Beranda

hidupmu untuk apa saja?

4 Komentar


bismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, saya ingin bertanya mengenai hidupmu sampai sejauh ini, pernahkah kawan merasa hampa dalam menjalani hidup? pernahkah kawan merasa kesal dengan kehidupan yang serba sulit ini? Pernahkah kawan merasakan suatu kehidupan yang membosankan? pernahkah ingin rasanya mengakiri saja kehidupan ini? Dan pernahkah kawan merasa kalo hidup itu hanya kayak gitu-gitu aja? pernahkah kawan, coba jawab ?

hidup ini terasa berjalan percuma aja tanpa ada maknanya ya? hidup akan terasa percuma jika kita tidak bisa melengkapi hidup orang lain, hidup akan terasa membosankan jika kita hanya mementingkan ego masing-masing, coba sejenak kita merenung Mungkinkah ada sesuatu yang kurang di hidup kita ini? sahabatku ternyata ada satu hal yang kadang selalu terlupakan dalam hidup ini. Kita itu kurang memaknai hidup ini. kita terkadang kurang syukur atas yang Allah berikan,  Masih acuh terhadap pelajaran alam, menyepelekan hal-hal yang kecil, dan tak pernah merasa puas terhadap apa yang kita terima. Padahal setiap hari gunung berbicara menjelaskan kekuasaan ciptaan-Nya, awan mempresentasikan sebuah keajaiban-Nya, dan angin memberikan pelajaran bagi kita untuk mensyukuri nikmat-Nya, tapi kita tak pernah peduli. dan kita masih saja tidak peduli, menganggap semua itu hanya kejadian alam biasa, tanpa tahu kenapa Allah ciptakan semua itu untuk kita, hidupmu itu untuk apa saja selama ini ? coba jawab…lagi,

sebuah kisah semoga bisa mngetuk pintu hatimu yang terdalam…

Suatu sore, seorang mahasiswa berjalan bersama dosennya di taman..

Ketika mereka melihat sepasang sepatu butut di tepi jalan,
Mereka yakin sepatu tersebut milik seorang pekerja yg bekerja di taman..Sang mahasiswa berpaling pada dosennya dan berkata, “mari kita sembunyikan sepatunya, lalu kita bersembunyi dibalik semak2 dan melihat apa yg terjadi kemudian, Pasti dia akan kaget mencari sepatu bututnya”Dosen itu menjawab,
“sobatku, kita tidak seharusnya bersenang2 dgn mengorbankan org miskin.. Engkau dapat melakukan sesuatu yg lebih baik, dan itu akan mendatangkan kesenangan besar dlm dirimu.. Caranya adalah memasukkan uang kedalam kedua sepatu bututnya.. Setelah itu kita bersembunyi utk melihat reaksi org tersebut.” baca kisah cahaya hati selengkapnya….

bandingkan dengan masalahmu?

8 Komentar


bismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah.

Malam berganti pagi, lorong gelap berujung terang dan badaipun akan mereda. Begitupula air mata duka akan mengering, keluh kesah mereda dan damai bersemayam dihati.

kehidupan ini ada yang punya, ada yang mengndalikan dan ada yang mengatur. dialah Allah. kita pun tahu dalam kehidupan ini, sesungguhnya tidak ada penolong dan pelindung selain dirinya. Pun tidak ada pemberi karunia kecuali juga dirinya semata, kehidupan ini berjalan atas ijinnya, kenapa kita tidak sepenuhnya berserah diri kepadanya? kenapa kawan?

sebuah kisah…
Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya.
“Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu,  pasti  dia tidak pernah risau dan bersedih hati.”

Tiba-tiba wanita itu mendengar ucapan Abul Hassan lalu ia bertanya, “Apakah katamu hai saudaraku ? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan dukacita dan luka hati karena risau, dan orang-orang  pasti  setuju   dengan sikapku l ini.”

Abu Hassan bertanya, “Bagaimana hal yang merisaukanmu?”

baca selengkapnya..

%d blogger menyukai ini: