Beranda

ladang hati

4 Komentar


Sesuatu yang Baik, belum tentu Benar.
Sesuatu yang Bagus, belum tentu Berharga.
Sesuatu yang Berharga, belum tentu Bagus.

Jika kita tidak bisa menjadi orang Pandai, jadilah orang yang Baik.
Jika kita berbuat Baik, maka Kebaikan pula yang akan kita terima kelak.
Iri Hati yang ditujukan kepada seseorang akan Melukai diri sendiri.

Yang Penting bukan ‘Berapa Lama’ kita hidup, tetapi ‘Bagaimana’ kita hidup.
Orang Bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak Persahabatan.

Jika Kejahatan dibalas Kejahatan, maka itu adalah Dendam.

Jika Kebaikan dibalas Kebaikan, itu merupakan Perkara Biasa.
Jika Kebaikan dibalas Kejahatan, itulah Zalim.
Tetapi, jika Kejahatan dibalas Kebaikan, inilah yang dinamakan MULIA dan TERPUJI.

baca selengkapnya..

bagaimana saya tidak iri ?

Tinggalkan komentar


cerita dari seorang sahabat

mungkin kawan semua ada yang mengalami seperti cerita dibawah ini. to malah saat ini berada dalam situasi yang demikian ini. wallahu a’lam kadang kehidupan berjalan seolah seperti kebetulan.bacalah moga dapat mengambil hikmahnya…insyAllah

Tetangga tepat di depan rumah kami tergolong keluarga mampu. Sang ayah pegawai negeri, bekerja di sebuah dinas kesehatan kota, anak-anaknya ‘jadi’ semua, mapan. Mereka punya pekarangan luas, berbagai macam tanaman ada didalamnya. Setiap musim buah tiba, entah itu rambutan, mangga, durian, nangka, klengkeng, dan beberapa jenis lagi yang saya tidak ingat, sempat membuat saya berpikir “Kenapa Allah tidak menjadikan saya sebagai salah satu dari keluarga mereka?” Rumah dan halaman yang luas juga memungkinkan kami, anak-anak bisa leluasa bermain disana. Tapi saya sering dilarang oleh orang tersebut “Sssstttt….!”katanya, “Jangan main disini!”.

Keberadaan keluarga mereka membuat saya iri. Bagaimana saya tidak iri, jika secara materi mereka mapan, kelihatannya tenteram tidak kekurangan suatu apapun? Bahkan Pak Lurah waktu itu adalah kerabat dekat mereka, suatu posisi dimana mereka akan bisa mendapatkan kemudahan dalam hal misalnya kepentingan mendapatkan surat-surat.

baca kisah selengkapnya..

%d blogger menyukai ini: