengarah kesana pada bagian-bagian tertentunya, paham ya. dilain kesempatan kita akan bahas turunan hybrid yang cukup menarik kita aplikasikan. memilih system yang tepat akan berpengaruh besar pada penyediaan keberlangsungan listrik ditempat tinggalmu. apalagi desa yang belum teraliri listrik bisa baca disini cara agar bisa memanfaatkan PLTS didesa terpencil.  bahkan desamu bisa berpotensi berpenghasilan 100juta dari panel surya lhoo baca disini ya, mantappp kan


apa itu ongrid system ? apa itu offgrid system ? apa kelemahanya, peralatan apa aja yang dibutuhkan ?
mari kita bahas bersama dibawah sini

Lagi

Hitungan biaya merintis PLTS seberapa besar ?

Tinggalkan komentar


Postingan ini dari share yang ditulis oleh lek sigit temon. semoga membantu memperkirakan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk memulai PLTS. mari kita simak apa yang beliau tulis berikut ini :

Makin hari makin gerah dengan pertanyaan ngawur anggota group baru, yg dirasa gak mau baca postingan lama atau memang sudah tenggelam petunjuknya. Baiklah coba kita ulangi disini;

  1. Perhitungan kebutuhan peralatan plts tidak bisa didasarkan besaran kapasitas pln terpasang saja (watt) , karena plts membutuhkan media penyimpanan energi(watt x hour) . Perhitungan akan lebih mendekati jika menggunakan besaran daya yang terpakai setiap hari atau setiap bulannya(wh atau kwh), bisa juga dari biaya pembayaran listrik pln/bulan(Rp).

Lagi

Desamu tertinggal, belum teraliri listrik, Saatnya mulai Merancang PLTS Terpusat, Bisakah ?

2 Komentar


Hallo rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

Engkau pernah merasakan mati listrik berhari-hari tanpa listrik ?

hmm hampir tidak pernah mati listrik kecuali untuk daerah jabodetabek dan sebagian besar jawa barat yang pernah blackout selama 3 hari yang mengacaukan semua tatatan system yang ada. Hampir kita semua yang hidup dikota menikmati melimpahnya pasokan listrik dari PLN, tapi tahukah kamu bahwa ada sebagian dari sahabat kita didaerah sana yang belum pernah tersentuh listrik sama sekali, maka ayo kita disini membantu merancang terpusat untuk memudah mereka mendesain system untuk daerahnya.

Kita tahu bahwa pada negara-negara berkembang, sebagian besar jaringan listrik hanya tersedia di kota-kota besar atau daerah-daerah dengan tingkat kepadatan penduduk relatif tinggi dan tidak jauh dari akses transportasi publik. Adapun penduduk yang tinggal di daerah-daerah terpencil di pelosok-pelosok daratan ataupun yang tersebar di pulau-pulau kecil yang jauh dari akses transportasi publik, maka seakanakan hanyalah sebuah “mimpi” bagi mereka untuk terjamah oleh jaringan listrik. Sulitnya akses dan mobilisasi ke lokasi menjadikan biaya investasi pengembangan jaringan listrik atau pembuatan pembangkit konvensional (diesel generator) menjadi membengkak, ditambah lagi biaya operasional dan maintenance yang tidak sedikit akibat sulitnya transportasi menuju lokasi. PLTS OffGrid merupakan solusi alternatif penyediaan energi listrik di daerah-daerah terpencil tersebut dengan memanfaatkan energi gratis melimpah ruah dari matahari yang dikonversi menjadi energi listrik untuk melayani kebutuhan listrik penduduk di sekitarnya.

Bagaimana kita mendesainnya, apa peralatan utamanya, berapa investasi awalnya, bagaimana perawatannya, apa kendala dilapangan …..


mari kita ulas bersama disini :

PLTS terpusat atau biasa disebut dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Komunal pada dasarnya adalah SHS ( Solar Home System) yang di desain berskala besar sebagai alternatif / solusi penyediaan sumber listrik yang praktis dan flexible untuk memenuhi kebutuhan listrik untuk peralatan rumah tangga, penerangan, memasak, dll, terutama pada daerah yang belum terjangkau jaringan listrik PLN mau pun sebagai sumber listrik cadangan backup bilamana sumber listrik utama terganggu. PLTS Sentralisasi dibangun dalam satu area terpusat, dengan pemanfaatan lahan terbuka atau bisa juga dibangun pada seperti di atap / dek gedung atau tempat potensial lainnya :

Lagi

Teknologi Bifacial Double Glass panel surya, sudahkah anda tahu ?

