Beranda

Peukert Effect Pada Battery VRLA, Apa Pengaruhnya?

Tinggalkan komentar


Peukert efek dan pengaruhnya dalam perfomance battery

Hallo sahabat Renewable Energy yang luar biasa, Let’s talk about the capacity of different solar batteries in real-world circumstances because battery manufacturers are advertising a capacity rating in Ah and a lot of people don’t understand all of the factors that determine the capacity of a battery; specifically lead acid batteries.

Ketika saya pertama kali memasuki arena baterai lead acid serta kecenderungan neurotiknya, saya ditunjukkan bahwa cara termudah untuk menilai dan memahami berapa lama baterai timbal-asam (Flooded,AGM, VRLA, atau Gel) akan bertahan,dengan menggunakan peringkat AH (Amp Hour) yang sering kali ditujukan kepada mereka. Saya diberitahu bahwa jika baterai memiliki rating 100AH, maka itu lebih atau kurang menunjukkan bahwa itu akan bertahan 100 jam di bawah beban 1 amp, atau 1 jam di bawah beban 100 amp. Tetapi dengan cara yang sama dengan perhitungan matematika yang menjelaskan bahwa semua gagasan saya sebelumnya tentang logika bilangan akan segera berubah menjadi tak berati, akan segera menjadi jelas bahwa gagasan urutan ini salah; semua yang sebelumnya dipahami adalah kebohongan. Saya tahu ini dramatis tetapi intinya disini. Saat baterai diberi peringkat AH (Amp Hour), itu selalu disertai dengan jumlah jam yang bisa digunakan laju tersebut.waktu rentang yang paling sering digunakan adalah 20 jam. Jadi, jika Anda melihat baterai yang diberi nilai 100AH, itu akan diuji pada rated 20 jam, kecuali dinyatakan lain. Ini berarti bahwa pabrikan memberikan peringkat 100AH ​​pada baterai setelah menguji baterai itu selama 20 jam dengan pengurasan arus listrik aktual 5 amp. Ini juga berarti bahwa beban 15 amp Anda sebenarnya tidak akan bertahan 6,6 jam, seperti yang mungkin dipikirkan, tetapi angka yang jauh lebih kecil. Beruntung bagi kami, ada formula yang sangat berguna untuk mengetahui dengan tepat berapa lama baterai asam timbal akan bertahan, di bawah beban apa pun. Itu disebut Hukum Peukert. Hukum Peukert menyatakan secara matematis bahwa saat laju pelepasan muatan meningkat, kapasitas yang tersedia dari baterai tersebut menurun.

Battery capacity VS Temp

Menurut (hukum) Peukert, dgn Peukerts exponen 1.2, lead acid 100Ah jika aki di bebabin dengan (hanya) max +/- 5.5A bisa tahan 6 jam+ pada 50% DoD.

Di offgrid situasi continuous beban harus tahan misalnya 6 jam minimal.

Offgrid situasi:
Lead acid aki di saran max discharge 50% (DoD) sesudah di isi penuh.

Dgn 50% DoD max continuous beban harus tahan misalnya 6 jam minimal. Jika Anda disain @20-30% DoD, untuk mempermudah recharging aki dgn hanya tenaga surya dan untuk menjaga kesehatan aki, Anda butuh kapasitas jauh lebih besar.

Yg banyak pengguna tenaga surya lupa adalah “fakta” bahwa sesudah setiap siklus aki akan “degrade”.

Lagi

Battery VRLA mampu bertahan diatas 4 tahun benarkah ?

Tinggalkan komentar


Aki lead acid VRLA mampu bekerja sampai diatas 4 tahun logiskah?

Well, masalah ini kurang lebih sudah banyak kita singgung pada postingan sebelumnya. Berhubung dalam diskusi selalu disinggung-singgung terus, maka kita akan mengulas sedikit kembali.
Kali ini kita mengambil data dari tabel yg diberikan paklek George Frans tentang lifecycle sebuah battery lead acid vrla, diambil dari forum bule-bule luar negeri yg beliau sering ikuti.

Fakta Data dari tabel dibawah ini dapat kita peroleh informasi bahwa ;

Lagi

Battery deepcycle dalam panel surya seperti apa ?

Tinggalkan komentar


What is deep cycle batttery ??

Perdebatan berjilid jilid antara penggiat deep cycle George Frans tapi gak pake, dengan pemakai aki AH besar yg mengklaim juga deep cycle seperti om Deky Prasetyo paklek Bambang Nako Wijanarko Hermawan Riyadi dan banyak lagi lainnya..

Sebenarnya Apa itu deep cycle.???

Ditinjau Secara teori ;
✓Deep cycle adalah Baterai yg dirancang teratur untuk menjangkau sebagian besar kemampuannya.
✓Starter adalah battery yg dirancang untuk memberikan arus tinggi secara sporadis untuk cranking mesin, dan seringkali akan habis hanya sebagian dari kapasitasnya

Ditinjau dari konstruksi plate yg digunakan ;
✓Deep cycle adalah thick plate construction (kontruksinya dg memakai plat tebal)
✓Starting adalah thin plate construction ( kontruksinya memakai plat tipis)

Lagi

Ragu pilih Battery VRLA yang baik untuk system panel surya ? berikut tipsnya

1 Komentar


Tips memilih Battery VRLA yg baik untuk system listrik tenaga surya.

hello rekan-rekan pegiat Renewable energy yang luar biasa.

Well, begitu banyak postingan tentang battery namun belum ada yg merangkum bagaimana memilih Battery yang baik, tips-tips ini menarik untuk dibaca dalam memilih Battery yg baik, so untuk yg hoby Re-Use battery lead acid bekas harap perhatikan beberapa hal berikut ;

hal ini penting kita sampaikan mengingat battery adalah salah satu komponen dalam panel surya yang cukup mahal harganya disamping itu battery memiliki masa umur batterypun ada jangka waktunya maka kali ini pembahasan pada battery menjadi sangat menarik untuk kita bahas terus menerus.
munculnya battery dengan teknologi terbaru misal pada keluarga lithium seperti lifepo4, LTO dan seterusnya, belum bisa menggeser kepopuleran penggunaan battery lead acid yang sudah hampir 100 tahun lebih mewarna dinamikan power storage didunia.

tips-tips berikut merupakan saran untuk memilih aki bekas yang masih worthed untuk digunakan dalam system tenaga surya jadi bukan untuk memilih Battery BARU, aki baru sudah tentu baik dalam segala hal, asal dengan catatan bukan New old stock ya, jika New old stock maka bisa kita kategorikan bekas juga dan beberapa hal dibawah ini harus diperhatikan lebih seksama.  Re-use Aki lead acid BEKAS, saya tulis BEKAS BIAR GAK GAGAL PAHAM atau paling enak mungkin dengan istilah aki janda rasa perawan .

apa saja yang harus diperhatikan, bagaimana cara memilih yang  baik.

mari kita ulas bersama :

  1. Tegangan Baterai (voltase) kita tahu baterai dibangun dengan beberapa sel -sel nya yg disusun secara seri untuk menambah tegangan total baterai. Misal battery lithium berikut ; 3.7V (1S), 7.4V (2S), 11.1V (3S), 14.8V (4S) untuk seni merakit powerwall litihium baca disini ya sudah pernah kita ulas.
    Saat anda memilih Battery 12 V maka harus pastikan battery anda masih dalam range 12-14 voltase nya, hal ini untuk membuktikan bahwa battery masih dalam keadaan baik, dan tidak ada sel-sel yg rusak didalamnya.
  2. Lagi

%d blogger menyukai ini: