hallo rekan-rekan pegiat Renewable energi yang luar biasa.

Pada postingan sebelumnya kita pernah membahas perbandingan antara kabel kolor ijo vs kabel VW-1 Tinned cooper bisa dibaca disini artikelnya
pada kesempatan kali kita akan menghitung berapa ukuran diameter kabel yang baik untuk system panel suryamu. kabel merupakan komponen pendukung utama agar panel surya bekerja dengan baik, memilih kabel kualitas buruk akan berakibat pada berkurangnya nilai produksi yang mampu diberikan oleh panel surya itu sendiri. Maka Kabel untuk menghubungkan komponen perangkat dalam implementasi pembangkit listrik tenaga surya sebaiknya memperhatikan spesifikasi perkabelan untuk mengurangi loss (kehilangan) daya, pemanasan pada kabel, dan kerusakan pada perangkat. Untuk menghubungkan perangkat charge controller dan panel surya / solar cell perhatikan spesifikasi kabel, karena dalam dengan tegangan 12 Volt, spesifkasi kabel yang sesuai dapat mengurangi loss 3% ataupun mengurangi penurunan tegangan.

Kabel memiliki resistansi (dalam ohm), semakin besar kabel, resistansi nya semakin kecil. Pada tegangan 12 Volt, pengurangan tegangan terjadi pada kabel yang panjang, sehingga mengurangi efisiensi dari instalasi pembangkit listrik tenaga surya kita.

berapa ukuran kabel yang sesuai ? apa pengaruh jika kabel terlalu kecil serta kualitas jelek ?

mari kita ulas bersama disini….

Untuk itu perhatikan tabel gauge kabel standard Amerika (AWG) berikut ini:

Diameter kabel yang kecil memiliki nomor wire gauge yang besar. Tabel itu adalah untuk ukuran kabel tunggal. Salah satu contoh saja, kabel UTP cat 5 adalah 24 AWG.

AWG Diameter Resistansi
(mm) (Ω/km)
0000 (4/0) 11.68 0.16
000 (3/0) 10.4 0.2
00 (2/0) 9.27 0.26
0 (1/0) 8.25 0.32
1 7.35 0.41
2 6.54 0.51
3 5.83 0.65
4 5.19 0.82
5 4.62 1.03
6 4.12 1.3
7 3.67 1.63
8 3.26 2.06
9 2.91 2.6
10 2.59 3.28
11 2.31 4.13
12 2.05 5.21
13 1.83 6.57
14 1.63 8.29
15 1.45 10.45
16 1.29 13.17
17 1.15 16.61
18 1.02 20.95
19 0.91 26.42
20 0.81 33.31
21 0.72 42
22 0.64 52.96
23 0.57 66.79
24 0.51 84.22
25 0.46 106.2

tabel kha

Sebagai contoh, tiga panel surya / solar cell dengan masing-masing arus 6 Ampere dihubungkan sepanjang 30 Feet (1 feet = 30 cm ) misalnya dari charge controller. Berarti ada 18 Ampere arus yang akan melalui kabel. Tabel di bawah ini adalah tabel arus (baris kolom) dan tabel ukuran gauge kabel (baris atas) yang disarankan. Untuk melihat kabel yang sesuai, pilih sesuai dengan jarak (lebih besar lebih baik) dan nomor AWG kecil.

rumus menentukan diameter kabel

#12 AWG #10 AWG #8 AWG #6 AWG #4 AWG #3 AWG #2 #1 #1/0 #2/0
4 A 22.7 36.3 57.8 91.6 146 184 232 292 369 465
6 A 15.2 24.2 38.6 61.1 97.4 122 155 195 246 310
8 A 11.4 18.2 28.9 45.8 73.1 91.8 116 146 184 233
10 A 9.1 14.5 23.1 36.7 58.4 73.5 92.8 117 148 186
12 A 7.6 12.1 19.3 30.6 48.7 61.2 77.3 97.4 123 155
14 A 6.5 10.4 16.5 26.2 41.7 52.5 66.3 83.5 105 133
16 A 5.7 9.1 14.5 22.9 36.5 45.9 58 73 92 116
18 A 5.1 8.1 12.9 20.4 32.5 40.8 51.6 64.9 81.9 103
20 A 4.6 7.3 11.6 18.3 29.2 36.7 46.4 58.4 73.8 93.1
25 A 3.6 5.8 9.3 14.7 23.4 29.4 37.1 46.8 59.1 74.5
30 A 3.1 4.8 7.7 12.2 19.5 24.5 30.9 38.9 49.2 62.1
35 A 2.6 4.2 6.6 10.5 16.7 20.9 26.5 33.4 42.2 53.2
40 A 2.3 3.6 5.8 9.2 14.6 18.4 23.2 29.2 36.9 46.5

Sesuai dengan tabel diatas, kita akan menggunakan kabel AWG 4, untuk mencapai pengurangan tegangan kurang dari 3%. Tabel diatas adalah untuk 12 Volt, untuk 24 Volt, bagi jarak dengan 2, untuk 48 Volt, bagi jarak dengan angka 4.

Untuk menghubungkan charge controller dengan baterai, gunakan gauge kabel yang sama, dengan alasan, arus antara charge controller ke baterai, dan arus panel surya / solar cell ke charge controller, hampir sama.

Untuk baterai ke inverter, gunakan kabel yang sebesar mungkin ataupun hampir sama dengan kabel yang digunakan oleh aki mobil. Usahakan jarak antara inverter dan baterai tidak lebih dari 1.8 m. Pertimbangannya adalah 10 Amps AC pada 240 Volts, sama dengan 200 Amps pada 12 Volt DC baterai. Kabel yang tidak sesuai menyebabkan panas dan bisa menyebabkan kebakaran.