Tinggalkan komentar


Haloo rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

Sudahkah anda tahu tentang Bifacial Double Glass PV ? Panel surya yang bisa menghasilkan listrik dari atas dan bawah ?

Salah satu inovasi tenaga surya terbaru serta diproyeksikan akan tumbuh secara eksponensial dalam popularitas untuk beberapa tahun mendatang – adalah panel surya bifacial. Panel bifacial memiliki sel surya di kedua sisinya. Bagian depan menangkap sinar matahari saat bagian belakang menyerap cahaya yang dipantulkan. Lebih banyak sinar matahari yang ditangkap berarti efisiensi sel surya yang lebih besar dibandingkan dengan array panel surya tradisional yang hanya menggunakan sel surya didepan saja. Teknologi bifacial salah satu tren Panel surya dengan teknologi yang paling banyak dibicarakan dalam dunia PV pada tahun 2018.

Gimana menarik bukan, bisa menghasilkan litrik dari atas dan bawah panelmu ?…
mari kita ulas bersama.

Apa itu bifacial double glass ?

Modul surya tanpa bingkai yang juga dikenal sebagai Double Glass Solar Panel adalah produk inovatif menggunakan lapisan sel surya yang dilaminasi antara dua kaca 2.5mm yang diperkuat dengan panas pada lembaran belakang polimer tradisional.

Bifacial bisa mengubah sinar matahari menjadi energi listrik di kedua sisi atas dan bawahnya. Mereka berbeda dari panel surya monofasial yang hanya menggunakan satu sisi untuk produksi energi surya. Kata bifacial berasal dari awalan “bi-” (artinya dua), dan “facial” (untuk wajah).

Lagi

Desamu bisa berpotensi berpenghasilan 100juta per bulan dari PLTS, bagaimana caranya ?

26 Komentar


haloo rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

Ditengah pandemi corona banyak perusahaan gulung tikar, karyawan di phk, ekonomi sedikit melambat di negara kita. akibat dari itu muncul dampak sosial seperti maraknya pembegalan, rampok, pencurian dan sebagainya. maka berkaca dari masalah itu tentu kita harus berfikir bagaimana tetap bisa survive ditengah lambatnya ekonomi yang ada, dengan melihat potensi-potensi yang sekiranya mampu kita kelola untuk menghasilkan pundi-pundi dolar yang masuk ke rekening kita.

Kita pasti tahu sinar surya ada di mana-mana di seluruh penjuru mata yang kita tuju, potensi ini belum banyak dilirik para investor-investor yang ada di sekitar kita. maka kali ini kita ingin melihat serta menunjukkan potensi sebuah desa yang mampu menghasilkan 100juta perbulan dari panel surya? wouu angka yang besar sekali bukan, bagaimana caranya ?berapa luas tanah yang dibutuhkan, berapa modal awal investasi ? berapa jangka pengembalian modal ? bagaimana perawatannya…

mari kita ulas bersama disini …..

Pernah dengar dengan namanya desa wisata, desa yang bisa menyajikan hal-hal menarik dengan menggandalkan potensi wisata didesanya yang dengannya mampu menggaet investor serta visitor datang membanjiri desa itu sehingga terciptalah putaran perekonomian yang luar biasa mampu menumbuhkan perekonomian segenap warga sekitar, mantap kan.. sudah banyak itu lhoo…

Lagi

Merancang PLTS 1000watt dengan modal dibawah 5juta, bisa?

27 Komentar


hallo rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

Peminat PLTS kiat hari makin banyak jumlahnya terbukti banyaknya anggota grup-grup yang bisa ada penambahan 1000 orang per-bulannya. mantap bukan…!!

Maka tak heran juga jika mereka punya keinginan untuk menggunakan PLTS agar bisa backup kebutuhan listrik rumah tangga. banyaknya pertanyaan awal dari para pemula plts tentang berapa biaya untuk membangun system sederhana plts ?hai itu menyulut kami ingin berbagi pengalaman tentang seberapa besar biaya yang mungkin bisa diterapkan untuk kebutuhan listrik, yang kita tahu bersama tiap hari kebutuhan peralatan elektronik selalu bertambah ketergantungan akan listrik kian naik sehingga cost untuk membayar tagihan listrik kian membengkak. tentu sebagian kita ada yang sudah membaca tentang berita tagihan listrik seorang aktris ibukota mencapai 50juta sebulan, angka yang lumayan besar jika kita berniat investasikan ke PLTS bisa menghemat biaya listrik serta kesinambungan mendukung penggunaan listrik ramah lingkungan. josss lahh

Kali ini kita mencoba merancang biaya PLTS dengan kemampuan Inverter 1000watt dengan biaya seminim mungkin :

Rancangan ini cocok untuk daerah yang tidak memiliki Sumber Listrik PLN memadai. Juga cocok untuk Backup ketika listrik rumah Anda padam. terlebih cocok untuk yang suka berinovasi dengan budget pas-pasan

Apa saja bahan yang diperlukan ? berapa biayanya ? bagaimana kemampuanya.. maintenance seperti apa ?
kita pelajari bersama disini.

