Beranda

Bangkitlah wahai intelektual muda

1 Komentar


intelektual muda indonesiabismillahirahmanirahim.

sahabatku semua yang dirahmati Allah, siang menuju sore setelah menjalani sholat jumat, tak berapa lama hujan turun membasahi semua yang dilewatinya, ya hujan adalah anugerah yang tak terkira harganya…betul tidak ?

sahabatku, bangsa kita kini tengah mengalami tantangan besar yaitu ; Degradasi Intelektual dan Degradasi Moral, apa itu ? dampak kecil Degradasi intelektual membuat jumlah Sumber Daya Manusia yang berkualitas semakin berkurang, sehingga kita akan terus kalah bersaing, akibatnya Negara kita terus menjadi Negara pendonor bagi Negara lain, sedangkan Degradasi Moral yang melanda penerus Bangsa ini juga semakin memperburuk keadaan, kaum muda yang seharusnya menjadi harapan bangsa selanjutnya, malah semakin apatis dan terlena dalam pergaulan bebas dan banyak tidak mau mempersiapkan diri untuk menjadi penerus warisan kemerdekaan

apa yang akan terjadi ?
bagaimana menyikapinya ?
apakah siap bersaing dengan negara lain ?

setelah debut pertama pidato bertaraf internasional dalam konferensi KTT APEC (Asia Pacific Economic Cooperation) CEO Summit di China National Convention Centre (CNCC), Beijing‎, presiden replubik indonesia memaparkan persentasi tentang keadaan profil negara kesatuan replublik Indonesia, seperti jumlah pulau, luas wilayah, dan potensi Tanah Air. dalam persentasinya itu presiden membuka peluang para para investor asing untuk menanamkan modal di indonesia,

baca selengkapnya disini………….

Saatnya Generasi muda yang memimpin

Tinggalkan komentar


pemuda dan dinamikanyabismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah. tulisan ini sebenarnya sambungan dari tulisan yang dulu dengan judul “saatnya generasi muda yang bicara”cobalah dibaca sejenak, sahabatku, jika berbicara tentang “Pemimpin” maka orang akan mengacu pada pesta demokrasi yang akan digelar bulan april yang akan datang, terlepas dari pemilihan umum, Pada hakikatnya, kita sebagai generasi muda adalah calon pemimpin masa depan kita dituntut untuk kreatif, Inovatif, Prestatif dan Soleh sholehah. Karena banyak hal yang harus kita hadapi, yang harus kita jalani di bumi ini, tentunya kita tidak akan bisa selalu menggantungkan diri kepada siapapun. Sebuah negara akan menjadi besar apabila didukung oleh para pemuda yang sadar bahwa pendidikan dan akhlak itu penting bagi mereka. Kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada generasi penerus bangsa yang tidak lain adalah para pemuda. Suatu bangsa yang besar harus mampu bersaing dengan bangsa lain dalam hal apa pun. nah disini peran pemuda, bener gak kawan ?

Pada zaman sekarang ini, generasi muda yang ada, seringkali tertipu dengan waktu yang mereka miliki, mereka tidak memanfaatkan waktu luang yang mereka miliki untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan yang bermanfaat, lah, kok bisa !!
padahal, Pemuda adalah penerus bangsa yang dilematis, di satu sisi ia sulit menghadapi kondisi diri mereka sendiri, terbukti banyak pengangguran dan terlibat hal-hal negatif lainnya, sementara tantangan globalisasi sangat deras menyerbu bangsa ini. Globalisasi ini pulalah yang ’memaksa’ pemuda untuk menunjukkan komitmen dan semangat nasionalismenya disamping tetap berkomitmen pada masa depan dan cita-cita bangsa dan negara. danpula krisis akhlak dan nilai diri yang terus menerus menggerus generasi muda, mau dibawa kemana bangsa ini, jika pemudanya seperti ini ?

terus bagaimana cara kita menyikapinya ?
apa tantangan para pemuda- pemudi ?
bagaimana pemuda dimata islam ?
apa yang harus dilakukan pemuda islam ?

baca pemuda pemimpin bangsa selengkapnya…