Beranda

Listrik Dinamis

3 Komentar


bahan kuliah fisika dasar with Fitri Wijayanti, S.Si, M.Eng

Listrik Dinamis adalah listrik yang dapat bergerak. cara mengukur kuat arus pada listrik dinamis adalah muatan listrik dibagai waktu dengan satuan muatan listrik adalah coulumb dan satuan waktu adalah detik. kuat arus pada rangkaian bercabang sama dengan kuata arus yang masuk sama dengan kuat arus yang keluar. sedangkan pada rangkaian seri kuat arus tetap sama disetiap ujung-ujung hambatan. Sebaliknya tegangan berbeda pada hambatan. pada rangkaian seri tegangan sangat tergantung pada hambatan, tetapi pada rangkaian bercabang tegangan tidak berpengaruh pada hambatan. semua itu telah dikemukakan oleh hukum kirchoff yang berbunyi “jumlah kuat arus listrik yang masuk sama dengan jumlah kuat arus listrik yang keluar”. berdasarkan hukum ohm dapat disimpulkan cara mengukur tegangan listrik adalah kuat arus × hambatan. Hambatan nilainya selalu sama karena tegangan sebanding dengan kuat arus. tegangan memiliki satuan volt(V) dan kuat arus adalah ampere (A) serta hambatan adalah ohm.

download pertemuan ke 4 listrik dinamis disini

Hukum Ohm

Gambar:ohm1.jpg

Aliran arus listrik dalam suatu rangkaian tidak berakhir pada alat listrik. tetapi melingkar kernbali ke sumber arus. Pada dasarnya alat listrik bersifat menghambat alus listrik. Hubungan antara arus listrik, tegangan, dan hambatan dapat diibaratkan seperti air yang mengalir pada suatu saluran. Orang yang pertama kali meneliti hubungan antara arus listrik, tegangan. dan hambatan adalah Georg Simon Ohm (1787-1854) seorang ahli fisika Jerman. Hubungan tersebut lebih dikenal dengan sebutan hukum Ohm.
Setiap arus yang mengalir melalui suatu penghantar selalu mengalami hambatan. Jika hambatan listrik dilambangkan dengan R. beda potensial V, dan kuat arus I, hubungan antara R, V, dan I secara matematis dapat ditulis:

Gambar:ohm.jpg

baca selengkapnya disini

kebakaran karena hubungan arus pendek listrik

5 Komentar


tanya jawab mengenai hubungan arus pendek listrik  mengapa bisa terjadi kebakaran?

berkaitan dengan materi kuliah “listrik statis” with ibu Fitri Wijayanti, S.Si, M.Eng

Mengapa pada kasus-kasus terjadinya kebakaran, listrik selalu menjadi kambing hitam atau dituding sebagai penyebab utama terjadinya kebakaran. Bagaimanakah hal itu dapat terjadi? apakah kita harus hidup tanpa listrik? Tentu tidak !!! karena listrik sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi kehidupan sebagian besar manusia. jadi, yang diperlukan sekarang adalah pemahaman tentang listrik dan sudah tentu hidup berdampingan secara damai dengan listrik.

Kalau ada berita tentang kebakaran umumnya disebutkan penyebabnya adalah hubungan arus pendek listrik.

Kenapa bisa terjadi hubungan arus pendek listrik ?

bagaimana terjadinya? apa tiba2 ada jilatan api keluar dari stop kontak, atau hanya percikan2 api saja?

apakah kalau terjadi hubungan arus pendek listrik otomatis tempat itu akan terbakar ?

jawaban :

1) karena pemasangan piranti listriknya gak bagus, mgk ada kabel yang lecet jadi kabel yang bermuatan listrik positip bersentuhan dengan listrik bermuatan negatif,itu bs menibulkan arus pendek(konsletig)terjadinya bs saja api keluar dr stop kontak atu dri meteran yang meledak .
hubungan arus pendek blom tentu terjadi kebakaran kalau perangkat listriknya di kasih pengaman /alat otomatis.
meteran yang diluar turun.

baca selengkapnya disini…

%d blogger menyukai ini: