Beranda

kisah manusia sejati

1 Komentar


bismillahirahmanirahim

kawanku semua yang dirahmati Allah, adakah diantara kalian yang tahu siapakah manusia sejati saat ini. jika kamu jawab nabi muhammad saw. pasti saya akan membenarkan jawabanmu.

namun yang menganjal dibenakku, mungkinkah kita menjadi manusia sejati? saya rasa mungkin jika kita mau berusaha keras mencobanya…

sebuah kisah semoga mengispirasimu…

Di siang bolong seorang Darwis masuk-keluar pasar dengan membawa sebuah lilin ditanganya. Ada  yang menegur dia, Apa yang sedang engkau cari? Untuk apa pula menyalakan lilin? Tidak cukuplah cahaya matahari?”

Darwis menjawab,”aku sedang mencari seseorang manusia”

Seorang manusia? Pasar ini penuh dengan manusia dimana-mana, siapakah yang kau maksudkan?”

“seorang manusia sejati. Ia yang mampu pertahankan kemanusiaanya dalam dua keadaan.”

Keadaan apa?”

baca kisah selengkapnya..

bahayanya penyakit ini

2 Komentar


bismillahirahmanirahim..

Sehatkan hati, segarkan ruhani, raih kehidupan imani..nah sahabatku sudahkah hatimu merasa sehat. Sehat dalam artinya bukan bebas dari penyakit yang bisa dibuktikan secara medis namun sehat yang aku maksud disini sehat dari berbage penyakit hati, tahukah engkau apa itu?

penyakit yang sangat populer dewasa-dewasa ini, bahkan kepopuleranya mengalahkan penyakit-penyakit yang kronis. penyakit tak terlihat namun dampaknya begitu terasa dan menghancurkan yang diterjangnya. para dokter manapun tidak akan bisa menyembuhkan penyakit ini, wah sungguh mengerikan bukan, Lantas siapa yang bisa menyembuhkan..kok keliatan sangat danger gitu..lain dan tidak lain adalah dirimu sendiri..engkaulah yang bisa menghilangkan penyakit ini dalam hatimu

bagaimana tertarik untuk mengobatinya?

penyakita pa sih? engkau pasti tahulah. kok bisa bilang begitu?. bagaiamana tidak tahu lah kadang penyakit itu bersemanyam lama dihati setiap manusia, entah sang pemilik hati itu sudah tahu atau memang menikmati penyakit itu dalam dirinya. Padahal penyakit ini lebih berbahaya dari berbagai penyakit kronis semisal jantung dan paru-paru..penyakit itu tidak lain adalah iri, dengki, benci, hasut, takabur, sombong dan semua kawan-kawannya yang selalu mengajakmu berbuat kemungkaran

sudahkah kau obati penyakit itu dalam hatimu? atau sengaja kau biarkan tumbuh berkembang pesat didirimu? ada yang bisa jawab?

sebuah kisah semoga engkau bisa berubah. InsyaAllah..

Kisah ini terjadi di salah satu TK (taman kanak-kanak), pada suatu hari, guru TK tersebut mengadakan permainan dengan menyuruh setiap muridnya untuk membawa sebuah kantong plastik transparan dan kentang.

Masing-masing kentang tersebut di beri nama berdasarkan nama orang yang di benci. Jadi, setiap anak membawa jumlah kentang yang berbeda sesuai jumlah orang yang mereka benci. pada hari yang disepakati, semua murid membawa kantong plastik berisi kentang ke sekolah. ada yang berjumlah dua, ada yang tiga, bahkan ada yang lima buah.

baca kisah selengkapnya