cinta-allahBismillahirahmanirahim
Sahabat semua yang dirahmati Allah. Sungguh alangkah bahagianya jika seseorang berhasil meraih dan menggapai cinta terlebih cinta Allah swt. Sebab, bila seseorang berhasil mendapatkan cinta Allah, maka hidupnya akan dituntun dan dibimbing oleh Allah swt. Allah akan membimbing penglihatannya tatkala dirinya melihat; Allah akan membimbing pendengarannya, manakala ia mendengarkan. Allah akan menuntun langkahnya kejalan yang diridhoinya dan apapun yang menjadi milik Allah akan mendekati ia, Sebaliknya, betapa menyakitkan bila kita merasa mencintai dan dicintai oleh Allah, akan tetapi cinta kita hanya bertepuk sebelah tangan, cinta kita palsu. Kita merasa mendapatkan kecintaan Allah, akan tetapi sebenarnya kita tidak pernah mendapatkan kecintaan dari Allah swt. adakah yang seperti itu ?

sebuah kisah menarik mengawali artikel ini…. semoga bisa diambil manfaatnya.

Pada zaman Al-Imam Al-Hafiz Wajihuddin Abdul Rahman bin Ali bin Muhammad  Al-Syaibani al-Yamani al-Zabidi Al-Syafie (Pengarang Maulid diba’i)di kala waktu siang Al-Imam ingin berziarah ke makam Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dari kota Yaman ke kota Madinah bersama para sahabat dan jama’ah nya.

baca cara mencintai selengkapnya…