Beranda

Makna Ujian

1 Komentar


Di uji ujian sedih mudah terasa pedih.
Di uji ujian susah mudah rasa gelisah.
Di uji ujian senang tidak pernah tenang.
Di uji ujian harta selalu rasa bangga.
Di uji ujian rupa selalu sombong saja.
Di uji ujian uang selalu melayang-layang .
Di uji ujian berat selalu kufur nikmat.
Ujian itu mengangkat derajat orang-orang yang taat.
Ujian itu menghapuskan dosa orang-orang yang maksiat.
Ujian itu mmberi azab orang-orang yang terlaknat.
Ujian itu memberi peringatan orang-orang yang tak ingat.

Semoga bermanfaat

 

apakah perceraian itu solusi terbaik ?

2 Komentar


bismillahirahmanirahim,

sahabatku semua yang dirahmati, lika-liku pernikahan yang kadang membuat saya bingung sendiri, hari ini ada yang menikah besok ada yang bercerai, hari ini bahagia menghiasi, besok tangis menemani, apa pernikahan itu sebuah permainan belaka ? yang bisa seenaknya kawin cerai,apakah memang begitu ya kawan?… jika belum siap menikah? maka jangan buru-buru menikah, persiapkan diri, persiapkan hati baru mecoba melangkah ke jenjang yang pasti. nah jika perceraian terjadi siapa yang akan menderita, coba kawanku jawab..

padahal Niat dan tujuan yang paling esensial dari menikah adalah beribadah untuk mencari ridlo Allah dengan jalan mengikuti perintah-Nya dan perintah rosul-Nya, bukan hanya sekedar pemuasan nafsu semata.. ya to tidak kawan ?

sebuah kisah menarik, mari kita selami dalam-dalam maknanya…ni juga sebagai nasehat untuk saya sendiri..

Semuanya berawal dari sebuah rumah mewah di pinggiran desa, yg mana hiduplah disana sepasang suami istri, sebut saja Pak Andre dan Bu Rina.
Pak Andre adalah anak tunggal keturunan orang terpandang di desa itu, sedangkan Bu Rina adalah anak orang biasa. Namun demikian kedua orang tua Pak Andre, sangat menyayangi menantu satu-satunya itu. Karena selain rajin, patuh dan taat beribadah, Bu Rina juga sudah tidak punya saudara dan orang tua lagi. Mereka semua menjadi salah satu korban gempa beberapa tahun yg lalu.

baca kisah selengkapnya..

INGAT, hidup itu cuma sekali?

Tinggalkan komentar


bismillahirahmanirahim.

you only life once..kan ?

sahabatku semua yang dirahmati Allah, berapa lama engkau akan hidup didunia ini,? berapa lama kawan? 10 tahun, 20n tahun, 50 tahun to 100 tahun. siapa yang bisa menjamin engkau akan hidup selama itu? coba jawab kawan..

rata-rata umur warga indonesia antara 60-70 tahun, berarti tinggal mengurangi dengan umur kamu sekarang. terus instopeksi apa yang telah saya lakukan untuk orang lain.. apa kawan?

Bila ada keluarga atau teman yang berulang tahun, diantara kita  ada  secara umum    berdoa semoga yang berulang tahun panjang umur. Padahal  yang pasti  saat setiap kita berulang tahun, umur kitapun  berkurang satu tahun. Jadi harus sedih atau senang  kalau berulang tahun ?  Mungkin bisa dijawab  senang sekaligus sedih,  setiap orang tentu punya persepsi sendiri. ya kan… lantas apa yang kita sudah lakukan di penambahan usia kita?

sebuah kisah renungan untukmu….

Konon, ada seorang Kaisar yg mengatakan pada seorang penunggang kuda, bahwa jika dia bisa menjelajahi daerah seluas apapun, maka Kaisar akan memberikan kepadanya daerah seluas yg sanggup dijelajahinya itu. Kontan si penunggang kuda itu melompat ke punggung kudanya dan melesat secepat mungkin untuk menjelajahi dataran seluas mungkin.

baca kisah selengkapnya….

%d blogger menyukai ini: