“PELANGI DI PUTIHKU”
putih
kosong
ibarat untuk buah hati ibu
iya,
itu aku, ibu
aku tak tahu apapun
aku tak tahu siapapun
bahkan,
aku tak bisa memilih
siapa yang akan torehkan
tinta di putih ku
Seuntai mutiara nan maha luhur, sehatkan hati, segarkan ruhani, raih kehidupan imani
21 Desember 2016
temonsoejadi Puisi cinta ibu, hari ibu, Puisi, puisi cinta, puisi hari ibu, puisi ibu, puisi rindu ibu, puisi terindah, puisi untuk ibu, puisiku Tinggalkan komentar
“PELANGI DI PUTIHKU”
putih
kosong
ibarat untuk buah hati ibu
iya,
itu aku, ibu
aku tak tahu apapun
aku tak tahu siapapun
bahkan,
aku tak bisa memilih
siapa yang akan torehkan
tinta di putih ku
19 Januari 2013
temonsoejadi Puisi cinta jalaluddin rumi, jalaluddin rumi, puisi cinta, puisi jalaluddin rumi, syair cinta, syair cinta jalaluddin rumi Tinggalkan komentar
Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata,
Kusimpan kasih-Mu dalam dada.
Bila kucium harum mawar tanpa cinta-Mu,
Segera saja bagai duri bakarlah aku.
Meskipun aku diam tenang bagai ikan,
Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan Kau yang telah menutup rapat bibirku,
Tariklah misaiku ke dekat-Mu.
Apakah maksud-Mu? Mana kutahu?
Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam iringan ini selalu.
Kukunyah lagi mamahan kepedihan mengenangmu,
Bagai unta memahah biak makanannya,
Dan bagai unta yang geram mulutku berbusa.
Meskipun aku tinggal tersembunyi dan tidak bicara,
Di hadirat Kasih aku jelas dan nyata.
Aku bagai benih di bawah tanah,
Aku menanti tanda musim semi.
Hingga tanpa nafasku sendiri aku dapat bernafas wangi,
Dan tanpa kepalaku sendiri aku dapat membelai kepala lagi.
pernyataan cinta -jalaluddin rumi
baca syair-syair cinta selengkapnya,..






Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.