Beranda

Wafatnya para ulama, ada apa dengan indonesia ?

Tinggalkan komentar


kh idris marzuqibismillahirahmanirahim

menangislah….menangislah wahai hati…menangislah…jika engkau tidak bisa menangis maka tangisilah dirimu sendiri karena tidak bisa menangis karena itu…. menangislah atas wafatnya para ulama (baca artikel itu)…..

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Mendung duka kembali menyelimuti warga Nahdlatul Ulama dan umat Islam di Tanah Air. Salah seorang Mustasyar PBNU, KH KHOTIB UMAR wafat, Ahad (8/6), sekitar pukul 17.20 WIB, di RD Dr Soebandi, Jember, Jawa Timur.

belum kering air mata kami ya rabb… berita ini kami dengar kembali..

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un KH. AHMAD IDRIS MARZUQI, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri Jawa Timur telah pulang ke rahmatulloh pada hari Senin, 11 Sya’ban 1435 H./ 09 Juni 2014.

Ahad dan senin 8-9 juni 2014 menjadi saksi atas meninggal ulama yang dimuliakan Allah ini, ada apa dengan indonesia ?
dua hari berturut – turut penebar cahaya ilmu engkau angkat kembali ke langit, ya Allah ada apa dengan indonesia..?

Rasulullah telah mengingatkan, “Sesungguhnya Allah tidaklah mencabut ilmu begitu saja dari diri para ulama, akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan matinya para ulama, sehingga jika tidak tersisa seorang ulama pun, maka masyarakat akan mengambil orang-orang bodoh sebagai pemimpin, jika mereka ditanya mereka menjawab tanpa ilmu, sehingga mereka sesat dan menyesatkan.” (HR Bukhari).

baca selengkapnya….

Waliyullah itu hadir mengingatkan

Tinggalkan komentar


Gus Miekbismillahirahmirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, kata siapa para nabi dan aulia itu mati total gak bisa apa-apa gak bisa memberi syafaat, gak bisa hadir ditengah-ditengah kita untuk mengingatkan, menegur bahkan berwasiat kepada orang yang hidup ?
yang menyakini demikian adalah orang-orang model sekarang, yang berislam hanya sampai diayat, tak mendalami makna tersirat, yang bersyariat tanpa berma’rifat, yang imannya di lisan saja tak menembus hatinya, sehingga hatinya keras dan tidak peka pada hal-hal yang tak mampu didefinisikan oleh mata, hal-hal yang hanya mampu dilihat oleh hati yang suci, yang terhindar dari berbagai penyakit hati, yang menghormati perbedaan dan dengan lemah lembutnya akhlak Rosul menjadi penggarainya, wajahnya cerah, senyumnya sumringah, langkahnya mantap, bila engkau dekat denganya engkau akan bergetar sesuatu perasaan yang hanya mampu dirasakan oleh hati yang suci yang diridhoi Robby izzati

apakah engkau termasuk orang itu, semoga…

sebuah kisah semoga engkau dapat memahami apa yang hendak saya sampaikan…

Tak ada habisnya kalau kita membicarakan wali nyentrik satu ini, Gus Miek kyai nyeleneh yang mendapat sorotan banyak manusia. Ustadz Hamim Jazuli dari Tegal berkisah yang didengarnya dari Ustadz Suhaimi, salah seorang alumni PP. al-Falah Ploso Kediri, saat acara Halal Bihalal di aula gedung Asrama Brimob Cipinang. Beliau berbicara mengenai kisah 3 orang preman yang bertaubat.

baca kisah cahaya hati selengkapnya…

%d blogger menyukai ini: