APA ITU DOD BATTERY, KENAPA BEGITU PENTING?!!

Hallo rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

pada pembahasan sebelumnya, kita menyepakati bahwa Battery adalah komponen PLTS yang cukup mahal sehingga battery harus diperlakukan sedikit khusus agar bisa dipakai lebih lama lagi, hal ini memang terkait management pemaikan saja pada intinya, sehingga battery yang kita miliki bisa bertahanm cukup lama, manfaat yang kita peoleh akan semakin banyak, salah satu point yang paling penting adalah management battery soal DOD, DOD yang kita gunakan dalam battery harus terukur nilainya sehingga kita mampu memanangement serta mengukur battery sebaik mana penggunaanya dalam rentang waktu yang cukup lama.

apa itu DOD Battery, bagaimana cara menghitungnya, bagaimana jika tidak memperhatikan DOD ?

kita ulas bersama disini ….

DoD Battery adalah ?
Sebelumnya kita sudah panjang lebar membahas tentang DOD, dari segi teknis maupun definisi pada postingan sebelumnya dengan komentar ratusan, namun jika kita tarik lagi saat kita mengucapkan kata DOD ternyata banyak dari rekan-rekan disini yng tidak paham. Hmmm pengen disunati pancen kok.hihihi

Okey, well dalam istilah battery ada berbagai singkatan yg familiar seperti DOD, SOC, SOH, CCA, IR, V, A, WH.KWH.
Atau parameter-parameter dalam battery seperti ;

Nominal Capacity (Ah) and Discharge Current (A);
Nominal Capacity (kWh);
Power (W);
Depth of Discharge %;
C Rate (hours);
Usable Capacity (kWh);
Efficiency %;
Self-Discharge %.

Dilain kesempatan kita akan bahas itu satu-satu biar bisa dengan mudah dipahami dan dipelajari teman-teman semua, so apa itu DOD ? Berapa DoD yg paling baik bagi battery? Apa akibatnya jika tidak memperhatikan DOD dalam pemakaian battery sehari-hari?

Kita analisa bersama disini,;

DOD battery adalah ?

(DoD) Depth of discharge adalah menunjukkan persentase baterai yang mau habis secara relatif terhadap keseluruhan kapasitas baterai. Misalnya, jika kita memiliki Tesla Powerwall yang menampung 13,5 kilowatt-jam (kWh) listrik, dan kita mengeluarkan 13 kWh, maka DoD nya sekitar 96 persen. Kok bisa, begini paklek.. perinciannya ;

[13/13.5 ] x 100% = 96 %

Hitungnya begini. Misal punya battery 12V 100Ah.
So 12 x 100 = 1200 WH atau 1.2 KWh
Jika kita pakai sebesar 500Wh dalam sehari berapa DOD nya?

[500/1200] x 100% = 41.6% DOD yg kita pakai.

Semakin sering baterai diisi dan dihabiskan, semakin pendek umur baterai. Biasanya tidak disarankan untuk menghabiskan baterai sama sekali, karena hal itu secara dramatis mempersingkat masa manfaat baterai. Banyak produsen baterai menentukan DoD maksimum yang disarankan untuk kinerja baterai yang optimal.

Wah hitungan diatas masih mumet paklek,
bagaimana bisa tahu berapa persen Watt hour yg kita gunakan secara pasti dalam battery. ??!

Ya memang hitungan diatas mengacu pada penggunaan battery dalam hitungan jam maka jika kita tidak kalkulasi dengan rinci hitungan itu sering meleset,
Ada alternatif tabel yg bisa kita jadikan acuan pada DOD battery, yaitu tabel SOC (state of charge) , SOC berkebalikan dari DOD, jika battery menunjukkan relative isi battery yg mau habis, SOC justru menunjukkan persentase Pengisian battery yg mau penuh. Secara angka bisa ditunjukkan pada tabel dibawah ini

Jika DOD 50 berarti SOC 50
Jika DOD 40 berarti SOC 60
Jika DOD 35 berarti SOC 65
Jika DOD 90 berarti SOC 10

Paham ya, jadi lihat berapa voltase battery mu dalam pagi hari dengan memperhatikan kebalikan dari SOC yg ada ditabel itu, itu akan menunjukkan berapa DOD yg telah ku gunakan pada waktu itu. Mudah kan

Berapa % persen DOD battery yg paling baik, paklek ??!

Hmmm berapa ya, battery pada dasarnya tidak boleh digunakan habis, meskipun ada battery tertentu yg mampu di Discharge hingga DOD 100% seperti lithium generation hingga battery LTO namun tidak semua battery mampu dilakukan demikian. Secara umum ;

Rekomendasi saran :

Lead Acid biasa = Max DOD 50%
Lead Acid Deep Cycle = Max DOD 80%
Keluarga Lithium : Max Dod 80%, bahkan ada yang sampai 100% doD

Angka ini bukan angka resmi, namun merupakan didasarkan pada pengalaman yg disertai hasil research berbagai materi yg bisa kita jadikan acuan untuk kebaikan battery kita, jika kamu punya acuan yg lebih bagus ya silahkan dipakai saja.

Jika ada produsen baterai 10 kWh merekomendasikan DoD maksimum 80 persen, maka kita tidak boleh menggunakan lebih dari 8 kWh dari baterai tanpa mengisi ulang. Karena ya akan merusak battery itu sendiri, umurnya akan berkurang, Paham ya?

berapa DOD battery dalam Skala Volt meter ?

Dod battery bisa kita lihat pada pagi hari setelah battery 24jam digunakan ditunjukkan dengan tengangan battery pada Volt meter :

Tegangan pada battery lead acid 12 v sebagai berikut  :

  1. DOD 50 bisa ditunjukkan pada Voltase 12.06 V
  2. DOD 80 bisa ditunjukkan pada Voltase 11.56 V
  3. DOD 20 bisa ditunjukkan pada Voltase 12.42 V
  4. DOD 10 bisa ditunjukakan pada Voltase 12.50 V

DoD adalah kebalikan dari SOC, jika kita menggunakan DOD 80 berarti kita menggunakan 80% battery sehingga tinggal 20% kapasitasnya atau SOC 20.

maka semakin besar penggunan DOD battery akan berdampak pada lifetime battery. nah disititulah peran kita memanagement beban agar battery dapat bertahan diatas 3tahun. mantap kan….

Bagaimana jika tidak memperhatikan DOD, apa yg terjadi?!

Battery didesain berbeda-beda dari karakteristik, sifat serta bahan pembuatan nya berbeda kita dapat melihat mengapa DoD adalah faktor penting untuk dipertimbangkan, DoD yang lebih tinggi berarti kita dapat menggunakan lebih banyak energi yang disimpan dalam baterai, artinya battery bisa digunakan untuk waktu yg lama karena lifecycle battery kita gunakan 30% misalnya. Maka tentu umur Battery akan bertahan hingga 3x lipat dari desain yang pabrikan rancang. Dibandingkan dg orang yg kita istilahkan “memperkosa’ battery dengan load 100% perhari tentu lifecycle battery akan semakin cepat. Disisi lain tentu pertimbangan tentang cost yg meningkat jika umur Battery yg kita gunakan ternyata lebih pendek dari lifecycle yang pabrikan desainkan. Namun kabar baiknya Banyak baterai lithium ion modern akhir-akhir ini mengiklankan DoD 100 persen. Mungkin ini bisa jadi kabar gembira buat kita.

“Umur siklus” lifecycle baterai, atau jumlah siklus pengisian / pemakaian dalam masa manfaatnya, bergantung pada seberapa besar kapasitas baterai yang biasanya kita gunakan. Jika secara teratur mengisi baterai pada jumlah persentase yang lebih rendah, itu akan memiliki siklus yang lebih bermanfaat lama daripada jika kita sering menghabiskan baterai hingga DoD maksimum. Misalnya, baterai mungkin memiliki 15.000 siklus pada DoD 10 persen, tetapi akan menjadi hanya 3.000 siklus pada 80 persen DoD.

Jadi jika tidak memperhatikan DOD apa yang terjadi ?

seperti yang kita bahas diatas mungkin kita akan meresume seandainya kita ual-ugalan memakai battery diantara akibatnya :

  • battery lebih cepat rusak
  • umur lifecycle pendek
  • cost bertambah
  • anda mumet minum panadol mulu, big boss ngomel belanjanya kurang. Wkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk

Bagaimana sudah ada gambaran mengenai DOD battery 😎, perhatikan juga tabel dibawah ini serta grafik DoD terhadap lifecycle nya, semoga dapat diambil manfaatnya.
Desamu berpotensi berpenghasilan 100juta rupiah dari panel surya begini caranya baca disini

Ingin memulai listrik tenaga surya 100Owatt dengan modal 5jutaan untuk menghemat biaya bulanan PLN bisa baca disini artikelnya.

Bingung pilih Ongrid atau offgrid baca selengkapnya disini
Antara mono dan poly lebih bagus mana baca disini juga
Antara Pwm vs MPPT siapa yang paling baik baca disini ya

Membuat system hidroponik  tenaga surya dengan penghasilan jutaan perbulan bisa baca disini

Membuat alat perangkap hama murah meriah dengan tenaga surya bisa baca disini

Ingin memulai listrik tenaga surya, bingung apa yang perlu disiapkan, dana dan perlengkapnya bisa baca disini


ingin punya Peralatan solar panel bergaransi up to 15tahun https://www.bukalapak.com/u/temonsujadi

Sekian pembahasan kali ini, kita akan bahas hal-hal menarik lainnya mengenai renewable energy
semoga bermanfaat semoga sehat selalu.

temonsoejadi
Pegiat Renewable energy