Beranda

siapakah umatmu wahai Rasul saw ?

Tinggalkan komentar


muhammad saw nabikubismillahirahmanirahim

sebuah kisah, semoga bermanfaat bagi yang selama ini mengaku cinta kepada nabi saw

Pada satu malam, dia bermimpi bertemu Rasulullah s.a.w. Baginda s.a.w langsung tidak menoleh ke arahnya. Kemudian lelaki itu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah engkau marah padaku?” Rasulullah s.a.w menjawab, “Tidak”. Lelaki itu bertanya lagi, “Mengapa engkau tidak menoleh dan memandang kepadaku?” Jawab Rasulullah s.a.w, “Kerana aku tidak mengenalimu.” Lalu lelaki itu menambah, “Bagaimana engkau tidak mengenaliku, bukankah aku ini umatmu? Padahal para ulama telah mengatakan bahawa engkau mengenali umatmu lebih daripada ayah ibunya.” Rasulullah s.a.w menjawab, “Aku tidak mengenalimu kerana engkau tidak mahu mengingatiku dengan membaca sholawat. Padahal aku kenal pada umatku itu bergantung kepada bacaan sholawat mereka kepadaku.”

Kemudian lelaki itu terbangun dari mimpinya. Lalu dia mewajibkan dirinya dengan membaca sholawat 100 kali sehari. Maka beberapa hari kemudian pemuda tadi bermimpi bertemu dengan Rasulullah s.a.w. Rasulullah s.a.w berkata, “Sekarang aku kenal engkau dan aku syafaati engkau.”

– Imam al-Ghazali (Mukashafah al-Qulub) –

semoga bermanfaat

 

Wahai Rosulullah saw, kedatanganmu di iringi cahaya

4 Komentar


ya Rasulullahbismillahirahmanirahim

memperingati maulid nabi muhammad saw.

sahabatku semua yang dirahmati Allah, kamis 24 januari 2013, hari yang istimewa entah mengapa hari yang biasanya gelap diguyur hujan, hari ini terang benderang, birunya langit diselimuti awan-awan putih terlihat anggun berjejer rapi, apakah langit hari ini menyambut hari lahirnya manusia paling mulia, Rosulullah muhammad saw… ?

bisa jadi, karena Allah SWT berfirman :

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al Ahzab : 56)

Allah dan para malaikatnya saja bersholawat, memulyakan nabi saw, apalagi dengan Alam raya, kenapa umatnya malah malas bersholawat ? malah ada sebagian yang mengatakan “merayakan MAULID itu  bid’ah SESAT, astagfirullah…

Rasulullah SAW adalah contoh pribadi yang agung, pribadi yang mulia. Beliau diutus sebagai rahmatan lil’alamin, rahmat bagi semesta alam. Beliau adalah penutup para Nabi dan contoh bagi semua manusia.

sahabatku yang baik hatinya dalam buku 100 tokoh orang paling berpengaruh didunia karya ( Michael H. Hart) dia memberikan sedikit opini tentang nabi kita

NABI MUHAMMAD (570 M – 632 M)

Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar 100 Tokoh Paling berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.

Berasal-usul dari keluarga sederhana, Muhammad menegakkan dan menyebarkan salah satu dari agama terbesar di dunia, Agama Islam. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin tangguh, tulen, dan efektif. Kini tiga belas abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar

sahabatku yang dirahamti Allah, apakah engkau tahu arti dari kata MUHAMMAD ?

kenapa Allah memberkahi dengan nama muhammad ?

adakah yang mau jawab ?

bacalah jawaban dari pertanyaan diatas Petuah, Pandangan dan Pemikiran KH. Maimoen Zubair (pondok pesantren al anwar )

Ketika Rasuulluh Saw belum dilahirkan, nabi-nabi terdahulu, mulai Nabi Adam sampai Nabi Isa telah memberi kabar kepada umatnya akan datangnya nabi akhir zaman dengan ciri-ciri yang tertentu. Yaitu, dilahirkan di kota Makkah, hijrah di kota Madinah dan wafatnya juga di kota Madinah, dan kekuasaannya membentang sampai di kota Syam. Nama Rasulullah Saw kalau di Kitab Injil adalah Ahmad. Allah berfirman, “Dan (Ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, Sesungguhnya Aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan Kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata.” (QR. As-Shaf : 6)