pemuda dan dinamikanyabismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah. tulisan ini sebenarnya sambungan dari tulisan yang dulu dengan judul “saatnya generasi muda yang bicara”cobalah dibaca sejenak, sahabatku, jika berbicara tentang “Pemimpin” maka orang akan mengacu pada pesta demokrasi yang akan digelar bulan april yang akan datang, terlepas dari pemilihan umum, Pada hakikatnya, kita sebagai generasi muda adalah calon pemimpin masa depan kita dituntut untuk kreatif, Inovatif, Prestatif dan Soleh sholehah. Karena banyak hal yang harus kita hadapi, yang harus kita jalani di bumi ini, tentunya kita tidak akan bisa selalu menggantungkan diri kepada siapapun. Sebuah negara akan menjadi besar apabila didukung oleh para pemuda yang sadar bahwa pendidikan dan akhlak itu penting bagi mereka. Kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada generasi penerus bangsa yang tidak lain adalah para pemuda. Suatu bangsa yang besar harus mampu bersaing dengan bangsa lain dalam hal apa pun. nah disini peran pemuda, bener gak kawan ?

Pada zaman sekarang ini, generasi muda yang ada, seringkali tertipu dengan waktu yang mereka miliki, mereka tidak memanfaatkan waktu luang yang mereka miliki untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan yang bermanfaat, lah, kok bisa !!
padahal, Pemuda adalah penerus bangsa yang dilematis, di satu sisi ia sulit menghadapi kondisi diri mereka sendiri, terbukti banyak pengangguran dan terlibat hal-hal negatif lainnya, sementara tantangan globalisasi sangat deras menyerbu bangsa ini. Globalisasi ini pulalah yang ’memaksa’ pemuda untuk menunjukkan komitmen dan semangat nasionalismenya disamping tetap berkomitmen pada masa depan dan cita-cita bangsa dan negara. danpula krisis akhlak dan nilai diri yang terus menerus menggerus generasi muda, mau dibawa kemana bangsa ini, jika pemudanya seperti ini ?

terus bagaimana cara kita menyikapinya ?
apa tantangan para pemuda- pemudi ?
bagaimana pemuda dimata islam ?
apa yang harus dilakukan pemuda islam ?

baca pemuda pemimpin bangsa selengkapnya…