Lagi

Membuat System panel surya ongrid Rasa Hybrid, bisa?

2 Komentar


hallo teman-teman pegiat renewable energy yang luar biasa. system ini pernah kita bahas terpisah pada postingan sebelumnya, yaitu dulu menggunakan inverter gti with limiter dikombinasikan dengan inverter offgrid system yang bisa digunakan untuk kebutuhan 24jam.

kali ini sedikit berbeda karena kita hanya menggunakan satu inverter ongrid untuk melayani kebutuhan listrik kita. bagaimana bisa? bisa langkah-langkah berikut bisa kita coba pada system kita. Sebenarnya kalau kita telusuri lebih dalam System ongrid sangat mungkin di Aplikasikan tanpa ribet ngurusin harus ngurusin exim, bagaiamana bisa ??
sangat bisa !! Yaitu untuk kwh dengan rincian sebagai berikut ini :

  1. KWh Piring terbang model lama
  2. Kwh token dengan syarat pembatasan pasang panel.

dengan memilih salah satu opsi diatas Sudah otomatis akan terjadi penghematan biaya tagihan listrik yang signifikan. oh ya, apa benar ?!! maka bisa dibuktikan saja, tapi rangkaian itu saja terlalu umum sederhana untuk user indonesia yang biasanya menginginkan expetasi tinggi, karena ongrid mempunyai kelemahan yaitu tak bisa digunakan pada malam hari jadi memasang ongrid saja belum dirasa memiliki nilai kepuasan yang berarti, maka berikut terdapat skema hybrid sederhana yang bisa coba diaplikasikan. menarik untuk dicoba dalam instalasi panel surya kita. tentu segala system mempunyai nilai plus minus yang harus kita perhatikan lebih lanjut, namun pada intinya terjadi penghematan pada sisi biaya PLN serta bisa dinikmati pada malam hari itu inti pointnya berikut ini skemanya.

Lagi

Teknology Halfcut cell panel surya apakah itu ?

Tinggalkan komentar


hallo rekan-rekan pegiat Renewable Energi yang luar biasa

setelah kemaren kita membahas tentang teknologi PERC pada panel surya maka sekarang kita akan mengupas tentang teknologi lain pada panel surya yang kita sebut “half cut cell”

apakah kalian tahu tentang teknologi ini, apa kelebihanya, apa kekurangannya, siapa produsen yang sudah memproduksi panel ini ?

mari kita simak bersama disini….

Apa itu half cut cell panel surya ?

Sama seperti sel surya dengan teknologi PERC  yang mampu memberikan peningkatan sedikit lebih banyak efisiensi pada panel surya. Dengan teknologi half-cut cell dalam panel surya ternyata juga dapat membantu meningkatkan output daya sistem panel surya. Sel surya half-cut cell persis seperti halnya panel surya biasa bedanya telah dipotong menjadi dua menggunakan pemotong laser.

Lagi

Review kabel panel surya Kolor Ijo VS VW-1 tinned cooper

2 Komentar


REVIEW KABEL KOLOR IJO VS JEMBO VW-1

Well, masalah kabel bukan perkara sepele dalam instalasi solar panel, produksi yg buruk bisa disebabkan karena kabel yg kita pasang tidak sesuai standar instalasi solar panel, baik dari segi diameter kabel, panjang kabel, serta material kabel yg dibuat. Daripada beli kabel yg gak jelas performance, lebih baik nambah sedikit untuk mendapatkan performa terbaik.
Mari kita analisa bersama :

Ditinjau dari berbagai sisi.

1. Bahan luar
Kabel ijo Kulit bagian luar keras dengan dua lapisan, mirip dg bahan luar kabel PV1F. Artinya memang kabel ini dirancang untuk kabel outdoor yg tahan terhadap cuaca.
——–
Kita bandingkan dg kabel Jembo VW-1
Kulit bagian luar lentur, ada beberapa lapisan.
Lapisan pertama kulit luar lentur
Lapisan kedua serabut Alumunium – biasanya digunakan untuk GROUNDING.
Lapisan ketiga Plastik pembungkus
Lapisan keEmpat sepertinya bahan tahan api
Lapisan keLima bahan yg membungkus kabel utama.

Lagi

Older Entries

%d blogger menyukai ini: