Beranda

Review kabel panel surya Kolor Ijo VS VW-1 VS PV1-F tinned cooper, siapakah yg terbaik!!!

2 Komentar


REVIEW KABEL KOLOR IJO VS JEMBO VW-1

Well, masalah kabel bukan perkara sepele dalam instalasi solar panel, produksi yg buruk bisa disebabkan karena kabel yg kita pasang tidak sesuai standar instalasi solar panel, baik dari segi diameter kabel, panjang kabel, serta material kabel yg dibuat. Daripada beli kabel yg gak jelas performance, lebih baik nambah sedikit untuk mendapatkan performa terbaik.
Mari kita analisa bersama :

Ditinjau dari berbagai sisi.

1. Bahan luar
Kabel ijo Kulit bagian luar keras dengan dua lapisan, mirip dg bahan luar kabel PV1F. Artinya memang kabel ini dirancang untuk kabel outdoor yg tahan terhadap cuaca.
——–
Kita bandingkan dg kabel Jembo VW-1
Kulit bagian luar lentur, ada beberapa lapisan.
Lapisan pertama kulit luar lentur
Lapisan kedua serabut Alumunium – biasanya digunakan untuk GROUNDING.
Lapisan ketiga Plastik pembungkus
Lapisan keEmpat sepertinya bahan tahan api
Lapisan keLima bahan yg membungkus kabel utama.

Lainnya

Penerus atau penangkal petir wajibkah dipasang ?

1 Komentar


PENANGKAL/PENERUS PETIR PERLUKAH DIPASANG ?

Apakah system panel surya perlu Penerus Petir ??

Kita pernah membahas tentang surge protektor, yg mampu meneruskan tegangan surge akibat sambaran petir tidak langsung yg ternyata membahayakan seperangkat alat solar home system kita. Apakah SPD itu cukup? Jika didaerah kita rawan terkena sambaran petir ??

Well, masalah panel surya terkena petir bukan hal yg aneh mengingat posisi panel surya diatas genteng yg berpotensi sekali terkena sambaran petir.
Jadi untuk daerah yg rawan terkena sambaran petir maka memasang grounding instalasi penerus petir adalah keputusan yg sangat tepat dan bijak. Jadi jika daerahmu rawan ya harus segera pasang, apalagi jika bangunan gedungmu lebih tinggi dari gedung-gedung sekitarnya ..

Lainnya

Perlukah dioda blocking dan dioda bypass pada panel surya?

1 Komentar


BLOCKING DIODE DAN DIODA BYPASS PASS PERLUKAH DIPASANG ??

Hello teman-teman pegiat Renewable energi

tahukah kamu tentang diode yang terpasang pada junction box pvmu keguanaanya apa ?

jika belum. Pembahasan teknical soal diode yg dipasang pada PV akan sangat menarik untuk dibahas lagi, meskipun dalam pembahasan sebelumnya sudah pernah singgung sedikit mengenai ini.

Apa itu diode blocking ?
Apa itu diode bypass?
Seberapa penting kah harus dipasang!!!

Kita pantau bersama disini, selamat membaca…jossssss

——–
Blocking diode
——-

Pada awal sejarahnya PV System pastilah belum mengenal yang namanya Solar Charge Controller/BCR pemanfaatan energi matahari cenderung langsung dari PV Module menuju baterai penyimpanan. Untuk mendapatkan arus yang lebih besar dalam mengisi baterai digunakanlah konfigurasi paralel pada PV Modulenya dengan perhitungan Arus total = IA + IB. Pada siang hari pada saat matahari terik ada beda potensial yang tinggi pada keluaran PV Module ini yang akan mengaliri arus charging kedalam baterai yg memiliki beda potensial rendah sampai penuh. Nah disaat malam hari karena tidak ada sinar matahari maka beda potensialnya menjadi terbalik dimana PV module rendah potensialnya dan baterai malah tinggi potensialnya karena sudah terisi penuh disiang harinya. Karena ada beda potential tinggi pada baterai yang akan kembali mengalir ke PV module yg memiliki potensial rendah, maka harus/wajib dipasang “Blocking Diode” agar arus tidak bisa mengalir balik ke PV Module yang bisa membuat habis isi baterai. Metode ini berlaku untuk PV System yg konvensional tanpa menggunakan SCC/BCR, namun jika sudah menggunakan SCC/BCR fungsi “blocking diode” ini sudah tidak efektif lagi karena sudah ada didalam SCC/BCR. Fungsi Blocking Diode akan lebih efektif jika digunakan utk penambahan sistem charging baterai external.

Lainnya

Tips menyambung kabel yang baik dan benar

Tinggalkan komentar


Dalam melakukan instalasi listrik seperti Cara memasang meteran listrik sederhana tentu ada beberapa keterampilan yang perlu kita pahami terlebih dahulu. Tentu salah satunya adalah cara menyambungkan kabel secara sederhana. Tentu kita mungkin tahu dan pernah melihat cara menyambungkan kabel. Namun ternyata cara penyambungan kabel memiliki cara yang bermacam-macam. Hal terebut tidak ada salahnya kita pelajari Cara Membuat Alat Penghemat Listrik , agar bisa kita gunakan sesuai dengan keinginan kita. Hal ini juga tentu akan mempermudah diri kita dalam melakukan pemnyambungan kabel secara mudah dan baik.

Jenis kabel

Umumnya kita mungkin pernah melihat kabel yang memiliki inti yang berbeda. Kita mungkin pernah melihat kabel yang jenis intinya serabut dan tunggal. Selain itu jumlah intinya mungkin juga ada yang hingga lebih dari dua inti, dengan masing masing inti juga dilindungi oleh lapisan isolasi. Selain itu ada juga kabel yang memiliki 1 lapisan isolasi, dan ada yang hingga 2 lapisan isolasi. Hal tersebut membedakan jenis kabel-kabel secara umum, dan hal ini perlu diketahui saat kita akan melakukan penyambungan kabel, untuk menentukan penyambungan yang akan kita lakukan.

Lainnya

Berapa diameter kabel yang baik untuk panel surya ?

Tinggalkan komentar


hallo rekan-rekan pegiat Renewable energi yang luar biasa.

Pada postingan sebelumnya kita pernah membahas perbandingan antara kabel kolor ijo vs kabel VW-1 Tinned cooper bisa dibaca disini artikelnya
pada kesempatan kali kita akan menghitung berapa ukuran diameter kabel yang baik untuk system panel suryamu. kabel merupakan komponen pendukung utama agar panel surya bekerja dengan baik, memilih kabel kualitas buruk akan berakibat pada berkurangnya nilai produksi yang mampu diberikan oleh panel surya itu sendiri. Maka Kabel untuk menghubungkan komponen perangkat dalam implementasi pembangkit listrik tenaga surya sebaiknya memperhatikan spesifikasi perkabelan untuk mengurangi loss (kehilangan) daya, pemanasan pada kabel, dan kerusakan pada perangkat. Untuk menghubungkan perangkat charge controller dan panel surya / solar cell perhatikan spesifikasi kabel, karena dalam dengan tegangan 12 Volt, spesifkasi kabel yang sesuai dapat mengurangi loss 3% ataupun mengurangi penurunan tegangan.

Kabel memiliki resistansi (dalam ohm), semakin besar kabel, resistansi nya semakin kecil. Pada tegangan 12 Volt, pengurangan tegangan terjadi pada kabel yang panjang, sehingga mengurangi efisiensi dari instalasi pembangkit listrik tenaga surya kita.

berapa ukuran kabel yang sesuai ? apa pengaruh jika kabel terlalu kecil serta kualitas jelek ?

mari kita ulas bersama disini….

