Beranda

apakah harus jual diri?

2 Komentar


bismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, ekonomi yang extrem seperti mencekik bangsa ini, dimana-mana pengganguran merajalela, dan akhirnya kemiskinan sudah menjadi budaya yang tak bisa dihindarkan lagi. benar ada istilah “yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin” perbedaan yang sangat mencolok sering kali diperlihatkan didepan mata kita, orang kaya dengan mobil mewahnya, orang miskin dengan sepeda bututnya. seperti ada jarak pemisah yang jauh. padahal di hadapan Allah, semua manusia itu sama. yang berbeda adalah seberapa besar tingkat ketaqwaanya kepada Allah. lalu bagaimana dengan kita kawan?

kita si-kaya kah?

to kita si-miskinkah?

seberapa besar taqwa kita? kuatkah? biasakah? to nyaris putuskah?

sebuha kisah renungan bacalah dengan seksama jangan berfikiran negatif dulu….

Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok. Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.

baca kisah selengkapnya….

Percaya diri kok susah sih !!

3 Komentar


bismillahirahmanirahim,

Sahabatku semua yang baik budinya, senin ketemu senin lagi,,.. hari kok terasa berlalu begitu cepat yach, aku mau tanya selama perjalanan hidupmu pelajaran apa yang paling berkesan dalam hidupmu, eits.. bukan pelajran disekolah lho..mksud aku tuch hal terhebat yang pernah kamu lakukkan atau sebuah kenangan yang takkan pernah terlupakan hingga kini, kejadian yang lucu, kejadian yang konyol misalnya, yang terkadang jika kita mengingatnya kita akan senyum-senyum sendiri, aku yakin sahabatku semua mempunyainya

sebuah kisah menarik…

kisah ini menceritakan sebuah keteladanan dimana orang tua yang bijaksana mengajarkan kepada anaknya tentang makna hidup dari memegang sebuah prinsip dan selalu istiqomah dalam menjalani hidup meraih ridho illahi.

syahdan pada zaman dahulu, ada orang tua yang bijaksana. orang tua itu memeliki seorang anak yang pikirannya selalu berubah-ubah yaitu tidak memiliki pendirian yang teguh karena terlalu banyak mendengar omongan orang lain yang tidak bermanfaat.

orang tuanya pun turun dan anaknya menaiki khimar tersebut.tak lama kemudian mereka bertemu dengan serombongan laki-laki yang sinis menyatakan bahwa dengan membiarkan anaknya menaiki khimar sementara orang tuannya berjalan kaki maka orang tuannya sama saja dengan tidak mengajari anaknya sopan santun.masa  anaknya enak-enakan menunggang khimar sedangkan orang tuanya berjalan kaki hingga kelelahan.

Lagi

%d blogger menyukai ini: