Beranda

Mono ICA solar mempunyai ciri Potongan berbeda daripada lainnya, kenapa ?

Tinggalkan komentar


halo rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

pertanyaan dari konsumen pada sebuah produk akan selalu ada, terlebih jika produk tersebut mempunyai inovasi cukup unik didalamnya sehingga orang awam merasa aneh dengan hasil inovasi dari sebuah pabrikan itu.
maka kali ini kita akan membahas sedikit tentang produk Entry level monocristaline ICA solar yang mempunyai potongan berbeda pada produk yang dijual dipasaran.

Vice Direktur ICA, Mr. Eric tahun lalu saat kita bertemu dengan beliau dijakarta kita tanya banyak hal mengenai produk ica salah satunya beliau bilang bahwa ICA solar akan Fokus di produk mono dengan New teknologi, nah terbukti tahun ini ICA mengeluarkan product Monocristaline dengan Spek terbaru yaitu mengusung teknology

1. Monocristaline with Perc teknology
2. Monocristaline Halfcut Perc teknology
3. Monocristaline Double glass perc teknology.

jangan bingung, artikel tentang teknology diatas bisa dibaca disini
sebelum beranjak jauh, kita bisa melihat hasil Pengujian pada produk ICA solar di BPPT serpong. berikut ini :

ICA Solar 115Wp MONO Laporan Pengujian BPPT
ICA Solar 115Wp MONO Sertifikat BPPT

ICA 115

ICA 115 mono dengan potongan Cell

Kok ICA solar mono tidak memiliki ciri potongan seperti pada kebanyakan produk mono lainnya ?

Lagi

Panel surya Mono VS Poly, siapa yang paling Joss ?

32 Komentar


Hallo Rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

Panel surya mempunyai type yang cukup banyak, namun hanya 2 tipe ini yang sangat populer serta familier ditelinga kita yaitu tipe monokristaline dan polycristaline. jadi dilapangan serta kebanyakan orang yang pasang ya 2 tipe antara mono dan poly. Pada dasarnya, pilihan mana yang terbaik antara panel surya monocrystalline dan polycrystalline bukanlah sesuatu yang perkara penting ketika kita sudah memilih salah satu  panel surya untuk kebutuhan kita, karena memang tidak ada perbedaan mendasar antara tipe panel surya monocrystalline dan polycrystalline. semua bisa mengeluarkan listrik serta bisa bertahan puluhan tahun sehingga investasi yang kita berikan untuk membeli panel surya tidaklah harus dipusingkan, karena Replace of investemen pasti akan terpenuhi juga dari hasil listrik yang bisa kita peroleh. ada beberapa hal yang seharusnya kita tekankan  dalam memilih panel surya salah satunya mengenai beberapa hal berikut ini sebagai contoh :

Apakah penjual yang kita temui didukung perusahaan besar atau hanya toko atau penjual pribadi atau sekedar importir Lokal saja? Apakah ada jaminan garansi yang Ia berikan dari panel surya yang ditawarkannya? baik garansi produk minim 10tahun atau garansi performance 25tahun ? Kemana kita harus mengadu ketika panel kita mengalami masalah ? Apakah penjual itu bisa menyelesaikan hal-hal teknis mengenai panel surya kita?  Apakah spesifikasi panel surya yang ditawarkan sesuai dengan kondisi produk yang kita bawa pulang? bagaimana mengurus klaim garansi jika seandainya produk kita bermasalah pada tahun ke 10? dan banyak lagi yang bisa kita tanyakan sehingga kemantapan dalam memilih panel surya bisa lebih menyakinkan.

beberapa pertanyaan ini mungkin bisa kita tekankan di awal dalam memilih panel surya sehingga produk yang kita bawa akan memberikan value lebih untuk bisa kita gunakan lebih lama, paham ya..

meskipun begitu, disini kita akan paparkan perbedaan mendasar perihal panel surya mono vs poly sebagai awal dari kekuatan pilihan kita sehingga lebih mantap dalam memilih produk panel surya. apa itu polistriscaline, apa itu monocristaline?  bagaimana proses pembuatanya, berapa efisiensinya ?

mari kita ulas bersama berikut ini…

Bagaimana Cara Kerja Sel Surya Silikon?

Sebelum kita beranjak pada pertimbangan memilih panel surya poly dan mono, kita harus paham dulu tentang terminologi urutan sebuah panel surya mampu menghasilkan listrik. apa yang perlu disiapkan untuk memulai listrik tenaga surya bisa dibaca disini ya.

Komponen utama sel surya adalah silikon. Silikon telah digunakan sebagai bagian penting dari barang-barang yang memanfaatkan listrik selama beberapa dekade ini. Sering disebut sebagai panel surya generasi pertama, silikon saat ini menguasai lebih dari 90% dari pasar sel surya. Alasan bahwa silikon dikenal sebagai panel surya generasi pertama adalah karena fakta bahwa teknologi sel surya silikon sudah mulai mendapatkan daya tarik pada 1950-an. Akibatnya, silikon adalah bentuk pertama teknologi sel surya.

Lagi

%d blogger menyukai ini: