Beranda

Ketika engkau Galau

Tinggalkan komentar


galaubismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, perhatikanlah.. perhatikanlah apa apa yang ada disekitarmu, perhatikanlah ilmu ilmu yang terpendam dalam kejadian-kejadian yang tak kau sangka -sangka, perhatikanlah pada peristiwa-peristiwa yang banyak menguras air mata, perhatikanlah langkah demi langkah yang selalu menuju dalam perubahan, perhatikan pula kesedihan-kesedihan yang dialami banyak orang, perhatikanlah pula kebahagian yang dilalui seseorang, setelah kau perhatikan, maka bersyukurlah, bertaqwalah kepadaNya seraya mengucap “Alhamdulillah wasyukrulillah” begitu banyak nikmat yang telah diberikanya kepada kita, betapa banyak hikmah yang dikandung didalamnya. bersyukurlah…

Bersyukurlah kawan karena semua kekurangan kita, jika kesempurnaan ada dalam diri kita, lalu apa yang hendak kita kejar ? Besyukurlah karena kebodohan kita, dengan itu kita diberi kesempatan untuk belajar lebih baik lagi, Bersyukurlah dengan cobaan cobaan, masa-masa sulit yang kita tengah hadapi, tanpa mengalami masa seperti itu mana mungkin kita belajar mendewasakan diri, bersyukurlah atas segala kekeliruan yang kita pernah perbuat, sungguh dengannya memacu kita untuk terus berbenah diri mengaharap ridho illahi..

memang terkadang saat kita menyampaiakan untaian -untaian mutiara nasehat, mungkin sangaylah susah menyentuh hati sebagian seseorang dari kita, namun saat dikemukan sebuah kisah nyata yang menyanyat hati, barulah kita menyadari hingga tersetuh hatinya menarik hikmah-hikmah yang terkandung didalamnya. Semoga kisah berikut bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

sebuah kisah yang dituturkan oleh teh ninih muthmainnah istri AA Gym dalam bukunya “bila engkau galau dekati Allah”

Suatu hari pada tahun 2007, ada seorang gadis datang menemui saya. dia mengenakan jilbab yang biasa-biasa saja, belum begitu sesuai dengan aturan syar’i, pada minggu- minggu berikutnya dia sering mengikuti pengajian dengan saya.

baca kisah selengkapnya disini…

Cuma cinta ditolak wanita, kenapa GALAU ?

8 Komentar


Patah Hatibismimllahirahmanirahim

sahabatku yang dirahmati Allah, banyak diantara kita yang mudah frustasi apabila keinginannya tidak terpenuhi, apalagi jika itu menyangkut masalah cinta, masalah yang kata banyak orang menilai sensitif ini, karena membawa-bawa hati dan perasaan.

Seseorang yang jatuh cinta, merasakan bahwa dunia ini sangat indah sekali. Setiap harinya adalah musim semi dimana bunga bermekaran dan burung-burung berkicau sangat indah. Namun hal ini dapat menjadi berbalik jika ternyata cintanya ditolak. Dunia akan terasa suram, semua lagu sedih seperti mendukung kesedihannya dan merasa sendirian di dunia ini.

lalu kenapa harus sedih, galau, menderita, sengsara ?
coba baca artikel dibawah ini yang pernah saya susun ;

Lelaki hitam, sabarlah
bagaimana jika harus ditolak?
berkali – kali ditolak lamaranya
Zulfah, ijinkan aku meminangmu?
kenapa kok mudah putus asa ?
kupinang kau dengan Alquran

baca artikel cahaya hati selengkapnya..

semoga tetap tersenyum

6 Komentar


bismillahirahmanirahim

kawanku semua yang dirahmati Allah, sebuah iklan sangat besar pengaruhnya bagi kehidupan kita, iklan dengan kata “Tanpamu aku galau!” adalah salah satu bentuk yang kurang baik, karena mengajarkan kita untuk mudah menyerah dan berputus asa, bersedih hati dan menderita, kawan. Ternyata ada saja yang masih harus kita syukuri dari banyaknya kesedihan yang kita alami. Terkadang sulit untuk kita mencari jawaban mengapa suatu musibah justru terjadi pada diri kita sendiri. Kenapa bukan orang lain? Kenapa bukan orang yang bergembira itu? Kenapa bukan orang yang selalu bahagia itu? kenapa kawan? adakah yang tahu jawabanya?

Di mana saja, di zaman modern ini, permasalahan yang dihadapi oleh manusia sama saja. Manusia yang dibesarkan dalam latar belakang yang dibentuk oleh generasi pendahulunya, harus berhadapan dengan arus budaya global yang sama sekali baru, tapi harus disikapi, disinggung, diseleksi, bahkan diterima maka jika tak pintar memilah dan memilih pasti akan dalam jalur yang salah..

hampir menjadi fenomena di negeri mayoritas Muslim ini. Ironisnya mengeluh itu menimpa hampir semua tingkatan usia; mulai remaja sampai dewasa juga pria dan wanita. Akibatnya tidak banyak yang bisa dilakukan oleh mereka yang suka mengeluh, kecuali hal-hal yang akan semakin membuat jiwa dan akalnya terus melemah. Sehari-hari waktu yang dilalui hanya diisi curhat dari satu orang ke orang lain dengan memaparkan beragam masalah yang sedang membelitnya. betul tidak kawan?

“Galau!!” merupakan sebuah kata-kata yang sedang naik daun, apalagi artis dan aktor muda saat ini sering menggunakan kata itu saat berbicara didepan umum, sehingga para pemirsa sering kali menirunya, kanapa harus ada kata “galau” ? di mana kata-kata itu menandakan seseorang tengah dilanda rasa kegelisahan, kecemasan, serta kesedihan pada jiwanya. Tak hanya laku di facebook atau twitter saja, bahkan di media televisi pun dan media -media lainnya orang-orang seakan-akan dicekoki dengan kata-kata “galau” tersebut.

ayo perangi, ayo hapus daftar Kata “galau” dari kamus kehidupan kita.

gimana kawan mau to tidak?

sebuah motivasi dari mario teguh,

Engkau yang gundah karena beratnya kehidupan, sini … duduklah tenang bersamaku … dan marilah kita berbincang dengan Tuhan 

Sahabat baik hatiku, cobalah kau ingat … bukankah dulu engkau pernah hidup dalam kedamaian yang penuh harapan baik tentang masa depanmu?

Apakah yang telah kau ijinkan mengusik kedamaianmu, dan menjadikanmu pribadi baik yang sulit merasa damai hari ini?

Apakah sekarang, engkau terlalu banyak menduga dan sedikit mencoba?

baca motivasi selengkapnya…

%d blogger menyukai ini: