sahabatku semua yang dirahmati Allah. satu persatu ulama diambil, satu persatu cahaya dihilangkan, bumi goncang salah satu pasaknya dicabut yang tertinggal hanya manusia manusia dengan kedalaman dan pemahaman agama yang rendah, yang sesat dan menyesatkan. al-Quran secara implisit mengisyaratkan wafatnya ulama sebagai sebuah penyebab kehancuran dunia, yaitu firman Allah yang berbunyi: “Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi daerah-daerah, lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? (Al-Ra’d: 41). Menurut beberapa ahli tafsir seperti Ibnu Abbas dan Mujahid, ayat ini berkaitan dengan kehancuran bumi (kharab ad-dunya). Sedangkan kehancuran bumi dalam ayat ini adalah dengan meninggalnya para ulama (Tafsir Ibnu Katsir 4/472).
Rasulullah Saw yang menegaskan ulama sebagai penerusnya, juga menegaskan wafatnya para ulama sebagai musibah. Rasulullah bersabda: “Maut al-Alim mushibatun la tujbaru wa tsulmatun la tusaddu, wa huwa najmun hamsun. Wa mautu qabilatin aisaru li min mauti alim”.Artinya: “Meninggalnya ulama adalah musibah yang tak tergantikan, dan sebuah kebocoran yang tak bisa ditambal. Wafatnya ulama laksana bintang yang padam. Meninggalnya satu suku lebih mudah bagi saya daripada meninggalnya satu orang ulama”
(HR al-Thabrani dalam Mujam al-Kabir dan al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman dari Abu Darda’)
apa hubungan meninggal para alim ulama dengan Kemunduran ditengan kemajuan zaman ?
Setiap pribadi muslim mempunyai kewajiban moral untuk berjuang dan memikirkan nasib serta kondisi umat Islam pada saat ini, sebab Nabi Muhammad SAW telah bersabda: “Siapa yang mengaku umatku, kata Nabi, engkau Islam, tetapi tidak perduli terhadap kaum muslimin, tidak perduli terhadap jatuh bangunnya Islam, sakit sehatnya umat Islam, berarti bukan umatku, bukan golongan Islam itu sendiri”.
“Sebagian besar orang tak tahu bagaimana BERBAGI karena mereka tak pernah mengerti mengapa orang MEMBERI. “
“Barang siapa mencintai dan menyantuni anak-anak yatim, kelak akan hidup berdampingan bersamaku di surga.” (Al-Hadis).”
dengan menyebut puji syukur kehadirat Allah SWT dan sholawat teruntuk baginda Rosulullah SAW. kami atas nama Mahasiswa semester 5 UNIVERSITAS ISLAM 45 BEKASI, memohon ridho Allah dan Rosulnya juga memohon do’a dan bantuan dari para pengunjung dengan akan diadakannya PROGRAM SANTUNAN ANAK YATIM DAN DHUAFA, yang insyaAllah akan kami laksanakan tanggal 10 November 2013 bertepatan bulan 6 Muharram 1434 H
sahabatku semua yang dirahmati Allah. Terlalu banyak yang tak dipahami. Terlalu sering dibohongi. Terlalu banyak mendengar janji-janji. Terlalu jauh masa depan yang dinanti. Terlalu lama lapar dan makan hati. Terlalu bising keributan di koran-koran dan televisi. itulah kebanyakan menu komsumsi orang indonesia saat ini, yang mudah terprovokasi, mudah di kelabuhi oleh hiasan-hiasan kosmetik duniawi, yang menjadi doktrin pola pikir dan berakhir tindakan yang tak berarti.
sahabatku, “menangguk keuntungan yang tidak bisa diperoleh jika bertindak lurus-lurus saja” itulah salah satu yang menjadi alasan pola pikir manusia mengikuti prilaku para koruptor yang membuat hancurnya negara kita (baca artikel itu). Berbagai kasus yang menunjukkan kerusakan moral bangsa kita makin banyak terungkap. Ironisnya, sering disebutkan bahwa kita ini “bangsa yang religius”. Islam yang dianut oleh mayoritas kita syarat dengan ajaran moral, kejujuran dan tanggung jawab, kenapa korupsi semakin menjadi-jadi bahkan dengan bangganya meperlihatkan hasil duniawi yg dimiliki sehingga banyak orang menjadi iri..
sahabatku semua yang dirahmati Allah. siapa manusia yang tak punya kesalahan ? kecuali para wali Allah, para nabi yang Allah jaga hati, tindakan dan ucapannya dari berbuat kesalahan, pertanyaan yang bisa jadi ditanyakan kebanyakan orang karena kita tahu manusia pada hakekatnya adalah tempat salah dan lupa. ,sahabatku, Sebagai manusia biasa, kita tak kan luput dari berbuat salah. Baik yang disengaja atau tidak, disadari atau tidak, kecil maupun besar, semua adalah hal yang manusiawi. Tentu, jika tak segera diluruskan, tak segera diperbaiki, tak segera dilakukan evaluasi, kesalahan kecil bisa jadi membesar, kesalahan besar bisa mendorong terjadinya kerusakan, hingga ujungnya kerusakan membawa kehancuran. betul kan ?
apa yang kita lakukan jika berbuat kesalahan ? sederhana, ya mengakui kesalahan, terus minta maaf, betul tidak kawan ?
Mengakui kesalahan seringkali dianggap perbuatan bodoh dan menjatuhkan diri sendiri ke dalam kehinaan. Pelakunya dianggap tidak punya harga diri lagi, tidak istiqamah (teguh pendirian), dan tidak memiliki prinsip hidup. Pendapat itu amat keliru. Mengakui kekhilafan, kesalahan, dan dosa serta bertekad tidak akan mengulangi lagi merupakan perbuatan yang sangat mulia
sebuah kisah perenungan hati bacalah dan ambil manfaatnya…
Kisah ini dituturkan oleh salah satu murid terdekat Abuya Almaliki. Sebuah kisah yang sarat teladan, cermin dari keagungan pribadi seorang ulama’ besar semisal Abuya Al-Maliki.
Pada suatu hari, Majalah Al-Jami’ah al-Madinah al-Munawaroh, memuat sebuah artikel yang ditulis oleh seorang pakar, DR.Abdul Qodir as-Sindi. dia tinggal dikota Madinah. Dia memiliki pemikiran yang berbeda dengan Abuya al-Maliki.
Perbedaan pemikiran antara dirinya dengan Abuya dia tuangkan dalam artikel tersebut. Namun sayangnya, artikel yang semestinya menyajikan pencerahan pemikiran yang ilmiah tersebut, ternyata berisi kecam, hinaan, penghakiman, dan pendeskriditan terhadap pemikiran pribadi Abuya al-Maliki, dia menelanjangi pemikiran-pemikiran Abuya al-Maliki sebagai propaganda yang mengarh pada berbuatan bid’ah.
Mata kuliah perpindahan panas oleh bapak R Bagus Suryana ST.,M.Si
Perpindahan kalor dari suatu zat ke zat lain seringkali terjadi dalam industri proses. Pada kebanyakan pengerjaan, diperlukan pemasukan atau pengeluaran kalor, untuk mencapai dan mempertahankan keadaan yang dibutuhkan sewaktu proses berlangsung. Kondisi pertama yaitu mencapai keadaan yang dibutuhkan untuk pengerjaan, terjadi umpamanya bila pengerjaan harus berlangsung pada suhu tertentu dan suhu ini harus dicapai dengan jalan pemasukan atau pengeluaran kalor. Kondisi kedua yaitu mempertahankan keadaan yang dibutuhkan untuk operasi proses, terdapat pada pengerjaan eksoterm dan endoterm. Disamping perubahan secara kimia, keadaan ini dapat juga merupakan pengerjaan secara alami. Dengan demikian, Pada pengembunan dan penghabluran (kristalisasi) kalor harus dikeluarkan. Pada penguapan dan pada umumnya juga pada pelarutan, kalor harus dimasukkan. Hukum alam menyatakan bahwa kalor adalah suatu bentuk energi.
berkaitan mata kuliah pengkuran teknik oleh bapak Geri Setiadi ST.,MT
1. Umum.
Pengukuran ( measurement )
Pengukuran adalah serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menentukan nilai suatu besaran dalam bentuk angka (kwantitatif). Jadi mengukur adalah suatu proses mengaitkan angka secara empirik dan obyektif pada sifat-sifat obyek atau kejadian nyata sehingga angka yang diperoleh tersebut dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai obyekatau kejadian yang diukur.
Bidang ilmu dan teknologi yang mencakup perencanaan, pembuatan dan penggunaan instrument atau alat ukur besaran fisika atau sistem instrument untuk keperluan diteksi, penelitian, pengukuran, pengaturan serta pengolahan data.
mata Kuliah Teknik tenaga listrik oleh bapak H.Sugeng ST.,MT
Hukum OHM dikemukakan oleh seorang fisikawan dari Jerman, Georage Simon Ohm pada tahun 1825. Kemudian Hukum Ohm dipublikasikan pada tahun 1827 melalui sebuah paper yang berjudul “The Galvanic Circuit Investigated Mathematically.”
Bunyi Hukum OHM adalah Kuat arus yang mengalir dalam suatu penghantar berbanding lurus dengan beda potensial dan berbanding terbalik dengan hambatanya.
Hukum OHM merupakan hukum yang menentukan hubungan antara beda potensial dengan arus listrik. George Simon Ohm menemukan bahwa perbandingan antara beda potensial di suatu beban listrik dengan arus listrik yang mengalir pada beban listrik tersebut menghasilkan angka yang konstan. Konstanta ini kemudian dinamakan dengan hambatan listrik atau Resistansi (R). Untuk menghargai jasanya maka satuan hambatan dinamakan dengan OHM (Ω).
You registered on WordPress.com 2 years ago! Thanks for flying with us. Keep up the good blogging!
bismillahirahmanirahim
tak terasa waktu berjalan begitu cepatnya, dinamika kehidupan berputar silih berganti, musim berganti musim, tahun berganti tahun, blog sederhana ini menginjak tahun kedua. semoga blog yang jauh dari kata sempurna ini bisa bermanfaat bagi semua dan bagi pengembangan diri saya sendiri khususnya.
Mata kuliah Metrologi Industri oleh Bapak Yopi Handoyo S.Si.,MT
Metrologi adalah ilmu yang mempelajari pengukuran besaran teknik, sedangkan
Metrologi Industri adalah ilmu yang mempelajari pengukuran dimensi dan karakteristik geometrik suatu produk, menggunakan alat ukur sehingga didapatkan hasil yang mendekati hasil yang sebenarnya.
Pengukuran adalah membandingkan suatu besaran yang belum diketahui dengan suatu besaran yang standar.
Agar bisa diukur, maka suatu produk harus mempunyai karakteristik geometrik antara lain:
Dimensi
Posisi
Bentuk
Kualitas permukaan
Jenis-jenis pengukuran dalam Metrologi Industri:
Pengukuran Linear
Pengukuran Sudut
Pengukuran Kerataan dan Kedataran
Pengukuran Profil
Pengukuran Ulir
Pengukuran Roda Gigi
Pengukuran Posisi
Pengukuran Kekasaran Permukaan
Measurement tools yang sering digunakan dalam pekerjaan adalah:
Vernier caliper
Micro meter
Dial gauge
cara membaca Vernier Caliper
Berikut ini ilustrasi cara membaca pengukuran panjang suatu benda dengan menggunakan jangka sorong atau caliper (vernier caliper). Ketelitian sebuah jangka sorong adalah 0,01 cm atau 0,1 mm. baca selengkapnya…
mata Kuliah Teknik tenaga listrik oleh bapak H.Sugeng ST,MT
Dalam konsep pembahasan teknik tenaga listrik
# Start – Stop
# Shelf holding
# Timer
# Counter
CARA KERJA MOTOR LISTRIK
Pengertian dan Cara Kerja Motor Listrik
Motor listrik adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Alat yang berfungsi sebaliknya, mengubah energi mekanik menjadi energi listrik disebut generator atau dinamo. Motor listrik dapat ditemukan pada peralatan rumah tangga seperti kipas angin, mesin cuci, pompa air dan penyedot debu.
Pada motor listrik tenaga listrik diubah menjadi tenaga mekanik. Perubahan ini dilakukan dengan mengubah tenaga listrik menjadi magnet yang disebut sebagai elektro magnit. Sebagaimana kita ketahui bahwa : kutub-kutub dari magnet yang senama akan tolak-menolak dan kutub-kutub tidak senama, tarik-menarik. Maka kita dapat memperoleh gerakan jika kita menempatkan sebuah magnet pada sebuah poros yang dapat berputar, dan magnet yang lain pada suatu kedudukan yang tetap.
Mata kuliah Matematika Teknik oleh bapak taufiqurahman ST.,MT
Keunggulan atau keuntungan metode laplace
Problem / Soal dapat diselesaikan secara Langsung, initial value proble (IVP) dapat diselesaikan terlebih tanpa terlebih dahulu menentukan solusi Umum dan dalam PDB non Homogen dapat diselesaikan tanpa terlebih dahulu menyelesaikan PDB Homogen,
mata kuliah matematika teknik II oleh bapak Taufiqurrahman ST.,MT
Transformasi Laplace adalah suatu teknik untuk menyederhanakan permasalahan dalam suatu sistem yang mengandung masukan dan keluaran, dengan melakukan transformasi dari suatu domain pengamatan ke domain pengamatan yang lain.
Dalam matematika jenis transformasi ini merupakan suatu konsep yang penting sebagai bagian dari analisis fungsional, yang dapat membantu dalam melakukan analisis sistem invarian-waktu linier, seperti rangkaian elektronik, osilator harmonik, devais optik dan sistem-sistem mekanik. Dengan mengetahui deksripsi matematika atau fungsional sederhana dari masukan atau keluaran suatu sistem, transformasi Laplace dapat memberikan deskripsi funsional alternatif yang kadang dapat menyederhanakan proses analisis kelakukan dari sistem atau membuat suatu sistem baru yang berdasarkan suatu kumpulan spesifikasi.
sahabatku semua yang dirahmati Allah. berjalan mengikuti alur waktu begitu banyak dinamika dan problematika yang ditawarkan, tawa gembira, sedih maupun merana berbaur menyelimuti kehidupan, semua digulirkan dan digilirkan, baik buruk menjadi pilihan yang tak bisa dielakkan, Jika waktu dapat kita putar kembali, Banyak hal yang mungkin ingin kita perbaiki, Seandainya waktu bisa berhenti sejenak, masih banyak hal yang harus kita koreksi, Seandainya waktu berjalan lambat, mungkin kita masih jadi anak kecil, sehingga enggak perlu memikirkan arti hidup ini secara lebih dalam dan merasakan semua kepedihan hati ..
sahabatku.. Menjadi seorang yang dewasa membutuhkan sebuah proses pendewasaan yang matang. Orang yang sudah dewasa memiliki banyak kelebihan daripada seorang yang masih labil dari jati dirinya sendiri. Menjadi dewasa bukanlah pilihan tetapi keharusan untuk hidup lebih baik dari sebelumya,
Tapi dapatkah kita berbalik kebelakang memutar waktu merubah keadaan….. hmmm tidak bisa, sayangnya, waktu itu begitu cepat berlalu dan menuntut kita untuk menjadi lebih dewasa..
“man lam yahzan bi mautil ulamaa’ fahuwa munaafiq”
” barang siapa yang tidak sedih dengan kematian ulama maka dia adalah munafik”
Telah meninggal dunia Pimpinan Majelis Rasulullah SAW Al Mukarrom Al Imam Al Habib Munzir bin Fuad bin Abdurrahman Almusawa dalam usia 40 tahun. Beliau meninggal di RSCM Jakarta hari ini 15 September 2013 pada pukul 15.30 WIB
“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Sesungguhnya semuanya milik Allah dan sesungguhnya semua kembali kepada Allah. Telah berpulang ke rahmatullah guru mulia Al habib Munzir Almusyawwa, Allahummagfirlahu Warhamhu. Semoga Allah mengampuni semua dosa almahrum, memaafkan semua kesalahan almahrum, amin,
Menghimbau kepada seluruh masyarakat muslim dimanapun kalian berada untuk mendoakan beliau semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT
اللهم اغفرله وارحمه وعافه واعف عنه واجعل الجنة مثواه.
اللهم لاتحرمنا اجره ولا تفتنا بعده واغفر لنا وله
اللهم اءجرنا في مصيبتنا واخلف لنا خيرا منها.
Ayah saya bernama Fuad Abdurrahman Almusawa, yang lahir di Palembang, Sumatera selatan, dibesarkan di Makkah Al mukarramah, dan kemudian mengambil gelar sarjana di Newyork University, di bidang Jurnalistik, yang kemudian kembali ke Indonesia dan berkecimpung di bidang jurnalis, sebagai wartawan luar negeri, di harian Berita Yudha, yang kemudian di harian Berita Buana, beliau menjadi wartawan luar negeri selama kurang lebih empat puluh tahun, pada tahun 1996 beliau wafat dan dimakamkan di Cipanas cianjur jawa barat.”
sahabatku semua yang dirahmati Allah, setiap orang pasti merindukan saat-saat perjumpaan dengan yang dikasihinya, begitupun kecintaan seorang hamba kepada Allah, kecintaan hambaa kepada rosulnya saw. Seseorang apabila nama yang dikasihi disebut didepannya, dan ia tak merasakan getaranmaka dipertanyakan kecintaan dan kerinduannya, maka Allah menggambarkan dalam firman-Nya tuk hamba-hamba-Nya yang merindui-Nya:
“… dan apabila disebut nama Allah maka bergetarlah hatinya.” (QS. Al-Anfal : 2).
Bayangkan…hanya dengan disebut nama-Nya maka bergetar hatinya… Bagaimana dengan hati in i? Cintakah kita dengan-Nya? Rindukah kita dengan-Nya ? bener gak kawan ?…
Bila hati ini ingin berjumpa dengan-Nya, maka Ia kan mengharapkan berjumpa, Subhanallah, bahagia orang yang merasakan getaran ketika nama Allah ketika nama Muhammad Saw disebut. Jangan katakan kita cinta Rasul, kalau hati tidak bergetar ketika mendengar nama Rasul. Jangan katakan kita merindukan Rasul kalau hati tak bergejolak ketika nama Rasul disebut.
Begitu juga ketika seseorang merindui seseorang yang dikasihi, ingin hati berjumpa, mendengar dan bicara dengannya. Walaupun satu kata yang terlontar dari orang yang dirindui, Itu kan mengobati rasa rindu.
Jadikanlah getaran hatiku dikala kulantunkan firman-Mu sebagai tanda Imanku, Rindu kekasihmu Rosulullah Saw. Golongkanlah aku ke dalam hamba-hamba-Mu yang tahu diri di depan-Mu
lalu bagaimana caranya berjumpa dengan manusia termulia didunia dan diakherat Muhammad saw…. ???
sekarang ini caranya amalan agar dapat berjumpa denganNYA yang telah dipaparkan dan ditulis oleh Habib Muhammad Shulfi bin Abunawar Al ‘Aydrus.
bacalah dengan seksama semoga kita dapat berjumpa Rosulullah saw dalam mimpi indah yang diberkahi..
Amalan-amalan untuk bermimpi ketemu Nabi Muhammad saww.
Di dalam KITAB MAGHNATHISUL QABUL FIL WUSHUL ILAA RU’YATI SAYYIDINAR RASUL SAW (MAGHNATIS : RISALAH METODE BERJUMPA RASULULLAH SAW) buah karya dari Sayyid Hasan Muhammad syiddad ba Umar. Pengantar kitab ini adalah Habib Abdurrahman bin Syech Al-Atthas, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Masyhad, Sukabumi.. Kitab yang sangat bagus karena diberi sambutan / referensi oleh beberapa Ulama besar.
sahabatku semua yang dirahmati Allah, seberapa indah penutupan kehidupan masa depan yang akan kita bangun ? apa dengan prestasi yang gemilang dikampus, apakah dengan mendapat predikat nilai kumlot bisa membuat penutupan kehidupan masa depan menjadi indah, ah belum tentu toh banyak sekali orang yang dengan nilai biasa saja justru mempunyai penutupan masa depan yang indah,
ada apa dengan penutupan kehidupan masa depan, masa yang tentu akan kita lewati, masa pertanggungjawaban semua amal serta budi, masa pembalasan perbuatan, masa yang sangat panjang hingga datang hari kebangkitan..
kenapa dengan penutupan kehidupan masa depan? siapa yang akan mengingat, siapa yang akan mengenang ? jika raga telah menjadi debu, jika tulang belulang tinggal kenangan, jika tubuh tak perdaya dalam himpitan galian tanah, siapa yang akan mengenang ?
siapa yang akan mengenang, jika nama tinggal nama, bukan siapa-siapa, bukan ulama, bukan kiyai, bukan pahlawan, bukan siapa-siapa yang tak banayak dikenal orang, siapa yang akan mengenang ?
siapa yang akan mengenang kamu ?
mengenang dan muhasabah diri atas meninggalnya ulama – ulama mulia, bacalah semoga bermanfaat.
tepatnya Jumat 15 Ramadhan 1425 H bertepatan dengan tanggal 29 Oktober 2004 M, Makkah dan dunia Islam menangis karena tersiar berita bahwa seorang ulama besar Sayyid Mohammad Al-Maliki, wafat. Beliau meninggal sekitar pukul 6 pagi (Waktu Mekkah) atau jam10.00 WIB di salah satu rumah sakit di Makkah , setelah beberapa jam berjuang melawan penyakit yang datang secara mendadak.Sebelum menghembuskan nafas terakhir masih menunaikan shalat subuh di kediamannya.
Jasa beliau yang besar terhadap Islam tidak bisa dilupakan. Tahun demi tahun berlalu, dan ingatan kita pasti menyertainya Kita tidak bisa lupa kepada beliau. Ingatan kita kepada beliau sudah menjadi kebutuhan, ibarat kita butuh makan, butuh minum, butuh menghirup udara segar, butuh tidur, butuh istirahat, butuh senyum, butuh salam, butuh menyayangi dan disayangi.
sahabatku semua yang dirahmati Allah. tulisan ini sengaja dibuat dan dipersembahkan untuk sahabat kami yang kemaren telah menyempurnakan separuh agamanya yaitu dengan melangsungkan pernikahan, selamat untuk Fauzan Fadlurahman dan Indri Pertiwi dan teruntuk dosen yang kami sayangi yaitu bapak Taufiqur rahman dan ibu Eva, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan juga warohmah. amien
dan juga teruntuk sahabatku semua yang mau melangsungkan pernikahan maupun yang sudah menikah dimana kalian berada, do’aku teruntuk engkau semua..
sahabatku.
jika bicara tentang malam pertama tentu naluri manusia mengarah pada hal-hal yang berbau indah, malam pertama bagi pasangan suami isteri hendaklah penuh dengan suasana kelembutan, kasih sayang dan kesenangan. Malam yang menghubungkan suami dengan isterinya dengan tali kasih sayang dan cinta serta menjadikan isterinya merasa tenang dengannya.
sebuah kisah menarik sebuah menarik semoga memberi manfaat..
Syuraih bercerita kepada Sya’bi tentang awal pernikahannya dengan seorang wanita Bani Tamim; “Kalau sekiranya engkau menyaksikan aku, wahai Sya’bi. Bagaimana dia menghadapku dan masuk ke ruanganku, pada waktu itu aku mengatakan kepadanya; “Sesungguhnya bagian dari yang disunnahkan apabila seorang wanita masuk untuk pertama kali kepada suaminya adalah seorang suami disunnahkan untuk mengerjakan shalat dua raka’at, berdo’a memohon kepada Allah Ta’ala untuk kebaikan isterinya dan memohon perlindungan dari keburukan perilakunya”.
sahabatku semua yang dirahmati Allah. hidup itu tidak selamanya, hidup punya akhir dan setiap orang kebanyakan menginginkan sebuah hasil akhir yang paling baik. dan akhir perjalanan seorang muslim adalah memasuki syurganya Allah. betul tidak ?
lalu bagaimana cara memasukinya ?
Memang sifat ikhlas adalah yang dicintai ALLAH, tetapi tidak ada perbuatan yang dapat menjadikan hati lebih lapang dan berdampak pada pahala yang lebih besar melebihi perbuatan dzikir kepada ALLAH.
SIAPAPUN pasti bingung dan gelisah ketika sedang dihimpit berbagai macam persoalan serius. Saat pertama yang dihadapi setiap orang ketika ketika menghadapi persoalan adalah adalah akal empiriknya dan rasio untuk segera mencari solusi dari masalah yang dihadapinya.
Saat-saat seperti itulah manusia akan berada pada titik balik kehidupan. Jika dia mengingat Allah, niscaya dia akan memulai babak baru di mana hidupnya akan senantiasa diberkahi. Namun manakala dia berpaling dari-Nya, niscaya dia akan sengsara untuk selama-lamanya.
Ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (QS. Al-Baqarah [2]: 152)
sebuah kisah menarik bacalah dengan seksama….
Suatu hari, ada seorang seorang pengusaha sukses yang sedang menghadisi sebuah seminar. Saat itu, ia bercerita tentang bagaimana awal mula memulai bisnis yang kemudian berkembang menjadi begitu besar.
Ia bercerita, bahwa usahannya dimilai dengan niat untuk mendapat ridha Allah SWT.
Niat itu hadir berawal dari sebuah buku yang pernah dibacanya. Dalam buku itu dikisahkan ada seorang Muslim yang ketika di dunia mati syahid. Namun sayangnya, ia tidak seperti orang-orang yang syahid lainnya. Ketika orang yang mati syahid telah masuk surga, ia tertahan di depan pintu surga.
sahabatku semua yang dirahmati Allah. ternyata sadar maupun tidak sadar sering kali kita mudah sekali dibodoh-bodohin orang dengan sebuah LABEL tertentu, bener kata gusmus di twittwer. “Sering kita TIDAK (bisa) MEMBEDAKAN sesuatu yg BERBEDA dan tidak jarang kita MEMBEDAKAN sesuatu yang (sebenarnya) SAMA”
kenapa bisa begitu ? adakah yang tahu..?
Kita hidup dalam kepungan lembaga-lembaga dan label-label. Lembaga-lembaga merantai kita dalam kotak-kotak dan prosedur-prosedur, sedangkan label-label laksana kaca mata kuda yang menjepit kedua pelipis kita hingga gepeng.
Ketika Ulil (Abshar Abdalla) hendak membentuk JIL (Jaringan Islam Liberal), Gus Dur menasehati,
“Pakai label itu lebih banyak rugi ketimbang untung”, kata beliau, “label cenderung mengundang serangan”.
Ulil tetap membentuk JIL. Dan nyaris serta-merta ia menjadi sasaran tembak bagi siapa saja yang mencurigai Yahudi, Israel dan Amerika. Tak seorang pun cukup sabar untuk memperhatikan gagasan-gagasan Ulil beserta argumentasi dan khazanah pengetahuan yang diusungnya. Orang hanya bernafsu mengincar label JIL yang ditempel di jidatnya!
Pada gilirannya, semua yang anti-Yahudi jadi anti-JIL. Kemudian yang tidak setuju dengan pendapat-pendapat Ulil jadi anti-JIL. Bahkan di kalangan NU, “tanah tumpah-darah”-nya Ulil sendiri, berkembang pula gairah anti-JIL, gara-gara Ulil meneriakkan: “Semua agama sama”!
Wahai yang tercinta, wahai yang kecintaanku, wahai kecintaanku, betapa celaka dan teraniayanya aku. Kerana telah kelihatan kebinasaan dan gelapnya hati
فَتَحَنَّنْ وَامْحُواعَنَّي مَا بَدَا كُلُّ نُورٍٍ مِنْ ثَنَا خَيْر اْلاَنَامِ Fatahannan wamhu ‘anni maabadaa -Kullu nuurin min tsanaa khoiril2 anaam
Kasihanilah dan hapuskan yang kelihatan (kegelapan dan kebinasaan tersebut) dariku. Semua cahaya berasal dari pujian untuk sebaik-baik manusia
sahabatku semua yang dirahmati Allah. Pakaian yang rapi, trendi, sepatu mengkilap, harum parfumnya dengan mobil mewahnya. gaya bicara yang teratur, mempunyai wibawa, setiap yang datang memberikan salam kepadanya, berjalan bak peragawati inilah gaya orang yang menduduki jabatan strategis pada institusi negara/pemerintahan, yang kadang kala berlomba-lomba melakukan korupsi bahkan Secara bangga, gagah berani, dan riang gembira, mereka berpacu menjarah uang negara dan rakyat.
Di Tanah Air ini, ternyata korupsi telah menjadi tren dan gaya hidup. Banyak orang begitu nikmat dan enjoy melakukan korupsi. Sedemikian banyak manusia yang melakukan korupsi, dari pusat sampai daerah. Koruptor-koruptor ini terutama adalah manusia yang menduduki jabatan strategis dalam berbagai institusi negara dan pemerintahan, dari bawah sampai atas.
Tidak ada rasa malu dan bersalah lagi memerankan diri sebagai koruptor yang tentunya sama persis dengan garong dan maling. Di balik pakaian yang rapi dan trendi, para koruptor di negeri ini sebenarnya adalah garong dan maling kelas kakap, bahkan superkakap. Di negeri ini, korupsi telah dilakukan secara terbuka dan terang-terangan.
namun……
bagaimana dengan orang yang berpakaian kurang rapi, awut-awutan, sepatu apa adanya, baunya tidak harum pasti banyak orang yang curiga terhadapnya. bisa jadi malah dikira “maling atau rampok”sedangkan koruptor yang berdandan rapi tak pernah dicurigai.
sahabatku,
“Ada kalanya kita tidak melihat apa yang menempel pada tubuh seseorang sebagai penilaian. Meremehkan seseorang karena melihat penilaian dari luar itu bisa jadi sebuah kerugian, Anda tidak akan pernah tahu mungkin suatu hari nanti, seseorang yang Anda remehkan itu bisa saja jadi pengantar rejeki yang tak terduga bahkan ternyata ia itu sangat mulia disisi tuhannya”
sebuah kisah menarik semoga bisa diambil manfaatnya….
