Postingan ini dari share yang ditulis oleh lek sigit temon. semoga membantu memperkirakan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk memulai PLTS. mari kita simak apa yang beliau tulis berikut ini :

Makin hari makin gerah dengan pertanyaan ngawur anggota group baru, yg dirasa gak mau baca postingan lama atau memang sudah tenggelam petunjuknya. Baiklah coba kita ulangi disini;

  1. Perhitungan kebutuhan peralatan plts tidak bisa didasarkan besaran kapasitas pln terpasang saja (watt) , karena plts membutuhkan media penyimpanan energi(watt x hour) . Perhitungan akan lebih mendekati jika menggunakan besaran daya yang terpakai setiap hari atau setiap bulannya(wh atau kwh), bisa juga dari biaya pembayaran listrik pln/bulan(Rp).

  1. Beban listrik bisa dibagi menjadi 3 yaitu beban induktif (yang memiliki lilitan spull semacam pompa air dan ac), beban kapasitif (semacam charger) dan beban resestif(lampu, setrika dll). Untuk jenis beban induktif membutuhkan inverter dan baterai bisa sampai 2x lipat kebutuhan beban induktif sehingga akan mahal untuk investasi nya. Sebagai contoh jika kita memiliki beban resisstif berupa lampu 30 watt selama 10 jam (=300 wh) maka dibutuhkan biaya investasi plts sebesar kira kira 2 jt (700 ribu untuk panel, 750 ribu untuk baterai, 550 ribu untuk inverter dan controler). Sedangkan jika beban berupa pompa 300 watt yang menyala selama 1 jam dibutuhkan investasi 3.2 jt (1 jt untuk panel, 1 jt untuk baterai 1.2 jt untuk inverter dan controler).
  2. Kebutuhan peralatan plts biasanya berupa tapi tidak terbatas pada hal berikut ini
  • panel surya, memiliki satuan wp yaitu watt peak, harga bervariasi tapi untuk pegangan bisa kita pakai 7 ribu rupiah /wp. Setiap wp bisa kita harapkan minimal rata rata perhari menghasilkan daya 3x nya yaitu 3 wh. Jadi kebutuhan panel=daya yg dibutuhkan perhari dibagi 3
  • baterai, harga variatif tergantung jenis, untuk jenis aki basah per 100 ah bisa kita hitung 1.5 jt. Kapasitas baterai hanya bisa dipakai 50%nya saja untuk menjamin keawetan baterai (dod 50%).Kebutuhan baterai bisa dihitung dengan rumusan=daya yang dibutuhkan perhari dibagi (12 volt x dod=daya dibagi 6.
  • controler, bisa pwm atau mppt, harga dari 50 ribu-1.5 jt tergantung kebutuhan ampere, bisa dicek dimarket place
  • inverter dc-ac. Untuk beban induktif butuh inverter pure sine wave yg harganya 2x lipat inverter biasa (modified sine wave). Inverter pure sine wave 1000 watt pengalaman saya yangbtermurah kisaran 1.2 jt.
    -kabel serabut untuk arus dc dan kabel lidi untuk arus ac. Diameter kabel menyesuaikan kebutuhan, untuk diameter 6 mm kabel serabut panel surya sendiri saya pernah beli 30 ribu/meter.
    -peralatan pemutus arus +pengaman konsleting. Harga variatif bisa dicek di market place.
    -kerangka dudukan panel surya, bisa dari kayu, baja ringan atau batang alumunium.

Untuk anggota baru mungkin yang perlu dihitung detail adalah kebutuhan panel dan baterai, karena 2 hal diatas biasanya adalah yang paling mahal. Semoga bisa jadi sedikit petunjuk awal sebelum bertanya, supaya pertanyaan nya lebih mudah dijawab. Maaf jika ada kekeliruan, diharapkan koreksi dari master master disini.

josss..

Desamu berpotensi berpenghasilan 100juta rupiah dari panel surya begini caranya baca disini

Ingin memulai listrik tenaga surya 100Owatt dengan modal 5jutaan untuk menghemat biaya bulanan PLN bisa baca disini artikelnya.

membuat system hidroponik  tenaga surya dengan penghasilan jutaan perbulan bisa baca disini

membuat alat perangkap hama dengan tenaga surya bisa baca disini

ingin memulai listrik tenaga surya, apa yang perlu disiapkan, dana dan perlengkapnya bisa baca disini

———————

ingin punya Peralatan solar panel https://www.bukalapak.com/u/temonsujadi

Sekian pembahasan kali ini, kita akan bahas hal-hal menarik lainnya mengenai renewable energy
semoga bermanfaat semoga sehat selalu.

temonsoejadi
Pegiat Renewable energy