Untuk itu perhatikan tabel gauge kabel standard Amerika (AWG) berikut ini:

Lainnya

ELCB RCBO seberapa penting dalam panel surya ?

Tinggalkan komentar


Safety First atau Kesetrum First????

Bahaya kesetrum mengintai, sudahkah memasang alat ini? MCB AC saja tidak cukup paklekk.!!!!

Harus kita akui bahwa tidak semua orang dirumah kita paham betul tentang listrik serta bahaya-bahaya nya, betul tidak paklek….

Seperti yg kemaren diposting paklek Sigit Temon , kita ulas lagi ya…. kita berusaha keras memproteksi peralatan PV system serta elektronik kita yg harganya mahal dari bahaya petir, bahaya surge, maupun voltase yg tidak stabil seperti yg kita bahas kemaren, namun kita kadang mengabaikan sesuatu yg paling berharga, apa itu…”ya jelas anggota keluarga” kita lupa bahaya kesetrum pun mengintai mereka kapan saja, seperti kejadian didaerah saya- seorang orang tua kehilangan anaknya karena kesetrum listrik.. jangan sampai terjadi ya….

Apa yg harus dipasang ? RCBO atau ELCB ??
Kedua alat ini mempunyai perbedaan mendasar, meski intinya hampir sama.

ELCB atau Earth Leakage Circuit Breaker secara fisik mirip dengan MCB pada umumnya. Namun perbedaan utama dari unit tersebut adalah membatasi kebocoran listrik ke ground yang biasanya terjadi karena seseorang tersengat listrik atau terjadi kontak dengan baja konstruksi saat pemasangan.

Sedangkan..
Lainnya

Diskusi review tentang 3 alat proteksi yg harus ada dalam system DC

Tinggalkan komentar


Diskusi, review serta komentar tentang 3 alat proteksi yg harus ada dalam system DC (surge arester, fuse, mcb)

Mahalnya peralatan PV system, maka sebuah kekonyolan kecerobohan jika system yg sudah ada dirumahmu tidak dibekali dg 3 alat proteksi yg harus segera dipasang.

Berikut link ulasan tentang 3 alat itu yaitu surge protector DC, fuse DC serta MCB DC.
Sebaiknya dibaca sebentar sebelum mengomentari agar paham apa yg sudah kita ulas :

Lainnya

Voltage Protektor perlukah dipasang ?

Tinggalkan komentar


Voltage protector samakah dg Surge Protector ??

Setelah kita kemaren membahas system proteksi pada DC system kita sedikit beralih pada AC system.

Sedikit cerita, pernahkah anda mengalami kompresor ac tiba-tiba mengeluarkan suara keras otok-otok seperti kepengen lepas dari tempat, kalau kamu punya stabilizer maka fenomena ini akan bisa diamati jarum penunjuk yg awalnya berada pada rentang 220-230V ternyata berpindah melebihi itu kadang malah lebih rendah dari 220V, itu bisa sangat mungkin terjadi, salah satu penyebabnya adalah perpindahan switch dari inverter ke pln secara cepat. Terjadi lonjakan voltage yg tidak stabil dari yg dikeluarkan inverter, solusi sederhananya yang kita lakukan yaitu matikan saja jalur listrik ke kulkas tunggu beberapa saat, lalu hidupkan lagi maka akan normal kembali, tapi apalah itu cukup, Ternyata tidak, jika kita telat terlalu lama membiarkan itu saya kira kulkasmu akan masuk IGD hahahaha.

 

Lainnya

Grounding pentingkah harus dipasang dalam instalasi listrik tenaga surya ?

Tinggalkan komentar


Grounding pentingkah harus dipasang dalam instalasi listrik??
Jangan sampai kebakaran first baru pasang grounding!!!

