Beranda

Serunya Pesantren Kilat Anak-anak

Tinggalkan komentar


WhatsApp-Image-20160611(1)Refreshment Kepengurusan Di DKM Raudhatul Jannah Perum Grand Residence Cluster Prapanca 2 Setu Bekasi, Menghasilkan Berbagai Sub bidang-bidang dengan Job diskripsi yang semakin baik, adapun salah satu bidangnya adalah bidang Pendidikan dan Pelatihan, Bidang ini mempunyai tugas dan tanggung jawab diantaranya adalah lain :

  1. Mengontrol, mengevaluasi dan melaksanakan kegiatan yang bersifat pembinaan keimanan, ilmu agama, pengetahuan umum dan sosial untuk remaja yang sudah secara rutin dilakukan di Masjid, antara lain : Pesantren Ramadhan, Santunan Yatim dan Dhu’afa, dll.

  2. Membuat dan mengembangkan program lain yang sesuai untuk generasi muda sehingga melahirkan generasi muda yang cinta masjid, cinta Alquran dan berakhlaqul Karimah.

  3. dll

Program Pesantren Ramadhan merupakan usulan dari sub bidang pendidikan dan pelatihan yang di uji coba pada Ramadhan tahun ini, Program pesantren Ramadhan tidak hanya diadakan oleh lembaga pesantren tapi juga diadakan oleh masjid dan musholla yang penyelenggaraannya biasanya dilaksanakan oleh Remaja Masjid (Remas) Rohis atau pengurus DKM masjid. Bahkan, terkadang diadakan juga oleh lembaga pendidikan formal non-agama seperti SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), SMA (Sekolah Menengah Atas), SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) dan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Sesuai dengan namanya, program ini dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Sedangkan durasi waktunya berbeda dan bervariasi antara satu penyelenggara dengan yang lain.

baca selengkapnya disini…

Masjid sarana terbaik bertafaqquh fiddin

Tinggalkan komentar


masjid-agung-demakBismillahirahmanirahim

Ditempatmu ada masjid? bisa dipastikan didaerah negara kesatuan indonesia yang mayoritas penduduknya islam setidaknya ada dan punya masjid yang digunakan untuk ibadah kepada Allah bahkan ada sebuah pulau yang dijuluki Pulau seribu masjid, SubhanaAllah, namun ada sedikit yang kurang dari keberadaan masjid, ironi semakin indah dan megah bngunan sebuah masjid tapi jamaah dan kegiatan ilmu semakin jauh dan menjauh, Fenomema akhir zaman yang sudah digariskan, sudah dikabarkan nabi Sholallahu alaihi wassalam jauh-jauh hari. lalu pertanyaanya :

Apa fungsi utama masjid saat ini?
Apa Relevansi dibuatnya masjid?
Sekarang apa yang hilang dari sebuah Masjid?
adakah yang mau menjelaskan ?

catatan berikut ini mencoba membuka sedikit sesuatu yang hilang dari keberadaan sebuah masjid, semoga bisa diambil manfaatnya dan dijadikan perenungan bersama…

Dahulu kala, ketika seseorang ingin mendalami ilmu agama, mereka belajar di masjid. Masjid digunakan sebagai media untuk mensyiarkan agama Allah. Banyak orang alim yang keluaran dari masjid, seperti Masjidil Aqsha, Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan masjid-masjid yang didirikan oleh Salafus Shaleh. Ulama-ulama yang mengajar dan mengabdikan ilmunya di masjid itu disebut dengan Muharrar.

Karena saking senangnya ingin mempunyai anak yang menjadi Muharrar, Hannah (ibu dari Sayyidah Maryam) bernazar jika jabang bayi yang ia kandung kelak akan lahir laki-laki, maka akan dijadikannya sebagai seorang Muharrar. Namun, Allah berkehendak lain. Ternyata anak yang lahir dari perutnya itu adalah seorang perempuan. Hannah menjadi sedih sebab cita-citanya untuk mempunyai bayi laki-laki menjadi gagal. Karena syarat untuk menjadi seorang Muharrar adalah laki-laki. Bayi itu diberinya nama Maryam.

baca selengkapnya disini..

Qosidah Marhaban yaa Syahra Ramadhan

Tinggalkan komentar


marhaban ya ramadhanTeks Qasidah Marhaban yaa syahrul Ramadhan

مَرْحَبَاً يَا شَهْرَ رَمَضَانْ مَرْحَبَاً شَهْرَ الْعِبَادَةْ
مَرْحَبَاً يَا شَهْرَ رَمَضَانْ مَرْحَبَاً شَهْرَ السَّعَادَةْ
Selamat datang wahai Ramadhan, Selamat datang wahai bulan Ibadah,
Selamat datang wahai Ramadhan, Selamat datang wahai bulan Kebahagiaan
مَرْحَبَاً يَا زَاهِرَ اْلآنْ فِيْ الْمَجَالِيْ بِالزِّيَادَةْ
لِلأَخِلاَّ قُرَّةْ أَعْيَانْ أَنْتَ يَا شَهْرَ الإِفَادَةْ
Selamat datang wahai yg tiba dg cahaya dalam kejelasan bertambahnya anugerah,
Bagi para kekasih Allah engkau adalah kesayangan mereka wahai bulan yg penuh dg keberuntungan,

Lainnya

Revolusi mental ala Gusmus

Tinggalkan komentar


image

bismillahirahmanirahim

sahabatku yang dirahmati Allah, tentu tk asing jika dengar jargon “revolusi mental” jargon kampanye pilpres tahun lalu yg akhirnya keluar sebagai pemenang. Mungkin banyak yg tak tahu maksud dari statement itu, korelasinya apa dan harus bagaimana sepertinya menarik untuk dibahas lebih lanjut,

Revolusi mental itu apa?
Revolusi mental itu bagaimana?
Revolusi mental itu berdampak apa?
Revolusi mental bagi kita orang islam itu harus bagaimana?
Adakah yang mau menjelaskan lebih lanjut?…

Sekiranya Pengajian Gus Mus di Tegalsari Jomblangan Banguntapan Bantul, 11 Maret 2016 ini mampu menjelaskan sedikit kebingungan itu..

Menguatkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Oleh: KH. A. Mustofa Bisri, Rais Aam PBNU 2014-2015, Pengasuh Pesantren Raudlatut Talibin, Leteh Rembang.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabaratuh…
Yang saya hormati, para alim ulama, sesepuh pini sepuh.
Yang saya hormati, Wakil Bupati dan jajaran di bawahnya.

Lainnya

Wanita yang dirindu syurga

Tinggalkan komentar


image

Sahabatku yg dirahmati Allah, siapakah wanita yg sangat dirindu syurga? Apakah dia dirimu ataukah dirinya?

Kiranya sebuah kisah menarik ini mampu membuka mata hatimu…

Ketika menelusuri sebuah jalan di kota Bashrah, Al Atabi melihat seorang wanita yang sangat cantik sedang bersendau gurau dengan seorang lelaki tua buruk rupa. Setiap kali wanita itu berbisik, laki-laki tersebut pun tertawa.

Al Atabi yang penasaran kemudian memberanikan diri bertanya kepada wanita itu. “Siapa laki-laki tersebut?”

Lainnya

Buku Al Fawaid Al Fesbukiyyah; Untaian Mutiara Hikmah Penggugah Hati

Tinggalkan komentar


13315671_1243922842284620_979084949880540340_nOpen Order!! Insyaallah segera terbit buku dengan judul :
Al Fawaid Al Fesbukiyyah; Untaian Mutiara Hikmah Penggugah Hati
Karya : Nanal Ainal Fauz

Alhamdulillah Wasyukrulillah, Nanal Ainal Fauz adalah putra dari guruku kyaiku, mungkin ceritanya seperti ini ; tahun lalu beliau meminta tolong untuk meng-editing sebuah naskah yang hendak dibukukan, aku menerima permintaannya, proses editing bukupun dimulai, buku ini sudah tahun lalu direvisi-revisi terus menerus dikumpulkanlah naskah-naskah tulisan yang menarik-menarik seperti petualangan ke makam Auliaillah yang dialami penulis sendiri maupun naskah menarik lainya, setelah naskah tulisan dirasa cukup, rencana awal untuk menerbitkan kita proses kembali, waktu itu kita punya 2 plan, plan A menawarkan buku kepenerbit-penerbit ternama, Plan B menerbitkan sendiri dengan bantuan penerbit indie, Penerbit ternama satu persatu kita hubungi ditawarkan kerja sama dengan naskah yang telah kita kirimkan, namun memang penerbit ternama ya seperti itu agak susah, ribet dan bla bla bla, jarang sekali memberi kesempatan untuk penulis pemula yang tak punya track record untuk turut andil dalam dunia penulisan tapi tetap kita ambil hikmah dari kejadian itu dari penolakan penerbit ternama kita dapat masukan-masukan yang tentunya berguna jika suatu saat nanti menerbitkan sebuah buku lagi, makanya dipilihlah Plan B dengan bantuan penerbit indie, Alhamdulillah terlepas dari itu, buku ini mendapat sambutan yang hangat dari berbagai tokoh intelektual, kyai, ustadz, para dosen, penulis, sastrawan terlebih dikalangan santri pondok pesantren, semoga dengan hadirnya buku ini mampu memberi semangat untuk kita dalam menggapai ridho Allah, meneladani para ulama dan meneruskan semangat mengibarkan ajaran Ahlussunnah waljamaah, semoga

baca selengkapnya…