hallo rekan-rekan pegiat Renewable Energy yang luar biasa.

Merinits hidroponik tenaga surya untuk ketahanan pangan kemandirian energy demi kebaikan negeri

PLTS digunakan untuk kebutuhan listrik rumah tangga itu terlalu umum digunakan serta bisa dikatakan biasa-biasa saja, banyak ide-ide menarik yang bisa kita aplikasikan dari hasil renewable energy sekaligus mampu menghasilkan pundi-pundi dolar. ya salah satunya dengan memanfaatkan PLTS untuk system hidroponik. kali ini kita akan membahas tentang system hidroponik dari salah satu anggota grup PLTS yang telah sukses mengembangkan bisnis sayuran segar dengan dukungan panel surya guna mendukung percepatan pertumbuhan sayuran hijaunya.

Amirul Farming adalah nama kebun beliau didaerah cikarang yang setiap hari menyediakan sayuran segar dari atap rumahnya, bayangkan atap rumah bisa menghasilkan listrik Renewable Energy sekaligus sayuran segar yang begitu baik untuk dikomsumsi. penghasilan perbulan dari bercocok tanam itu mencapai jutaan rupiah tuturnya dengan memanfaatkan space tanah 6x10M yang tidak terlalu besar, tentu system ini bisa kita tiru untuk kita perdayagunakan potensi lahan disekitar kita, apalagi ditengah pandemi corona dengan perlambatan ekononi yang mengkhawatirkan, masyarakat maka sudah saatnya kita bergerak menuju ketahanan pangan mandiri dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada disekitar kita, mantap bukan paklek. gimana berniat mengaplikasikanya ? bagaimana langkah-langkah membuat PTLS for hidroponik.? berapa nilai modal awal ? berapa nilai keuntungan perbulan ? kapan balik modalnya? kita akan ulas pengalaman beliau disini.

mari kita bahas bersama.
Dalam usaha pemenuhan kebutuhan penghijauan dan penambahan pengetahuan di bidang pertanian mikro maka dibutuhkan satu sistem pemberdayaan masyarakat guna kedepan menjadikan usaha mandiri apalagi ditengah pandemi wabah covid-19 yang begitu berdampak luas pada keseimbangan ekonomi kita, maka Langkah yang diambil dalam kesempatan kali ini guna mengimplementasikan ketahananan pangan ditengan pandemi yaitu menerapkan pertanian modern auto pilot dengan menggunakan media air (hidropoonik) yang dikombinasikan dengan tenaga surya. Program ini sangat simple karena tidak memerlukan lahan yang luas, cukup memanfaatkan areal sempit teras rumah kita atau sisa tanah sempit di halaman rumah. Di daerah perkotaan yang kurang akan lahan pertanian, metode ini sangat digemari karena disamping tidak memerlukan ruang yang luas juga tidak begitu perlu waktu yang lama untuk memelihara tanaman, kita bisa mengunakan waktu luang kita untuk bercocok tanam sekaligus mampu menghasilkan pundi- pundi rupiah masuk dikantong kita. menarik kan?
 
Lagi