Sebenarnya ini cukup sepele, namun akan menjadi cukup fatal kalau kita abaikan, pengguna sonoff tentu paham harus mengkoneksi ke grounding agar alatnya bisa bekerja, dan pada dasarnya semua peralatan elektronik berbadan metal apalgi berdaya besar menyediakan jalur grounding untuk kita pasang, namun kita sendiri jarang memasangnya hihihi hayo kulkas dan ac mu grounding nya sudah dipasang pada koneksi jalur grounding blum?hihihi, tak perlu sejauh itu stop kontak aja jarang yg dipasang grounding nya kan ya hahahahahaha

Apa sih fungsi Grounding???

a. Untuk Safety, grounding berfungsi sebagai penghantar arus listrik langsung ke bumi atau tanah saat terjadi kebocoran isolasi atau percikan api pada konsleting, misalnya kabel grounding yang terpasang pada badan/sasis alat elektronik seperti setrika listrik akan mencegah kita tersengat listrik saat rangkaian di dalam setrika bocor dan menempel ke badan setrika.

Lainnya

Fuse breakpoint, Memilih Fuse yang tepat untuk panel surya

Tinggalkan komentar


Fuse yang terinstal pada AC system tentu berbeda dengan system DC terlebih pada penggunaan panel surya. maka pemilihan berapa besar A fuse akan sangat berpengaruh pada tingkat safety perelatan anda.

sebagai contoh sebagai berikut :

Fuse breakpoint (Ampere) = 1,35 x rated current (Ampere)

lalu kita aplikasikan pada Beban yang akan dipasang pada suatu unit adalah 260 W system 24v, maka:

Beban yang digunakan 260 W, maka arus yang akan diserap adalah: 260 W/24 V = 10,8 A
Ukuran dari fuse adalah (rated current): 10,8 A x 2 = 21,6 A
angka 2 safety faktor yang aman biasa kita gunakan. Maka ukuran fuse adalah 25 A (ukuran fuse diambil satu tingkat diatas rated current) ini untuk hitungan Amannya.

Kalau dg perhitungan 10.8 x 1.35 maka 14.58 A yg didapat sesuai rumus. atau kita ambil 15-20A rated fuse yang digunakan.

semoga bermanfaat.
Desamu berpotensi berpenghasilan 100juta rupiah dari panel surya begini caranya baca disini

Ingin memulai listrik tenaga surya 100Owatt dengan modal 5jutaan untuk menghemat biaya bulanan PLN bisa baca disini artikelnya.

Bingung pilih Ongrid atau offgrid baca selengkapnya disini
Antara mono dan poly lebih bagus mana baca disini juga
Antara Pwm vs MPPT siapa yang paling baik baca disini ya

Membuat system hidroponik  tenaga surya dengan penghasilan jutaan perbulan bisa baca disini

Membuat alat perangkap hama murah meriah dengan tenaga surya bisa baca disini

Ingin memulai listrik tenaga surya, bingung apa yang perlu disiapkan, dana dan perlengkapnya bisa baca disini


ingin punya Peralatan solar panel bergaransi up to 15tahun https://www.bukalapak.com/u/temonsujadi

Sekian pembahasan kali ini, kita akan bahas hal-hal menarik lainnya mengenai renewable energy
semoga bermanfaat semoga sehat selalu.

temonsoejadi
Pegiat Renewable energy

Apakah kabel panel surya harus PV1F ?

Tinggalkan komentar


Apakah harus PV1F ??

Kabel Panel Surya merupakan kabel yang dikhususkan penggunaannya dalam Solar Panel System karena mampu menghantarkan arus listrik dengan sempurna. Sehingga dengan pengantar arus listrik yang baik maka listrik yang  dihasilkan dan digunakan pun akan menjadi sangat baik.

Banyaknya teman-teman memakai kabel bukan PV1F meski tidak sesuai standar instalasi listrik tenaga Surya, apakah hal itu diperbolehkan??

Kenapa memakai PV1F, berikut sedikit gambaran tentang PV1F.
Jika tidak memakai PV1F apakah boleh???

Lainnya

Battery berteknologi Nuklir ditemukan

Tinggalkan komentar


Nuclear Battery

Anda masih membahas seputar plat tipis atau tebal wkkkkk mungkin akan ketinggalan because teknologi itu akan segera usang, smartphone/ kendaraan listrik berikutnya mungkin ditenagai oleh Nuclear Battery seperti sel lithium-ion biasa ini berkat terobosan yang dibuat oleh para peneliti University of Missouri.

Baterai nuklir ini tidak mengandung reaktor fisi nuklir mini – yang akan terdengar gila jika anda mendengar kata nuklir. Sebaliknya, baterai ini, yang dikembangkan oleh Baek Kim dan Jae Kwon di University of Missouri, menggunakan proses betavoltaic untuk menghasilkan listrik. Perangkat betavoltaic, seperti namanya, lebih mirip perangkat fotovoltaik – tetapi alih-alih menghasilkan listrik dari foton, battery ini menghasilkan listrik dari radiasi beta – mis. Elektron berenergi tinggi yang dipancarkan oleh unsur radioaktif. Perangkat betavoltaic dibangun dalam cara yang hampir sama persis dengan sel fotovoltaik: sepotong silikon (atau semikonduktor lain) yang terjepit di antara dua elektroda, dan ketika radiasi mengenai semikonduktor itu menghasilkan aliran elektron (tegangan, listrik). Mantappp bukan.

Lainnya

Yakin batterymu baik ? Review perbandingan Alat tester Battery lead acid VRLA

4 Komentar


1

REVIEW KEAKURATAN BATTERY TESTER PADA AKI VRLA.

Halo teman-teman semua pegiat Renewable Energy,
Ditengah wabah pandemi yg menyita perhatian luar bisa kami menghimbau agar teman-teman tetap berada dirumah guna memutuskan rantai penyebaran covid-19.

Maka saat dirumah bisa melakukan beberapa hal experiment menarik yg tentu bisa bermanfaat bagi orang lain salah satunya ini experiment ngetest kondisi aki VRLA dibandingkan dg beberapa alat tester. Pengujian ini  akan begitu menarik dilakukan karena akan menyangkut soal kesehatan battery, battery yang sehat akan mampu bertahan lebih lama lagi masa pakainya, disisi lain dengan memakai battery yang sehat pengeluaran cost karena harus replace ganti battery yang baru akan kita tekan seminim mungkin sehingga ROI dari investasi peralatan solar panel kita akan lebih cepat tercapai targetnya.

apa aja yang harus diperhatikan, bagaimana cara ujinya,  bagaimana hasil ujinya.

mari kita simak bersama berikut ini.

Lainnya

Performance Half Cell Perc dengan PV biasa saat shading.

1 Komentar


Performance Half Cell dengan PV biasa saat shading.
  1. PV biasa saat terhalang pohon maka semua cell menjadi ikut terkena akiibat
  2. PV half Cell saat terhalang pohon. hanya sebagian saja yang terdampak

Perbedaan Panel Surya Perc VS Panel Biasa

1 Komentar


PERC-01-500x222-1

Panel Surya dengan Teknologi PERC VS Panel Surya Biasa

Hallo Rekan-rekan pegiat Renewable Energy. Teknologi selalu berkembang dan perkembangan itu begitu cepat, maka jika kita tak bisa mengikutinya bisa jadi kita terlambat untuk mengetahuinya.

Terlebih teknologi panel surya, untuk mendapatkan efisiensi dan kualitas yang lebih tinggi tetapi mengurangi biaya pembuatan, teknologi sel surya selalu berkembang dan membaik. Salah satunya adalah teknologi sel surya dengan Cell PERC. Sel surya PERC saat ini sangat populer di industri PV surya. PERC adalah singkatan dari Passive Emitter dan Rear Cell .

Apa itu Perc ? apa perbedaan dengan cell surya biasa? Bagaimana efisiensi dari panel ini. Mari kita ulas bersama

Lainnya

Newer Entries