bismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, kekayaan dan kemisikinan, dua hal ini yang selalu menjadi permasalah yang tak kunjung selesai di negeri kita ini, orang kaya nya banyak tapi orang miskinnya jauh lebih banyak.. nah inilah yang menjadi pemicu kecemburuan sosial yang tinggi, apalagi jika dilihat secara setilik mata, Orang yang mempunyai kekayaan lebih selalu mempunyai stigma sebagai orang kaya yang sombong. Walaupun tidak bisa disamaratakan, dari sebuah survei menyebutkan bahwa kebanyakan orang kaya adalah tipe orang yang sombong dan tidak berempati. Menurut psikolog dan ilmuwan social Dacher Keltner dalam studinya menyebutkan, kebanyakan orang kaya terobsesi pada dirinya sendiri dan selalu berpikir untuk memperkaya dirinya sendiri. Sehingga ini yang menyebabkan orang yang banyak hartanya tersebut kurang berempati pada lingkungan sekitarnya.

hayoo siapa, yang kaya disini tapi sering sombong… ?
Tidak terasa, kita berada di awal tahun baru Hijriah. Begitu cepatnya perjalanan waktu ini. Usia kita di dunia makin berkurang, itu artinya kita semakin dekat dengan kehidupan akhirat.

Sesungguhnya syahrullah (bulan Allah) Muharram adalah bulan yang agung dan diberkahi. Bulan pertama dari penanggalan hijriyah. Dan salah satu dari empat bulan haram yang disebutkan oleh Allah Ta’ala dalam firman-Nya,

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. Al-Taubah: 36)

lalu apa hubungannya bulan muharam dengan orang kaya ?

sahabatku yang baik, bulan muharam adalah bulannya anak yatim, kamu tahu anak yatim kan? dalam bahasa jawa disebutkan “bodhone bocah yatim” atau lebarannya anak yatim, kenapa demikian ?

karena di bulan ini tepatnya tanggal 10 muharam, merupakan hari yang teristimewa bagi anak yatim karena mereka akan mendapatkan santunan…

lalu apa hubungannya dengan orang yang kaya…???

kiranya kisah dibawah ini, semoga orang yang diberi kelebihan rejeki oleh Allah tergerak hatinya untuk menyantuni anak – anak yatim disekitarnya, bacalah dan ambillah manfaatnya

tulisan ini ditulis oleh ira oemar di kompasiana, berikut ini pengalamanya,

Sore kemarin – Selasa, 06 Maret 2012 – saya pulang kantor rada “tenggo”, jadi sampai di rumah jam 17.30-an, saya sempat nonton acara “Orang-Orang Pinggiran” di Trans7. Dada saya sesak menyaksikannya, air mata saya meleleh tanpa bisa ditahan, tak mampu berkata-kata. Siti, seorang bocah yatim yang ditinggal mati ayahnya sejak usia 2 tahun. Kini Siti berumur 7 tahun. Sehari-hari sepulang sekolah Siti masih harus berkeliling kampung menjajakan bakso. Karena ia masih anak-anak, tentu belum bisa mendorong rombong bakso. Jadi bakso dan kuahnya dimasukkan dalam termos nasi yang sebenarnya terlalu besar untuk anak seusianya. Termos seukuran itu berisi kuah tentu sangat berat.

baca kisah cahaya hati selengkapnya…