Alkisah hidup seorang sufi tersohor bernama Zun-Nun. Seorang pemuda mendatanginya dan bertanya;
“Guru, saya tak mengerti mengapa orang seperti Anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di masa seperti ini berpakaian sebaik-baiknya amat diperlukan, bukan hanya untuk penampilan, melainkan juga untuk banyak tujuan lain?”
Sang Guru hanya tersenyum. Ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya lalu berkata, “Sobat muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi terlebih dahulu lakukan satu hal untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana . Bisakah kamu menjualnya seharga satu keping emas?”
sahabatku semua yang dirahmati Allah. Ketika seorang muslim baik pria atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan. dan itu menghantui perasaaan teman-teman saya yang mau melangsungkan pernikahan.
Menikah adalah menyempurnakan agama, dan masa-masa penantian menjelang Hari H dan hari-hari sebelum ijab kabul diucapkan adalah masa kritis dimana banyak godaan dan cobaan yang datang. Banyak orang bilang kalau harus sabar dan banyak berdoa ketika menghadapi godaan menjelang pernikahan. Dan itu benar adanya.
bagaimana dengan engkau semua duhai sahabatku ?
Cinta itu seperti air yang engkau wadahi dengan kedua tanganmu Semakin engkau menggenggamnya dengan erat Semakin ia keluar melalui sela-sela Jari-jari mu……….. Maka wadahilah ia dengan lingkup sempurna, Sewajarnya…
dengan pengharapan pada tuhanmu…
sebuah kisah menarik semoga menginspirasimu…..
Aku seorang wanita berumur 26 tahun. Selama 26 tahun, aku hidup bersama orang tua dan dua adikku. Kami hidup sederhana bahkan kadang di bawah batas kemiskinan. Ya, itu sempat terjadi saat aku kecil dulu. Kini, setelah aku bekerja, keadaan keluargaku sedikit demi sedikit mulai membaik.
Di usia ke-26 ini, seperti halnya dengan perempuan seusiaku, aku galau memikirkan jodoh. Wajar, bukan, jika aku memikirkan pendamping hidupku di usia yang relatif matang untuk wanita…???
sahabatku semua yang dirahmati Allah. memasuki pertengahan ramadhan semoga tetap semangat semoga tetap istiqomah amin. sahabatku pertanyaan sederhana sering kali kita pertanyakan dalam diri kita sendiri ” Jika kebaikan mendatangkan kebaikan dan kejahatan mendatangkan kejahatan , mengapa banyak orang baik harus menderita dan banyak orang jahat makmur di dunia ini ?” pertanyaan sederhana sebenarnya, siapa yang mau menjawabnya ?
sahabatku. kompleksitas kemajemukan masyarakat indonesia yang beragam, yang terdiri dari banyak sukubangsa dengan wilayah dan kondisi geografis yang berbeda juga disertai pengaruh induvidualisme zaman modern juga dasar ahlak yang belum kuat maka orang yang berlau tidak baik seakan – akan dianggap lumrah di indonesia. contoh sederhana saja setiap hari saat membuka berita di media pasti ada saja pelaku kriminalitas yang tertangkap aparat penegak hukum. jika begini siapa yang salah ?
tentu mudah jawabnya. salahkan diri dulu, lah kenapa bisa begitu ?
sebuah ilustrasi sederhana semoga engkau memahaminya….
LALAT dan LEBAH
Mengapa LEBAH cepat menemukan Bunga…? Sedangkan LALAT cepat menemukan Kotoran ?
sahabatku semua yang dirahmati Allah. sungguh aneh jika ada orang yang dikit-dikit bilang bid’ah, dikit-dikit sok bawa-bawa dalil, dikit-dikit update tentang bid’ah di sosial media. lucu ya kan islam itu luas sekali, lah kok ini sibuk sendiri tentang bid’ah, bukankah yang dia lakukan itu termasuk bid’ah. ya gak kawan ?
Pikiran orang Wahabi tidak istiqomah. Klasifikasi bid‘ah seringkali ditentukan sepihak oleh mereka. Namun ketika mereka sendiri melakukan amal ibadah tertentu yang bersifat bid‘ah, mereka tidak komentar apapun, bahkan merasa nyaman dengan amal itu
sahabatku, aliran Wahabi itu dipelopori oleh Muhammad bin Abdul Wahab dari Nejd, keturunan orang Badui. Sejak dulu, bangsa Badui dikenal tidak terlalu pintar. ”Maka kalau diserang orang Badui ya tidak usah membalas. Kalau kita balas berarti kita sama seperti mereka. Dibikin santai saja. kalau orang Badui menafsirkan Al-Qur’an maupun hadist, ya tidak usah ditanggapi serius. gitu aja kok repot.
sebuah kisah -kisah menarik tentang bidah, semoga bisa membuka mata hatimu yang terdalam..
Suatu ketika sahabat KH Syamsudin Asrofi asal Lampung yang dulu pernah mondok bareng bersilaturrahim ke rumahnya. Sebagai penghormatan kepada sahabatnya Kiai Syamsudin memberi hidangan berupa makan.
Singkat cerita, hidangan sudah disediakan kiai dan mereka tampak makan bersama-sama. Namun sendok yang ada di atas piring tidak digunakan teman Wakil Ketua PWNU Jateng itu.
sahabatku semua yang dirahmati Allah. bagaimana dengan puasamu sampai detik ini ? sudah sampai berapa just khatam Alqurannya ? semoga semakin menyelami Ramadhan kita menjadi semakin baik, semakin dekat, semakin taqwa. amien.
sahabatku, pernahkah engkau membayangkan jika Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhirmu ?
ramadhan terakhir yang Allah berikan kesempatan kepadamu untuk berubah menjadi lebih baik ?
pernah membayangkan setiap bacaan qurannmu adalah bacaan terakhirmu ?
pernahkah engkau terawih dengan menangis menitik air matamu ?
pernahkah membayangkan seperti itu ?
Banyak orang sibuk menguatkan bangunan rumah sampai lupa menguatkan akidah
Banyak orang sibuk menghiasi dzahir dengan pakaian dan gincu sosial sampai lupa menghias batiniah
Banyak orang memperbanyak hubungan kepada makhluk sampai lupa kepada Sang Khalik. banyak seperti itu, banyak seperti itu, apakah engkau juga seperti itu ?
Dari Abdullah bin Abu Mulaikah, Abdullah bin Amru bin Ash berkata, “Seandainya kalian mengetahui dengan sebenar-benarnya ilmu, niscaya kalian akan bersujud hingga punggung-punggung kalian membengkok, dan sungguh kalian akan berteriak-teriak sampai suara kalian habis. Maka menangislah, bila kalian tidak mampu menangis maka berpura-puralah menangis.” [dan bila tidak mampu menangis maka tangisilah diri kalian yang memiliki hati sekeras batu. ]
sahabatku semua yang dirahmati Allah. sudah jarang sekali saya menyusun artikel bertajuk cinta mungkin pembahasan akhir-akhir ini selalu berkutat dalam masalah perbaikan diri, materi kuliah, sosial dan lain lain. beranjak dari bahasan itu coba kali ini kita menyelami sedikit tentang cinta.
sahabatku, tentunya masalah cinta tidak menjadi hal yang baru pertama kali didengar. ribuan puisi, ribuan syair, ribuan ayat menerangkan tentang cinta. namun cinta sendiri tetaplah cinta dengan definisi masing-masing pencintanya.
tahukah kamu kawan ?
Di dalam Syurga-syurga itu terdapat bidadari-bidadari yang pandangannya tertumpu (kepada mereka semata-mata), yang tidak pernah disentuh sebelum mereka oleh manusia dan jin; maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? Bidadari-bidadari itu (cantik berseri) seperti permata delima dan marjan. (Ar-Rahman:56-58)
siapakah itu bidadari syurga ?
untuk siapa itu bidadri syurga diciptakan ?
mari kita ikuti percakapan antara Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam dan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha tentang sifat-sifat bidadari yang bermata jeli.
—-
Imam Ath-Thabrany mengisahkan dalam sebuah hadist, dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, dia berkata, “Saya berkata, ‘Wahai Rasulullah, jelaskanlah kepadaku firman Allah tentang bidadari-bidadari yang bermata jeli’.”
sahabatku semua yang dirahmati Allah. sebelumnya saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, semoga puasa kita diterima dengan sempurna.
sahabatku yang baik, hinggar-bingar politik terus bergejolak, segala tipu muslihat diupayakan, segala cara disosialisakan demi mendapat dukungan dan simpatisan masyarakat. apalagi menjelang pemilihan presiden tahun depan. Politisi saat ini mendapat penurunan popularitas di mata masyarakat, ini terbukti pada survey dari berbagai lembaga yang mengindikasikan hal tersebut. Masyarakat mengalami kekecewaan yang begitu besar dengan kiprah para politisi dan partainya yang semakin menjauh dari problemati kakehidupan sehari-hari, anggota partai maupun elit politik di kekuasaan tidak pernah membahas hal-hal yang krusial di masyarakat.
lalu apa upaya yang mereka gembar-gemborkan ?
salah satu yang utama dan terkenal adalah “kesehatan dan pendidikan gratis” apakah itu benar-benar terlaksana dengan baik sebagaimana janji di awal kampanye ?
oh tidak, ternyata pelaksanaan pendidikan gratis hanya bagian dalam euforia politik dan menyederhanakan persoalan. lah kenapa bisa bilang begitu ?
sebuah kisah menarik semoga bisa memberi inspirasi kepadamu.
ini problematika nyata dimasyarakat.
Tampang bingung. Itulah gambaran yang bisa dilukiskan di wajah seorang bocah 6 tahun, saat melihat lalu-lalangnya kendaraan di jalan. Bocah itu seakan tidak memperdulikan hilir mudik orang-orang yang melaluinya bahkan ada beberapa orang yang hampir menendangnya. Dia pun seakan tidak senang saat beberapa orang yang lewat memasukan uang receh ke dalam kaleng yang sengaja di simpan di depannya.
“Sudah dapat berapa Ujang?” sapa seorang wanita umur 40 tahunan yang mengagetkan si Ujang. Si Ujang menengok wanita yang nampak lebih tua dari umur sebenarnya. Wanita itu tiada lain adalah ibunya yang sama-sama membuka praktek mengemis sekitar 100-200 meter dari tempat si Ujang mengemis.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.