Beranda

Penyebab kebakaran pada instalasi ongrid PLTS

Tinggalkan komentar


Tulisan komentar panjaaaaaang banget. Sepanjang string seri HVDC on-grid. Indonesia tdk layak on grid. Listrik masih ada/sering mati malah kadang tanpa pemberitahuan. 3 tahun di Malaysia listrik hanya mati 1x. 3 bulan saya di Belanda ga pernah mati lampu. Dst…. On grid mati jika PLN mati. On Grid hanya ringankan beban puncak PLN. Beban puncak PLN siang ada di kota, dan kawasan industri.

Menurut saya PLTS kebakar ada 2 kemungkinan

  1. Daya terpasang cukup besar. Arus tinggi HVDC lagi. Short Circuit tdk terproteksi oleh Inverter on grid. Atau sebab lain perlu pemeriksaan lebih lanjut.
  2. Karena ada api 🔥

Ada 5 hal yang perlu diperhatikan oleh pengguna (user), konsultan perencana, kontraktor pemasangan, dan penyedia barang (pabrik dan wholesale distributor) mengenai resiko bahaya sistem panel surya, yaitu:

Lagi

Mahalnya aki VRLA dalam hitungan PLTS

Tinggalkan komentar


Mahal nya aki PLTS oleh ivan togaroftof


Harga listrik PLN sebesar 1467 per kwh, ini sangat murah sekali. Ada yang pernah menghitung berapa biaya per kwh listrik yang dihasilkan PLTS Off-Grid? Perhitungan saya harga listrik PLTS Off-grid adalah Rp. 3.678 per kwh. Dan porsi yang terbesar adalah Aki sebesar 2.732 per kwh.

Perhitungan sederhana untuk biaya aki sbb:
Harga aki VRLA 100 AH = 1 juta (yang katanya aki bekas rasa baru)
Kapasitas yang bisa digunakan sebesar 50% x 100 AH x 12 V /1000 = 0,6 kwh
Dari buku manual umur aki VRLA salah satu merek, umur aki VRLA pada 50% DOD adalah 610 Cycle, sehingga:
Harga aki / Cycle = 1.000.000 / 610 Cycle = Rp. 1.639 / Cycle, jika diasumsikan per hari menghabiskan umur aki sebesar 1 cycle, maka harga per kwh menjadi Rp. 1.639 / 0,6 kwh = Rp. 2.732 / kwh
Dari harga listrik PLTS Off-Grid sebesar Rp. 3.678 /kwh tersebut, ternyata komponen lain sangat murah:

Lagi

Ragu pilih Battery VRLA yang baik untuk system panel surya ? berikut tipsnya

1 Komentar


Tips memilih Battery VRLA yg baik untuk system listrik tenaga surya.

hello rekan-rekan pegiat Renewable energy yang luar biasa.

Well, begitu banyak postingan tentang battery namun belum ada yg merangkum bagaimana memilih Battery yang baik, tips-tips ini menarik untuk dibaca dalam memilih Battery yg baik, so untuk yg hoby Re-Use battery lead acid bekas harap perhatikan beberapa hal berikut ;

hal ini penting kita sampaikan mengingat battery adalah salah satu komponen dalam panel surya yang cukup mahal harganya disamping itu battery memiliki masa umur batterypun ada jangka waktunya maka kali ini pembahasan pada battery menjadi sangat menarik untuk kita bahas terus menerus.
munculnya battery dengan teknologi terbaru misal pada keluarga lithium seperti lifepo4, LTO dan seterusnya, belum bisa menggeser kepopuleran penggunaan battery lead acid yang sudah hampir 100 tahun lebih mewarna dinamikan power storage didunia.

tips-tips berikut merupakan saran untuk memilih aki bekas yang masih worthed untuk digunakan dalam system tenaga surya jadi bukan untuk memilih Battery BARU, aki baru sudah tentu baik dalam segala hal, asal dengan catatan bukan New old stock ya, jika New old stock maka bisa kita kategorikan bekas juga dan beberapa hal dibawah ini harus diperhatikan lebih seksama.  Re-use Aki lead acid BEKAS, saya tulis BEKAS BIAR GAK GAGAL PAHAM atau paling enak mungkin dengan istilah aki janda rasa perawan .

apa saja yang harus diperhatikan, bagaimana cara memilih yang  baik.

mari kita ulas bersama :

  1. Tegangan Baterai (voltase) kita tahu baterai dibangun dengan beberapa sel -sel nya yg disusun secara seri untuk menambah tegangan total baterai. Misal battery lithium berikut ; 3.7V (1S), 7.4V (2S), 11.1V (3S), 14.8V (4S) untuk seni merakit powerwall litihium baca disini ya sudah pernah kita ulas.
    Saat anda memilih Battery 12 V maka harus pastikan battery anda masih dalam range 12-14 voltase nya, hal ini untuk membuktikan bahwa battery masih dalam keadaan baik, dan tidak ada sel-sel yg rusak didalamnya.
  2. Lagi

%d blogger menyukai ini: