Beranda

Saat realitas jauh dari Idealitas

Tinggalkan komentar


DSC_0163Bismilllahirahmanirahim

Saat doa tak kunjung di kabulkan
saat Realitas jauh dari idealitas
kita seakan ingin menyaingi kehendak Allah
Mendahului takdir Allah
Kurang percaya dengan Qodo dan Qodar Allah”

QS. Al-Syams [91]: 8. Yang artinya kurang lebih demikian “maka Allah mengilhamkan jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaan.

“Idealis itu baik, namun harus tetap Realistis”

Sahabatku, Melakukan yang terbaik, mendapat yang paling baik dan menjadi yang terbaik selalu menjadi pilihan yang tak bisa dilepaskan, jika dihadapkan pada pilihan, maka seringkali pilihan itu akan menjadi pilihan terbaik untuk dipilih. karena disisi lain dalam kehidupan setidaknya ada oposisi biner (binnary opposition) yang bertentangan satu sama lain. contohnya banyak sekali, Ada siang, ada malam, indah-buruk, cantik-jelek dan sebagainya. Idealitas realitas juga merupakan dua hal yang berbeda. Idealitas mendambakan tatanan jagad yang serba, superior, indah, bagus dan bernilai tinggi.

baca selengkapnya disini….

Terus saja penjara dirimu?

8 Komentar


Bismilahirahmanirahim…

sahabatku semua yang dirahamti Allah,

Siapa diantara kalian yang pernah masuk penjara? Apakah ada yang pernah merasakan bagaimana dinginnya dinding penjara? Semoga aja tidak ada? Namun adakah orang yang sukanya memenjarakan dirinya sendiri? Kalau ini tanpa dijawab saja, kita sudah tahu pasti ada disekian kawanku semua, lah kenapa bisa, bisa lah….orang Indonesia apa yang tidak bisa sih, wani piro….???

Sebuah kisah,

Earl Nightingale menceritakan kisah yang menarik tentang seorang raja di eropa yang membuat percobaan dengan menempatkan seseorang yang tidak mempunyai tujuan hidup dalam sebuah kurungan dengan ranjang yang hangat dan makan tiga kali sehari, untuk beberapa saat, orang tadi berteriak, “keluarkan saya, kenapa saya disini? Saya tidak berbuat salah,” sang raja selalu datang menjenguk tiap hari dan berkata, “mengapa khawatir, kamu hangat dimusim dingin dan kamu tidak mempunyai masalah, semua kebutuhanmu dicukupi, makanmu cukup, apalagi yang kamu butuhkan? Begitulah hal itu berlangsung dari hari kehari.

BACA KISAH SELENGKAPNYA..